UNTUK INDONESIA
Kasus Denny Siregar, Haikal Hassan Seret PPATK
Juru bicara PA 212 Haikal Hassan membantah transfer uang kepada peretas data Denny Siregar, akun Twitter @opposite6890. Dia berani libatkan PPATK.
Haikal Hasan menjadi pembawa acara di acara Reuni Akbar 212 pada 2 Desember 2019 pagi hari. (Foto: Tagar.Nurul Yaqin)

Jakarta - Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Haikal Hassan Baras yang namanya diseret dalam dugaan peretasan data Denny Siregar, mengaku sangat keberatan dengan tudingan pihak-pihak yang menyebutnya turut mendanai akun Twitter @opposite6890, untuk melakukan publikasi ataupun membobol data pribadi milik aktivis media sosial pembela Presiden Jokowi itu.

Babe Haikal, sapannya, bahkan secara terang-terangan berani melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk membantu melakukan pelacakan, sejauh ini kepada siapa saja ia telah mentransfer uang dan dengan tujuan apa.

Kalaupun namanya itu adalah itu (pemilik @opposite6890) pasti saya bantu urusan keluarga kok, tidak akan membantu urusan kejahatan.

Dia menegaskan, seandainya pernah mentransfer orang pastinya dengan niat membantu, bukan dengan maksud dan tujuan untuk memecah belah bangsa. Oleh sebab itu dirinya perlu membantah keras tudingan negatif yang selama ini dialamatkan kepadanya.

Baca juga: Data Denny Siregar, Arief Poyuono: Bukan Sembarang Kasus

"Saya enggak tahu, banyak banget orang itu yang datang, yang WhatsApp. Kalau WhatsApp-nya meyakinkan dibuat ada fotonya, keluarganya, yang lagi perlu, lagi butuh, dulu sih saya transfer banyak. Mungkin PPATK tahu atau ada data forensik bisa ditelusuri siapa yang saya transfer ada ratusan," kata Babe Haikal saat menjadi pembicara di YouTube kanal Tagar TV, diunggah Senin, 20 Juli 2020.

Jadi, kalau ada orang yang diduga pemegang akun @opposite6890 pernah ia transfer, maka secara tegas ia katakan seandainya ada pemberian uang pun dilakukan bukan dengan maksud tujuan peretasan data Denny Siregar, melainkan untuk beramal.

"Kalaupun namanya itu adalah itu (pemilik @opposite6890) pasti saya bantu urusan keluarga kok, tidak akan membantu urusan kejahatan, itu maksud saya. Itu yang saya maksud menjawab pak @xdigeeembok itu," ucapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, semenjak namanya diseret dalam kasus ini warganet langsung beramai-ramai mempergunjingkan namanya dengan citra negatif, sehingga membuatnya sempat malas membuka Twitter, ia heran dengan respons netizen.

Baca juga: Data Denny Siregar Bocor, KKI: SOP Telkomsel Tak Ada

Untuk itu Babe Haikal meminta warganet lebih bijak menyikapi kasus ini dengan membuka sedari awal jejak digitalnya di Twitter, Instagram, Facebook. Pun demikian ia merasa pernah membela Presiden Jokowi saat di-bully menyoal saat salat difoto, dituduh komunis, dihina dengan kata-kata al-fateka.

"Saya yang luruskan, untuk orang-orang menghargai (presiden)," kata Haikal Hassan dengan nada tegas.

Sebelumnya, melalui cuitan yang diunggah pada Sabtu, 11 Juli 2020, Babe Haikal menjelaskan keterkaitannya dengan akun opposite hanya untuk memberikan bantuan. Ia berpendapat orang di balik akun opposite tidak berada dalam daftar yang dikeluarkan polisi untuk dicari.

"Untuk kasus adanya transferan ke opposite, saya bantu untuk kebutuhan primer keluarganya di Jakarta. Kalau ada data itu, mustahil saya mau transfer, karena itu membantu sebuah kejahatan. @xdigeeembok" cuit Haikal lewat akun Twitter @haikal_hassan.

Ia merasa heran bagaimana bisa ada yang mengetahui riwayat transfer uang dari rekening seseorang. Dirinya menegaskan tidak terlibat mendanai peretasan data Denny Siregar oleh pihak Telkomsel.

Dalam kasus ini Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah menangkap FPH, karyawan Telkomsel yang diduga membocorkan data pribadi Denny Siregar kepada akun Twitter @opposite6890.

FPH secara diam-diam telah mengambil data Denny Siregar tanpa izin di database Telkomsel. Kemudian, data tersebut dikirimkan ke akun Twitter @opposite6890, dan setelah itu akun tersebut mempostingnya hingga viral.

"Karena data itu ada di sistem, jadi tidak bisa di-'copy paste' sehingga pelaku meng-'capture' dan mengirimkan ke akun @opposite6890 lewat DM (direct message) di Twitter," tutur Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Reinhard Hutagaol.

Reinhard mengatakan bahwa tersangka FPH bukan bagian dari tim akun @opposite6890. "Dia melakukan perbuatannya karena simpati dengan akun @opposite6890 dan tidak menyukai postingan Denny Siregar," katanya. []

Berita terkait
Otto Gabung, EWI: Denny Siregar Menang Lawan Telkomsel
Bergabungnya pengacara kawakan Otto Hasibuan ke dalam tim hukum Denny Siregar diyakini mampu mengalahkan PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel).
Profil Otto Hasibuan, Pengacara Denny Siregar
Pengacara Otto Hasibuan menjadi bagian dari tim kuasa hukum Denny Siregar menggugat Telkomsel atas kasus kebocoran data pribadi. Ini profilnya.
Profil Muannas Alaidid, Pengacara Denny Siregar
Muannas Alaidid mengklaim mewakili 160 juta pelanggan dalam menggugat Telkomsel terkait bocornya data pribadi Denny Siregar.
0
7 Bulan, Polres Pessel Ungkap 26 Kasus Narkoba
Polres Pesisir Selatan mengungkap 26 kasus peredaran narkoba selama tujuh bulan terakhir.