Bonus Besar Atlet Peraih Medali di PON XX Papua 2021

Bonus besar dalam jumlah beragam menjadi janji yang telah dilontarkan masing-masing daerah untuk para atlet peraih medali di PON XX Papua 2021.
Nurul Fattilah Kamalia Syah (kanan), Alifia Meidia Namasta (dua dari kanan), Latisha Luna Sasmito (dua dari kiri), Naura Rahmadija Hartanti (kiri) pemenang medali emas seri TTT 10.000 m kawasan Jembatan Merah Jayapura saat PON XX Papua 2021 di Jayapura. (Foto: Tagar/ponpapuafoto.com/Dadang Tri)

Jakarta - Bonus besar dalam jumlah beragam menjadi janji yang telah dilontarkan masing-masing daerah untuk para atlet peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021.

Bonus dianggap sebagai sebuah motivasi tambahan untuk para atlet demi mendapatkan prestasi yang terbaik. Bahkan, besaran jumlah bonus juga menjadi gengsi tersendiri.

Di gelaran Pon kali ini, tuan rumah Papua menargetkan raihan 84 medali emas dari total 945 atlet yang masuk kontingen. Tidak hanya itu, Papua juga menjadi daerah yang menjanjikan jumlah bonus terbesar bagi para atletnya yang berhasil meraih medali.

Gubernur Papua, Lukas Enembe menyebut bahwa peraih emas nomor perorangan akan mendapat bonus senilai Rp 1 miliar dan Rp 650 juta untuk emas di nomor beregu. 

Sedangkan atlet Papua peraih medali perak di kategori perorangan dijanjikan bonus senilai Rp 500 juta dan Rp 325 juta per atlet untuk perak beregu serta Rp 250 juta untuk peraih medali perunggu perorangan dan Rp 162, 5 juta untuk perunggu beregu.

Tak sampai di situ seperti dilansir dari Indonesia.go.id, Lukas juga menjanjikan bonus Rp 10 juta bagi atlet yang telah berjuang untuk Papua namun belum bisa memperoleh medali. Itu dilakukan semata-mata untuk bisa membangkitkan semangat para atlet Papua yang akan berjuang di Pon.

Di sisi lain Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad memberikan bonus Rp 350 juta buat para atletnya yang berhasil merebut medali emas. Namun, belum disebut berapa nominal yang akan diberikan bagi peraih perak dan perunggu.

Dari Nusa Tenggara Barat, Gubernur Zulkieflimansyah menyebut telah siap untuk menggelontorkan bonus Rp 300 juta bagi atlet peraih medali. Bahkan, pemerintah kota Mataram disebut memberikan bonus tambahan sebesar Rp 100 juta bagi atlet asal kota tersebut yang berhasil meraih emas.

Tidak hanya bonus uang saja, Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy menjanjikan para atlet peraih medali di Bumi Cendrawasih dengan bonus Rp 200 juta plus pekerjaan yang layak. Tentunya, pekerjaan ini bisa menjadi jawaban atas ketidakpastian masa depan setelah seorang atlet pensiun.

Beda lagi dengan DKI Jakarta yang belum menyebut atau menjanjikan besaran bonus yang bakal diterima para atlet peraih medali di Pon Papua. Sebagai langganan juara umum di gelaran Pon, DKI Jakarta justru enggan membeberkan secara gamblang jumlah bonus.

Sama halnya dengan DKI Jakarta, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga belum menyebutkan berapa bonus yang akan diterima para peraih medali di Pon Papua.

Begitu juga dengan Jawa Timur yang sampai saat ini pun belum menetapkan besaran jumlah bonus yang akan diberikan para atlet yang meraih medali di Pon Papua.

(Alwin Widiyantoro)

Berita terkait
PBVSI Apresiasi Dukungan PLN Terhadap Cabor Voli di PON XX
PLN Siagakan 22 Personel untuk Amankan Kebutuhan Daya 1.890 kVA di GOR Volley Koya, upaya PLN ini mendapat apresiasi dan dukungan dari PBVSI.
Daftar Perolehan Klasemen Sementara Medali PON XX Papua 2021
Sejauh ini Jawa Barat Masih menduduki Posisi teratas di puncak klasemen medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 disusul DKI Jakarta.
Komponen Cadangan Perkokoh Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat
Jokowi menegaskan bahwa Komponen Cadangan (Komcad) hanya dipergunakan untuk kepentingan pertahanan dan kepentingan negara
0
Presiden Jokowi Ibu Negara Iriana Tinjau Hutan Mangrove di Bali
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama rombongan tinjau hutan mangrove di Tahura Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali