UNTUK INDONESIA
Angka Kematian Akibat Virus Corona Capai 3,51 Persen di Aceh
Angka kematian virus corona atau Covid-19 di Aceh mencapai 3,51 persen dengan jumlah 240 orang.
Seorang penggali kuburan menyiapkan liang lahat di pemakaman khusus pasien Covid-19 di TPU Tengku Mahmud Palas, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis, 3 September 2020. Penggali kuburan khusus Covid-19 di Pekanbaru hingga kini belum mendapatkan insentif sebesar Rp200 ribu per hari yang dijanjikan Pemerintah Kota Pekanbaru, sejak pekerjaan menggali kubur dan membantu proses pemakaman di TPU itu mereka lakukan mulai Maret 2020. (Foto: Antara/FB Anggoro)

Banda Aceh - Angka kematian virus corona atau Covid-19 di Aceh 3,51 persen menyusul angka kematian Nasional yang sekitar 3,45 persen. Sedangkan angka kesembuhan (recovery rate) Aceh 73,60 persen dan Nasional 79,19 persen. Penderita yang dilaporkan sembuh bertambah lagi sebanyak 78 orang, dan kasus konfirmasi baru 79 orang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota terus meningkatkan kapasistas sistem kesehatan di tengah pandemi saat ini, untuk meningkatkan peluang sembuh dan memperkecil risiko kematian penduduk akibat Covid-19.

Kata Saifullah, pada Agustus 2020 lalu, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyurati bupati/walikota agar mempersiapkan fasilitas perawatan Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) minimal 10 persen dari jumlah tempat tidur yang tersedia.

“Alhamdulillah, semua RSUD di Aceh sudah memiliki tempat tidur bagi pasien Covid-19 yang harus diisolasi di rumah sakit,” kata Saifullah, kepada wartawan, Kamis 22 Oktober 2020.

Tidur beralaskan tikar di rumah tetap jauh lebih nyaman dan aman daripada di atas tempat tidur beralas kasur rumah sakit.

Ia menjelaskan, 26 RSUD di seluruh Aceh sudah memiliki fasilitas perawatan/isolasi penderita Covid-19, dengan kapasitas tempat tidur yang bervariasi. Secara umum, kini sudah tersedia 58 tempat tidur ICU (Intensive Care Unit), dan 668 tempat tidur isolasi di seluruh Aceh.

Namun demikian, lanjutnya, tidur di atas tempat tidur RSUD bukan pilihan melainkan harus dihindari, dengan cara menjalankan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Wajib jaga jarak dan tidak berkerumun, wajib pakai masker, dan wajib cuci tangan memakai sabun, sesering mungkin, ujar SAG. “Tidur beralaskan tikar di rumah tetap jauh lebih nyaman dan aman daripada di atas tempat tidur beralas kasur rumah sakit,” katanya.

Selanjutnya Saifullah melaporkan jumlah akumulatif kasus Covid-19 di Aceh sudah mencapai 6.844 orang. Penderita yang dirawat saat ini 1.567 orang, sembuh 5.037 orang, dan 240 orang meninggal dunia.

Ia merinci distribusi penderita Covid-19 yang dilaporkan sembuh, dalam 24 jam terakhir mencapai 78 orang, yang meliputi warga Lhokseumawe sebanyak 25 orang, Banda Aceh 23 orang, Pidie Jaya 16 orang, Bireuen 8 orang, Aceh Singkil 4 orang, dan Aceh Barat Daya sebanyak 2 orang.

Sementara itu, kasus konfirmasi baru yang dilaporkan sebanyak 79 orang, masing-masing warga Banda Aceh sebanyak 27 orang, Aceh Besar 24 orang, dan Gayo Lues 18 orang. Selanjutnya, warga Pidie, Aceh Utara, dan Lhokseumawe, sama-sama 2 orang. Warga Kota Langsa 1 orang dan warga luar daerah sebanyak 3 orang.

“Korban Covid-19 yang meninggal dunia bertambah 3 orang, yakni masing-masing 1 orang warga Banda Aceh, Sabang, dan Lhokseumawe,” katanya.

Lebih lanjut, Jubir Covid-19 Aceh itu mengatakan, kasus-kasus probable di Aceh secara akumulasi sebanyak 450 orang. Dari jumlah kasus probable tersebut, 52 orang dalam penanganan tim medis (isolasi RS), 368 sudah selesai isolasi, dan 30 orang meninggal dunia.

Sedangkan jumlah kasus suspect di seluruh Aceh hari ini telah mencapai 3.544 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.211 orang sudah selesai masa pemantauan (selesai isolasi), 329 orang dalam proses isolasi di rumah, dan 4 orang isolasi di rumah sakit. []

Berita terkait
Stok Obat dan Vitamin Pasien C-19 Menipis di Aceh Barat
Stok obat dan vitamin bagi pasien C-19 di Aceh Barat, Aceh menipis.
Hilang 4 Hari, Nelayan Abdya Aceh Ditemukan Meninggal Dunia
Sayuti, nelayan Aceh Barat Daya (Abdya) ditemukan meninggal dunia setelah hilang selama 4 hari.
Contoh 15 Paragraf Deskripsi dalam Padanan Bahasa Indonesia-Aceh
Seperti melihat gambar bergerak saat membaca tulisan deskriptif. Berikut contoh 15 paragraf deskripsi dalam padanan bahasa Indonesia-Aceh.
0
Stok Gas LPG 3 Kilogram Tersisa 6,5 Juta Tabung di Sumbar
Stok gas LPG ukuran tiga kilogram di Sumatera Barat (Sumbar) tersisa 6,5 juta tabung hingga akhir tahun 2020.