Indonesia
Caleg Sulsel II RI, SYL dan Demokrat Tumbang
Keternaran SYL di Sulsel mulai luntur, begitupun Ustad Aziz Qahar Mudzakkar. Keduanya gagal ke Senayan, berikut susunan Caleg yang lolos
Mantan Gubernur Sulsel dua periode ini, gagal lolos ke senayan. (Foto: Tagar/Rio Anthony)

Maros - Ketenaran Syahrul Yasin Limpo di interrnal NasDem dan di Sulawesi Selatan (Sulsel) dikalahkan oleh Hasna Syam yang notabene merupakan istri dari Bupati Barru Suardi Saleh. Sementara Ustad Aziz Qahar Mudzakkar dikalahkan Caleg petahana PAN Andi Yuliani Paris. Dengan begitu, Syahrul dan Ustad Aziz Qahar Mudzakkar gagal ke senayan.

Berdasarkan rekapitulasi perhitungan suara di Daerah Pemilihan Sulsel II yang meliputi Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Bone, Soppeng, Wajo, Sinjai, dan Bulukumba terdapat sembilan calon yang  melenggang ke senayan.

Dari sembilan kursi yang tersedia, ada lima petahana yang tidak berhasil kembali ke senayan salah satunya adalah Partai Demokrat, untuk periode 2019-2024 tidak ada perwakilan dari Sulsel II.

Dapil II Sulsel secara akumulatif suara Caleg dan partai. Golkar meraih suara sebanyak 415 ribu suara, disusul partai Gerindra di urutan kedua dengan 224 ribu suara, sementara di urutan ketiga diraih partai besutan Surya Paloh NasDem yakni 221 ribu suara.

Di Dapil ini sendiri sebelumnya disebut 'dapil neraka' bagaimana tidak, sejumlah tokoh ikut nyaleg di Dapil II Sulsel ini, bahkan mantan Gubernur Sulsel dua periode Syahrul Yasin Limpo dan mantan calon gubernur sekaligus mantan anggota DPD Aziz Qahar Muzakkar pun tidak mampu bersaing.

Berikut daftar caleg yang lolos ke Senayan Dapil Sulsel II:

Andi Rio Padjalangi (Golkar) : 71.433 suara
Andi Iwan Aras (Gerindra) : 84.682 suara
Hasna Syam (NasDem) : 51.826 suara
Supriansyah (Golkar) : 54.651 suara
Andi Yuliani Paris (PAN) : 56.720 suara
Syamsu Niang (PDIP) : 43.393 suara
Muh Aras (PPP) : 39.834 suara
Andi Muawiyah Ramli (PKB) : 34.479 suara
Akmal Pasluddin (PKS) : 66.329 suara.

Baca juga

Berita terkait
0
Wiranto Ungkap Hubungan Khofifah dengan Gubernur Papua
Wiranto menjelaskan isi percakapan Khofifah dengan Gubernur Papua Lucas Enembe terkait penggerudukan yang berujung kericuhan di Manokwari.