UNTUK INDONESIA
Gadis Tunagrahita Korban Asusila Kakek di Tangerang
Seorang gadis tunagrahita di Kabupaten Tangerang, Banten diduga dicabuli seorang kakek
RHM, 50 tahun, tersangka dugaan pencabulan gadis di bawah umur yang diringkus Kepolisian Resor Tangerang. (Foto: Tagar/Selly Loamena Syah)

Tangerang - Polisi menangkap lelaki berinisial RHM, 50 tahun, yang diduga melakukan tindak kejahatan seksual gadis keterbelakangan mental alias tunagrahita di kawasan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kakek yang diciduk jajaran Kepolisian Sektor Cisoka itu, sempat diamuk massa karena tertangkap basah melakukan dugaan pemerkosaan terhadap Bunga, 13 tahun, di sebuah rumah kosong pada Kamis, 13 Februari 2020.

Tersangka RHM mengaku sudah dua kali melakukan tindakan asusila kepada korban.

Informasinya, peristiwa itu berawal saat Bunga bermain dengan teman sebayanya. Tiba-tiba datang RHM dan mengajak Bunga pergi ke minimarket untuk membeli es krim. Tanpa curiga, gadis itu pun menuruti ajakan RHM.

Setelah itu, RHM membawa Bunga ke sebuah rumah kosong. Di sana, RHM menyuruh Bunga memegang kemaluannya dan mengancam agar tidak menceritakan perbuatannya kepada siapa pun.

"Tersangka juga mengancam akan membunuh korban," kata Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi, saat menggelar konfrensi pers di Mapolres Tangerang, Sabtu, 15 Februari 2020.

Berselang sekitar dua jam setelah itu, RHM kembali menarik Bunga kembali ke rumah kosong tersebut. Dengan mengancam hingga mencekik, Bunga kembali dipaksa memuaskan nafsu bejatnya.

"Tersangka RHM mengaku sudah dua kali melakukan tindakan asusila kepada korban. Aksi itu dilakukan hanya berselang dua jam dari aksi pertamanya," katanya.

Kapolres juga mengatakan bahwa Bunga merupakan gadis keterbelakangan mental. Sebab dalam usia 13 tahun, Bunga masih duduk di bangku kelas 3 SD. "Tersangka RHM sempat diamuk warga yang curiga melihat Bunga dibawa ke rumah kosong. Beruntung berhasil diselamatkan polisi," katanya.

Kepada polisi, RHM mengaku nekat mencabuli gadis di bawah umur itu karena tidak puas dengan pelayanan seks istrinya yang sudah tua.

"Saya tau kalau anak ini mengalami keterbelakangan mental dan saya percaya dia tidak akan bilang kesiapa-siapa kejadian itu," katanya. []

Berita terkait
Soal Selesaikan Penyerahan Aset Dua Tangerang
DPRD Kab Tangerang Sebut Pemprov dan Pusat Harus Terlibat untuk Selesaikan Penyerahan Aset Pemkab ke Pemkot Tangerang
Jalan Gelora Tangerang Ditutup Warga Protes
Pembangunan tol yang hubungkan Tol JORR-Soeta berimbas penutupan Jalan Raya Gelora, Tangerang, Banten
Dua Napi Rutan Jambe Tangerang Positif HIV
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Banten, skrining kesehatan semua narapidana di Rumah Tahanan Kelas 1 Tangerang, dua napi positif HIV
0
Tak Ada Bukti Ferrari Salahi Regulasi Musim 2019
FIA pada Kamis, 5 Maret 2020, menjawab kritik dari tujuh tim Formula 1 tentang pelanggaran Ferrari pada musim balapan 2019