UNTUK INDONESIA
Foto Selfie Diduga Pengemudi Pajero Maut di Tegal
Usai menabrak dan menewaskan dua orang di Tegal, pengemudi Pajero maut diduga selfie di ruang Satlantas Polres Tegal.
Foto selfie yang diduga pengemudi dan penumpang Pajero maut. (Grup WhatsApp)

Tegal - Foto selfie yang memperlihatkan lima perempuan berkerudung menjadi viral di media sosial dan grup WhatsApp di Tegal, Jawa Tengah. Para perempuan tersebut diduga pengemudi dan penumpang Mitsubishi Pajero maut yang menewaskan dua orang, Rabu, 11 Desember 2019. 

Foto tersebut beredar dan jadi perhatian netizen selang sehari usai peristiwa kecelakaan. Dalam foto itu terlihat lima wanita tengah berswafoto di sebuah ruangan yang diduga adalah salah satu ruangan di kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas‎) Polres Tegal.

Sambil menghadap kamera telepon seluler yang dipegang wanita berkerudung merah muda, mereka kompak berpose. Beberapa di antaranya bahkan tampak tersenyum.

‎"Bojone sing duwe bakso kumis, bojone sing duwe parigogo, bojone sing duwe pring cendani, bojone sing duwe Dian Fashion Tegal! Boss kabeh..(Istrinya yang punya bakso kumis, istrinya yang punya Parigogo, istrinya yang punya Pring Cendani, istrinya yang punya Dian Fashion! Boss semua..)," begitu keterangan yang tertulis dalam foto tersebut.

Beredarnya foto tersebut spontan menuai reaksi dari warga net. "Ini siapa? Apakah ini pengemudi dan para penumpang Pajero maut yang sedang berfoto ria di ruang penyidik laka? Kalau benar, sungguh miris. Dimana empati dan hati nurani mereka terhadap dua orang yang meninggal karena kelalaian pengemudi Pajero. Itu para ibu-ibu sosialita. Ada ibu mantan ketua dewan, dan lainlain. Proses hukumnya tidak boleh mandeg (berhenti)," komen salah satu anggota sebuah grup WA.

Terima kasih informasinya, kami masih melakukan proses penyidikan pak sesuai dengan prosedur yang ada.

Di media sosial Facebook, ‎foto pengemudi dan penumpang mobil Pajero usai kecelakaan juga panen komentar beragam dari warganet. "Lah kiye wonge sing nabrak ibu-ibu rempong (Nah ini orang yang nabrak ibu-ibu rempong)," tulis akun Dhewii Tyasss Psek Guek.

"‎Usut tuntas penjarakan si driver," tulis akun Ronny Hidayatte.

‎Kepala Satlantas Polres Tegal AKP Faris Budiman saat dikonfirmasi soal foto itu tak membenarkan maupun membantah para perempuan di foto merupakan pengemudi dan penumpang mobil Pajero maut. Termasuk lokasi swafoto yang diduga di salah satu ruangan kantor Satlantas.

Faris hanya mengatakan pihaknya masih melakukan penyidikan terkait kecelakaan tersebut. "Terima kasih informasinya, kami masih melakukan proses penyidikan pak sesuai dengan prosedur yang ada," ujarnya, Kamis 12 Desember 2019.

Dua Korban Suami Istri

Sementara itu, dua korban tewas yakni pengemudi dan pembonceng sepeda motor Honda Vario, Budi Prayitno, 53 tahun dan Nurjanah, 50 tahun. Keduanya diketahui merupakan pasangan suami istri.

‎Hal itu diungkapkan Mas'ud, salah satu kerabat Budi Prayitno. Menurutnya, keduanya dalam perjalanan pulang usai Budi menjemput Nurjanah menggunakan sepeda motor. Nurjanah sehari-hari bekerja sebagai pegawai tata usaha di SMK NU Slawi.

"Almarhum biasa jemput istrinya di SMK NU. Mereka suami istri baru menikah sekitar satu tahun," kata Mas'ud. 

‎Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut antara Mitsubishi Pajero dan Honda Vario terjadi di Jalan Profesor Muhammad Yamin, Kelurahan Pakembaran, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu, 11 Desember 2019 sekitar pukul 16.30 WIB. Dua orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Kronologis kecelakaan berawal saat Pajero bernomor polisi G 7799 MZ‎ melaju dari arah selatan. Saat melintas di lokasi kejadian, mobil hilang kendali sehingga oleng ke kiri dan menabrak Honda Vario yang melaju searah di depannya.

Setelah menghantam sepeda motor Honda Vario bernomor polisi G 4314 AFF, mobil yang dikemudikan Nurlaeli, 56 tahun, warga Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan. Pajero berhenti setelah menggasak Honda Tiger G 2789 JE yang tengah parkir. 

‎Korban Budi Prayitno tercatat sebagai warga Desa Pasangan, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal. Sementara Nurjanah merupakan warga Desa Pedagangan, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal. Keduanya luka parah di kepala hingga akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. 

Baca juga: 

Berita terkait
Kereta Api Tabrak Agya di Tegal, 3 Penumpang Selamat
KA Joglosemarkerto menabrak Agya di Tegal karena petugas perlintasan kereta lupa menutup palang pintu. Beruntung tiga penumpang Agya selamat.
Mobil Tabrakan Kereta, Emak-emak di Tegal Tuntut PT KAI
Petugas palang pintunya yang salah, kata seorang ibu di Tegal yang mengalami mobilnya terjebak di tengah rel dan tertabrak kereta api.
Mitsubishi Pajero Tabrak Vario di Tegal, Dua Tewas
Kecelakaan terjadi di Tegal mengakibatkan dua pengendara motor meninggal dunia.
0
Relaksasi Kredit, Bank di Daerah Masih Saja Menagih
Presiden Jokowi membuat kebijakan relaksasi kredit saat pandemi Covid-19, praktiknya petugas bank milik negara masih ada yang menagih bunga kredit.