UNTUK INDONESIA
Update Covid-19 Yogyakarta 40 Sembuh, 7 Meninggal
Update Covid-19 di Yogyakarta pada Rabu, 29 April 2020 pukul 16.00 WIB tercatat 40 pasien Sembuh, 7 Meninggal.
WNA India yang terpapar Covid-19 di Yogyakarta usai menghadiri tabligh di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (Foto: Istimewa/BPBD DIY)

Yogyakarta - Jumlah kasus pasien positif terpapar Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu, 29 April 2020 pukul 16.00 WIB tercatat 94 orang. Terdapat penambahan satu orang positif Covid-19.

Data tersebut berdasarkan laporan dinas kesehatan kabupaten/kota dan rumah sakit rujukan di DIY. "Pasien itu berasal dari Sleman, usia 73 tahun, jenis kelamin laki-laki," kata Juru Bicara Pemda DIY dalam Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, Rabu, 29 April 2020.

Berty mengatakan, setelah satu hari sebelumnya terjadi peningkatan pasien positif Covid-19 sebanyak 10 orang. Dengan bertambahnya 10 orang maka menjadi 93 orang. "Data kami kemarin (Selasa 28 April 2020) mencatat ada 93 orang positif Covid-19," katanya.

Selain itu, pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 ada 40 orang. Hanya ada penambahan satu orang yang sembuh. Sedangkan pasien positif Covid-19 yang meninggal ada tujuh orang.

Secara umum untuk pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat ada 822 orang, orang dalam pengawasan (ODP) ada 4.564 orang. Jumlah pasien negatif ada 667 orang. Sedangkan pasien yang masih dalam proses uji sampel laboratorium 67 orang, empat di antaranya meninggal dunia.

Kondisi WNA India Positif Covid-19 di Yogyakarta

Berdasarkan data hasil pemeriksaan rumah sakit (RS) Rujukan Covid-19 pada 27 April 2020 terdapat Warga Negara Asing (WNA) berkebangsaan India dinyatakan positif Covid-19. Sebelumnya, ada empat orang dari India positif terpapar Covid-19 yang diduga diperoleh usai mengikuti jamaah tablig di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dan saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Dr S Hardjolukito, Sleman.

Update Covid-19 di Yogyakarta, Rabu, 29 April 2020 pukul 16.00 WIBUpdate Covid-19 di Yogyakarta pada Rabu, 29 April 2020 pukul 16.00 WIB tercatat 40 pasien Sembuh, 7 Meninggal. (Foto: Humas Pemda DIY)

Sekretaris Daerah (Sekda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kadarmanta Baskara Aji menyatakan bahwa pada mulanya, empat WNA yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut diperiksa bersama dengan 11 rekan WNA yang juga dari India. Kelimabelas WNA India ini telah berada di Yogyakarta sejak satu bulan lamanya dan tidak bisa kembali ke negara asal karena sedang lockdown.

“15 WNA ini awalnya berada di sebuah masjid di kawasan Sleman dan petugas sudah melakukan rapid test pada mereka. Dari hasil rapid test tersebut, sembilan diantaranya dinyatakan positif Covid-19,” ujar Aji, Rabu, 29 April 2020.

Adapun sembilan WNA tersebut kemudian dirujuk ke RSPAU Dr S Hardjolukito untuk menjalani tes swab. Pada akhirnya hanya empat orang saja yang benar-benar positif. “Keempat orang ini hingga saat ini masih dirawat di RSPAU Dr S Hardjolukito, sementara 11 orang lainnya yang dinyatakan negatif dikarantina di Badan Diklat Pemda DIY, Gunung Sempu, Bantul," kata dia.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY menyampaikan bahwa 11 WNA yang saat ini berada di Badan Diklat Gunung Sempu, semuanya dalam kondisi sehat. Masyarakat sekitar tidak perlu khawatir. 

"Mereka ini malah sudah dipastikan kesehatannya karena telah menjalani prosedur pemeriksaan kesehatan dari mulai rapid test hingga tes swab,” katanya.

Menindaklanjuti teknis kepulangan WNA tersebut, Pemda DIY telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar India untuk dapat memulangkan WNA tersebut dengan repatriasi. “Selain itu kami juga sudah koordinasikan dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terkait persoalan ini. Bagaimana pun juga, kami harus tetap memperlakukan dan memfasilitasi orang asing dengan baik,” ujarnya. []

Baca Juga:


Berita terkait
Ibu di Yogyakarta Gantungkan Bekal Makanan Gratis
Seorang ibu di Sleman, Yogyakarta, merasa iba di tengah pandemi Covid-19. Dia mencentelkan bahan makanan untuk warga yang membutuhkan.
Marak Peminta Bantuan Dampak Covid-19 di Yogyakarta
Para peminta bantuan marak di Yogyakarta saat pandemi Covid-19 ini. Warga diminta tidak memberikan bantuan di pinggir jalan.
Daop 6 Yogyakarta Resmi Tak Layani Mudik Lebaran
Daop 6 Yogyakarta memastikan tidak mengoperasikan kereta jarak jauh hingga 30 Mei mendatang. Artinya tidak akan melayani mudik Lebaran.
0
Kata PKS, Presiden Jokowi Lemah dan Plin Plan
Pemerintahan Jokowi periode dua ini masih saja seperti dulu. Lemah dan plin plan. Terlihat saat wabah Covid-19 melanda negara ini. Kata orang PKS.