UNTUK INDONESIA
Ibu Hamil dan 2 Anaknya di Agam Terinfeksi Covid-19
Tiga warga terinfeksi Covid-19 setelah Gugus Tugas melakukan tracing usai seorang calon Kafilah MTQ terpapar Covid-19.
Petugas medis menjemput ibu hamil berinisial R di kediamannya, Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. (Foto: Tagar/Rifa Yanas)

Agam - Jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Agam kembali bertambah. Hasil itu didapat setelah penelusuran terhadap riwayat kontak pasien berinisial MEA, warga Kecamatan Tilatang Kamang dinyatakan positif Covid-19 pada Kamis, 23 Juli 2020.

MEA merupakan calon kafilah MTQ Nasional yang mewakili Sumatera Barat. Pihak hotel tempatnya menginap dan mengikuti proses seleksi di Kota Padang menggelar rapid test pada setiap tamu.

Pasien R dijemput menggunakan ambulans Puskesmas dan diantarkan ke RSAM Bukittinggi. Kondisi fisiknya cenderung baik dan tanpa gejala.

Hasilnya MEA diketahui reaktif dan dilanjutkan tes swab. Konfirmasi positif kemudian diterima Pemkab Agam, lalu MEA diminta langsung menjalani isolasi di Padang Besi.

Mendapati kabar itu, Tim Gugus Tugas Covid-19 Agam kemudian melakukan tracing atau pelacakan. Lima orang kontak erat dengan MEA dinyatakan berada pada level 1.

Baca juga:

Dari lima orang tersebut dilakukan swab. Hasilnya hanya satu yang dinyatakan positif Covid-19. Dia adalah pasien perempuan berinisial R, 29 tahun yang merupakan kakak kandung MEA.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Agam, Khasman Zaini menyebut pasien R yang diketahui hamil 7 bulan kemudian dirujuk ke RSAM Bukittinggi, Jumat 24 Juli 2020.

“Pasien R dijemput menggunakan ambulans Puskesmas dan diantarkan ke RSAM Bukittinggi. Kondisi fisiknya cenderung baik dan tanpa gejala,” ujar Khasman.

Sehari kemudian, pada Sabtu, 25 Juli 2020, Pemkab Agam kembali melakukan tracing level II terhadap orang-orang kontak erat dengan pasien R. Saat itu didapati lagi lima orang kemudian diambil sampel swab-nya.

"Hari ini hasil diagnosa lima sampel swab tracing R, dinyatakan lagi dua terkonfirmasi dan sisanya negatif. Keduanya adalah anak kandung dari saudari R. Keduanya juga sudah dirujuk ke RSAM Bukittinggi," tuturnya.

Khasman menambahkan, terkait suami R yang pada swab tes sebelumnya dinyatakan tidak terkonfirmasi Covid-19, berkemungkinan akan dilakukan pengecekan ulang. Dikatakan, pengecekan diserahkan kepada pihak RSAM Bukittinggi.

"Karena suami pasien, otomastis memiliki kontak langsung dengan R dan dua anaknya didiagnosa juga terkonfirmasi Covid-19," kata dia.

Diutarakan lebih lanjut, dengan hasil tersebut, tidak ada lagi tracing lanjutan untuk klaster Gadut. Dengan begitu kata Khasman, notifikasi perkembangan kasus Covid-19 di Agam sejauh ini tercatat sebanyak 24 kasus terkonfirmasi.

Rinciannya, 19 orang dinyatakan sembuh. Kemudian lima orang sisanya masih menjalani isolasi medis, terdiri dari tiga pasien di RSAM Bukittinggi dan dua pasien di Padang Besi. []

Berita terkait
Tim Cagub Sumbar Jalur Perseorangan Lapor Bawaslu
Tim bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat jalur perseorangan mengadu ke Bawaslu.
Positif Corona di Sumbar Bertambah 8 Orang
Delapan warga Sumatera Barat kembali terpapar Covid-19.
Alasan Gubernur Sumbar Batasi Penonton MTQ Nasional
Pelaksanaan MTQ Nasional 2020 akan berlangsung di Sumatera Barat. Jumlah penonton akan dibatasi.
0
Hujan Batu dan Gas Air Mata Demo Omnibus Law di Banyuwangi
Polresta Banyuwangi menyelidiki mencari provokator yang menyebabkan demo tolak omnibus law berakhir rusuh.