UNTUK INDONESIA
Ayah Cekik Anaknya di Makassar Belum Tertangkap
Polsek Panakkukang Makassar masih memburu pelaku penganiayaan dilakukan ayah terhadap bayinya.
Nenek dan korban saat membuat laporan di kantor polisi, Jumat 16 Oktober 2020 malam. (Foto: Dokumen Tagar/Muhammad Ilham)

Makassar - Aparat kepolisian hingga saat ini masih mencari dan mengejar pelaku yang mencekik bayinya sendiri pada Jumat, 16 Oktober 2020. Pelaku yang berinisial IL merupakan ayah dari anak yang masih berusia lima bulan itu kabur usai mencekik anaknya saat berada di rumah mertuanya di Jalan Pampang, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, Sulsel.

Akibatnya, nenek dari korban pun melaporkan kejadian itu ke pihak Polsek Panakukkang dan korban telah menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Belum ditangkap. Masih sementara dicari terus.

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Panakukkang, Inspektur Satu Iqbal Usman mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap ayah korban.

"Belum ditangkap. Masih sementara dicari terus," ucap Iqbal Usman kepada Tagar, Minggu,18 Oktober 2020.

Baca juga:

Berdasarkan keterangan nenek korban bahwa insiden itu kata Iqbal terjadi saat kondisi ayah korban dalam pengaruh minuman keras, sehingga tiba-tiba IL datang ke rumah mertuanya langsung mencekik anaknya sendiri.

"Identitas pelaku sudah kami kantongi dan sementara anggota masih bekerja di lapangan," katanya.

Kejadian tersebut, menurut nenek korban, Kiki, 37 tahun bukan yang pertama kali. Di mana sebelumnya, IL pernah membuang anaknya di depan sebuah rumah toko (ruko). Namun, berhasil ditemukan oleh nenek korban.

"Waktu umur 3 bulan pernah dibuang di ruko. Ini tadi dia cekik anaknya. Makanya saya laporkan ke polisi," kata nenek korban, Kiki.

Hingga saat ini, ayah dari bayi berusia lima bulan tersebut, belum tertangkap dan masih dalam pengejaran pihak kepolisian.[]

Berita terkait
Kegagalan Danny Pomanto Bangun Makassar Versi Erwin Aksa
Ketua tim pemenangan paslon nomor urut 2, Munafri-Rahman Bando menilai Danny Pomanto sebagai wali kota gagal dalam mengurusi masalah TPA Antang.
Kisah Wiljan Pluim Pemain Asing Setia dengan PSM Makassar
Berikut kisah pemain asing PSM Makassar asal Belanda yang setia dengan PSM, walaupun banyak tim yang tertarik merekutnya.
Pondok Pesantren di Makassar Dilalap Api
Pondok pesantren yang ditinggal penghuninya di Kota Makassar dilalap api, Jumat 16 Oktober 2020 malam.
0
Rp 1 Triliun Digelontorkan Pemprov DKI Jakarta Atasi Banjir
Untuk membiayai berbagai proyek penanggulangan banjir di Ibu Kota selama tahun 2020, Pemprov DKI Jakarta menggelontorkan dana sekitar Rp 1 triliun.