UNTUK INDONESIA
Gaji Pertama Wakil Rakyat Aceh untuk Anak Yatim
Anggota DPRD Aceh Barat Daya Azzam Awenk memberikan santunan kepada anak yatim dari gaji pertamanya sebagai wakil rakyat.
Seorang anak yatim sedang bersalaman dengan anggota DPRD Aceh Barat Daya, Azzam Awenk pada Jumat 4 Oktober 2019. (Foto: Tagar/Syamsurizal).

Aceh Barat Daya - Puluhan bocah pria dan wanita tampak asyik bercanda ria saat duduk di kursi plastik berwarna hijau yang tersusun rapi tepat di bawah tenda beratap putih. Mereka adalah anak yatim yang sengaja dipanggil oleh salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Aceh Barat Daya.

Bersikap malu-malu, sesekali bocah-bocah belia ini berpaling muka dan mengunci mulutnya saat diperhatikan sejumlah orang dewasa yang berada di lokasi itu. 

Begitulah gambaran suasana kediaman Zulfan yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dari Partai Gerindra pada Jumat siang, 4 Oktober 2019 di Desa Pasar Kota Bahagia, Kecamatan Kuala Batee, Provinsi Aceh.

Canda riang itu seketika terhenti tatkala seorang pria yang mengenakan kemeja putih, berkopiah hitam menghampiri mereka. Tidak sendiri, dia berjalan beriringan dengan wanita yang mengenakan jilbab hijau dibalut dengan baju panjang hitam berlengan panjang.

Zulfan, atau lebih akrab disapa Azzam Awenk adalah anggota DPRD Abdya yang baru dilantik beberapa waktu lalu. Saat itu dia memang sengaja hendak menemui puluhan anak yatim bersama istri tercintanya, Dewi Salmika. 

Anak-anak yatim yang diundang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, meliputi Kecamatan Kuala Batee dan kecamatan Babahrot. Mereka sengaja dihadirkan untuk menikmati gaji pertama Azzam sebagai wakil rakyat.

Siang itu, dengan wajah semringah, Azzam membawa sebuah kotak berukuran besar yang berisikan amplop putih. Sesekali anggota legislatif Abdya periode 2019-2024 ini membagikan rezeki sembari melepas senyum ke puluhan anak yatim yang menanti di depan rumahnya.

“Sudah diam, itu bapak Awenk (nama panggilan Azzam Awenk),” ucap salah satu bocah yang familiar dengan wajahnya.

Mereka juga meminta Azzam untuk tak abai dengan nasib rakyat setelah resmi mendapatkan kursi DPRD Abdya.

Kompak tatapan puluhan bocah-bocah ini tersandera ke depan. Mata mereka memerhatikan langkah kaki Azzam yang kian mendekati barisan terdepan anak yatim di bagian kanan.

Seraya menyodorkan satu persatu amplop berisikan uang, mereka yang duduk di barisan bangku paling depan labih awal menggapai tangan Azzam kemudian menyelami anggota DPRD ini. Raut wajah mereka senang sekali, senyum itu sudah tidak bisa diumpatkan lagi.

“Alhamdulillah, terima kasih bapak,” ucap seorang anak yatim yang baru saja menerima amplop dan bersalaman dengannya.

Irfan, bocah yang hadir pada cara ini mengaku sangat bahagia diberikan santunan dan diperhatikan pejabat. Dia berjanji akan mengunakan uang itu untuk melengkapi kebutuhan sekolah.

"Beli keperluan sekolah, sebagian saya tabung," ucapnya seraya malu-malu.

Kemudian wajah-wajah polos itu memanjatkan doa kepada Azzam dengan mengikuti gerak bibir dan suara yang dikeluarkan ibunya. Dari lubuk hati terdalam, mereka mendoakan Azzam supaya diberi umur panjang, dikarunia kesehatan, dan dimudahkan rezekinya. 

Mereka juga meminta Azzam untuk tak abai dengan nasib rakyat setelah resmi mendapatkan kursi DPRD Abdya.

Niat Tulus Gaji Pertama Diberikan ke Anak Yatim

Usai kegitan ini Tagar berkesempatan berbincang sejenak dengan Azzam. Dia merasa perlu menyantuni anak yatim dari gaji pertamanya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt, serta mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah melabuhkan pilihan kepada dia dalam kontestasi demokrasi lima tahunan lalu.

“Alhamdulillah, syukur kepada Allah dan terima kasih kepada masyarakat Abdya, khususnya masyarakat Kecamatan Kuala Batee dan Kecamatan Babahrot yang sudah memberikan amanah kepada saya. Saya berjanji akan menjalankan amanah itu sesuai dengan tugas dan fungsi anggota legislatif,” kata Azzam Awenk, seraya melambaikan tangannya mengarah ke anak yatim yang sedang naik mobil untuk diantar pulang.

Saya akan menjadikan santunan ini agenda rutinitas tahunan. Tiap tahun saya buat bergiliran.

Wakil Ketua I Partai Gerinda Aceh Barat Daya ini berjanji, santunan kepada anak yatim akan ia jadikan agenda rutin dalam setahun selama mengemban tugas sebagai wakil rakyat di Bumi Serambi Mekkah. 

Menurut dia, menyantuni anak yatim merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sebagai seorang wakil rakyat. Azzam memang sudah mengucap dan bakal menunaikan hal tersebut setelah resmi terpilih.

“Saya akan menjadikan santunan ini agenda rutinitas tahunan. Tiap tahun saya buat bergiliran, jika tahun ini untuk Kecamatan Kuala Batee, maka selanjutnya Kecamatan Babahrot," janjinya.

Azzam membenarkan bahwa sumber santunan itu berasal dari gaji pertama serta tunjungan yang ia dapat sebagai anggota legislatif. 

"Kita adalah ayah bagi mereka, sudah tugas kita untuk melihat mereka di dunia ini. Sebab, Rasulullah kala beliau masih hidup juga menjadi ayah bagi anak-anak yatim, maka sudah seharusnya kita melaksanakan sunnah beliau," kata dia.

Dipenghujung obrolan dengan Tagar, Azzam Awenk mengharap doa dan dukungan dari masyarakat agar dimudahkan segala urusan dan kegiatan-kegiatannya dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Kepada tim sukses, dia juga turut mengucap terima kasih yang sebesarnya-besarnya.

"Semoga dengan adanya santunan ini dapat diberikan rahmat oleh Allah Swt serta mendapatkan ridha-nya dalam mengemban amanah rakyat ini. Dan saya juga mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh tim sukses dan simpatisan yang sudah mendukung dan memilih saya. Semoga perjuangan kita bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Aceh Barat Daya," ujar Azzam Awenk.

Dia merupakan salah satu dari sederet wajah baru anggota DPRD Aceh Barat Daya periode 2019-2024 yang baru dilantik beberapa waktu lalu oleh PN Blangpidie di gedung DPRD setempat. 

Azzam yang mengaku baru pertama berkiprah di dunia politik ini maju menggunakan bendera partai Gerindra dalam pemilu 2019 kemarin.

Sosoknya dikenal mudah bergaul, aktif dalam berbagai hal, termasuk olahraga membuat langkah awalnya terjun ke dunia politik langsung menui kesuksesan. Terpilih sebagai anggota DPRD Aceh Barat Daya, Zulfan meraih suara sebanyak 855 suara sah. []

Berita terkait
Mahasiswa Aceh Yasinan, Biar DPRD Tak Kerasukan Jin
Yasinan ini juga dipanjatkan untuk anggota DPRD Aceh Barat Daya agar tidak kerasukan jin yang dapat mengenyampingkan aspirasi masyarakat.
Janji Gubernur Aceh Soal Rekomendasi DPRA
Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengatakan pihak eksekutif akan menindaklanjuti rekomendasi DPRS.
Sekda Aceh Geram dengan Birokrasi Permainkan Nyawa
Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, secara tegas meminta pihak rumah sakit untuk mengutamakan penanganan pasien gawat darurat dan ibu hamil.
0
Petenis AS Sloane Stephens Lupakan Musim Buruk 2019
Musim buruk tanpa gelar di 2019 akan dilupakan oleh petenis AS Sloane Stephens karena dia fokus memperbaiki peringat agar lolos ke Olimpiade Tokyo