Kejutan, PSM Makassar Pinjamkan Ferdinand ke PSMS

PSM Makassar meminjamkan striker Ferdinand Sinaga ke klub Liga 2 PSMS Medan. Langkah PSM cukup mengejutkan karena peran penting Ferdinand di tim.
PSM Makassar secara mengejutkan meminjamkan striker Ferdinand Sinaga (kanan) ke klub Liga 2 PSMS Medan. Tampak Ferdinand mencetak gol di pertandingan Piala AFC melawan Shan United, Rabu, 26 Februari 2020. (Foto: Antara/Aditya Pradana Putra)

Makassar - PSM Makassar secara mengejutkan meminjamkan striker Ferdinand Sinaga ke klub Liga 2 PSMS Medan. Ferdinand dilepas justru saat tim hendak melakukan persiapan menghadapi kompetisi Liga 1 dan Piala AFC yang akan digulirkan kembali. 

Ferdinand kembali mencapai performa terbaik dan menjadi mesin gol andalan tim Juku Eja musim ini. Saat kompetisi baru digulirkan, dirinya sudah mengemas 7 gol. Ferdinand tercatat 6 kali membobol gawang lawan di Piala AFC. Di kompetisi domestik yang baru menjalani 3 laga, striker berusia 31 ini mencetak 1 gol. 

Kontribusi dia tetap nyata bagi tim. Namun PSM justru melepas penyerang berjuluk The Dragon ini untuk bergabung dengan PSMS yang mengarungi kompetisi kasta ke-2. 

Jika Ferdinand pindah dengan status pinjaman, kita tunggu dulu bagaimana regulasi mengatur hal itu

Terkait hal ini, Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim membenarkan jika sang pemain saat ini sudah berada di Kota Medan. Namun, Sule, sapaan akrabnya tak menjelaskan lebih detil terkait keberadaan eks penyerang Persib Bandung ini di Medan,

"Betul Saat ini Ferdinand berada di Medan. Sebelumnya, Ferdinand juga sudah minta izin ke klub untuk pergi ke Medan," kata Sule di Makassar, Senin, 20 Juli 2020.

"Soal transfer Ferdinand, kami belum bisa bicara soal itu. Jika Ferdinand pindah dengan status pinjaman, kita tunggu dulu bagaimana regulasi mengatur hal itu," kata Sule yang memastikan bila PSM merupakan klub yang tertib, termasuk masalah perpindahan pemain.

"PSM adalah klub yang tertib dalam segala hal. Termasuk urusan perpindahan pemain, baik yang datang atau pergi," ujar Sule.

PSMS Serius Datangkan Ferdinand

Sementara PSMS menyatakan keseriusannya merekrut Ferdinand dengan status pinjaman. Begitu tiba di Medan, Minggu, 19 Juli 2020,  ini Ferdinand langsung diajak pengurus klub menikmati suasana malam di Medan. Dia juga menikmati sate kerang yang merupakan makanan favorit Ferdinand.

Sekretaris Umum PSMS Julius Raja menuturkan bila klub memang membidik 3 pemain berdarah Batak. Setelah Ferdinand, PSMS juga membidik Gozali Siregar. Mereka diharapkan bisa mengangkat tim berjuluk Ayam Kinantan ini.

Baca juga: 

Ferdinand Sinaga Siapkan Mental Bertemu Aaron Evans

7 Gol PSM Makassar dan Kembalinya Ferdinand Sinaga

"Administrasi surat peminjaman dari PSM segera diselesaikan. Kami rencananya melakukan audiensi dengan Gubernur Sumatera Utara," kata Julius yang akrab disapa King ini.

Ferdinand merupakan pemain berdarah Batak, namun belum sekalipun membela PSMS dalam karier sepak bola. Padahal, dirinya sudah bermain di berbagai klub di Indonesia dan Malaysia. 

Ferdinand meniti karier dari bawah dengan bermain di Liga 2 atau Divisi Utama saat itu. Dia pernah bermain di Persibat Batang dan PPSM Magelang. 

Saat sudah matang, Ferdinand akhirnya bermain di kasta tertinggi. Dirinya juga sempat bermain di Malaysia dengan memperkuat Kelantan sebelum kembali ke PSM. []

Berita terkait
Liga 1 Oktober, PSM Makassar Bermarkas di Yogyakarta
PSM Makassar segera lakukan persiapan saat Liga 1 2020 digelar lagi. Klub juga segera mencari hotel di Yogyakarta untuk menginap selama liga.
Oktober Liga 1 Bergulir, PSM Belum Kumpulkan Pemain
PSSI menetapkan seluruh kompetisi musim 2020 kembali digelar pada 1 Oktober 2020. Namun PSM Makassar belum memanggil para pemain untuk persiapan.
Makna Selebrasi Ferdinand Setiap Cetak Gol Bagi PSM
Striker PSM Makassar Ferdinand Sinaga menunjukkan kebangkitan dan menjadi mesin gol tim. Dia juga punya cara unik setiap melakukan selebrasi.
0
Sejarah KUA, dari Lembaga Kepenghuluan Menjadi Kantor Urusan Agama
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, bahwa KUA menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan kesejarahan Indonesia.