UNTUK INDONESIA
Uji Nyali di Lima Pulau Terlarang Dunia
Ada beberapa pulau terlarang hingga haram untuk dikunjungi oleh manusia, karena dinilai berbahaya dan bisa mengakibatkan kematian.
Ilha da Queimada Grande di Brasil. (Foto: Instagram/@undilutedearth)

Jakarta - Pulau yang ada di dunia sebagian besar telah banyak dihuni manusia, hingga dijadikan tempat wisata. Tetapi siapa sangka, ada beberapa pulau terlarang yang memang tidak boleh dikunjungi manusia karena dapat membahayakan nyawa. 

Berikut Tagar rangkum ulasan mengenai pulau terlarang di dunia yang tidak boleh diinjak oleh manusia.

1. Ilha da Queimada Grande - Brazil

Ilha da Queimada Grande - BrasilIlha da Queimada Grande di Brasil. (Foto: Instagram/@undilutedearth)

Ilha da Quaimada Grande disebut juga dengan Pulau Ular. Sebab, di sana ada populasi ular berbisa yang sangat berbahaya seperti viper, cobra, dan lainnya. Dengan alasan tersebut, pengunjung dilarang untuk mendekati pulau tersebut. 

Racun ular-ular yang mendiami pulau tersebut sangat kuat, sehingga mampu membunuh korban dalam waktu singkat. Dari informasi yang beredar, dikatakan setiap meter persegi di beberapa bagian pulau dihuni sekitar satu ekor ular.

Itulah sebabnya, pemerintah Brasil tidak pernah mengizinkan wisatawan untuk berkunjung ke Ilha da Queimada Grande. Jika ada peneliti yang hendak melakukan penelitian, pastinya mereka akan diberi akses masuk, apabila membawa dokter.

Pulau ini memang salah satunya habitat bagi spesies ular super berbisa yang terancam punah, misalnya ular kepala tombak emas (Bothrops insularis), yang mangsa utamanya burung. Ribuan ular yang ada di Ilha da Queimada Grande hidup karena terperangkap, ketika permukaan laut naik dan menutupi tanah yang menghubungkannya dengan daratan.

Meski dilarang, pemerintah hanya memberikan akses masuk untuk Angkatan Laut Brasil dan peneliti terpilih yang sudah diperiksa oleh Chico Mendes Institute for Biodiversity Conservation, dan unit konservasi federal Brasil.

2. Pulau Surtsey - Islandia  

Pulau Surtsey - IslandiaPulau Surtsey - Islandia. (Foto: Instagram/@eter_holliday)

Surtsey adalah nama sebuah pulau vulkanik dan termuda di dunia yang paling dikenal publik. Tempat ini telah menjadi pulau eksperimen ilmiah dan terdapat gunung berapi bawah laut yang masih aktif. 

Meletusnya gunung berapi bawah laut ini mungkin saja terjadi dan hal itu memang sangat berbahaya karena memicu tsunami dan badai.

Letak pulau ini terletak di Samudera Atantik, sekitar 30 kilometer dari pantai selatan Islandia. Memang tidak sembarang orang yang bisa masuk ke akses pulau tersebut dan hanya segelintir orang yang diizinkan, yaitu peneliti saja. 

Tetapi, itu juga dengan peraturan yang super ketat, seperti tidak boleh membawa, mengambil, atau mengubah apa saja yang ada di sana.

3. Pulau Farallon - Amerika Serikat

Pulau Farallon - Amerika SerikatPulau Farallon - Amerika Serikat. (Foto: www.skanaa.com)

Pulau ini menjadi tempat tinggal bagi hiu-hiu raksasa yang dikenal ganas. Dahulu di antara 1946-1970, tempat ini digunakan oleh militer Amerika Serikat sebagai tempat pembuangan sisa nuklir. 

Ada sekitar puluhan ribu galon sisa nuklir yang dibuang di sekitar pulau, hingga diperkirakan banyak sisa radiasi nuklir yang membahayakan manusia.

Pihak pemerintah sudah melakukan pembersihan, tapi gagal. Selain itu, lokasi pembuangan sisa bahan nuklir masih belum jelas dan resiko terhadap lingkungan belum diketahui secara pasti. 

Meski begitu, diyakini limbah nuklir lebih berbahaya. Diperkirakan ada 47.500 drum baja berisi sampah radiokatif itu, sehingga mengakibatkan pulau tersebut tidak berpenghuni. 

4. Pulau Bikini - Republik Kepulauan Marshal

Pulau Bikini - Republik Kepulauan MarshalPulau Bikini - Republik Kepulauan Marshal. (Foto: famous.brilio.net)

Perairan di Pulau Bikini tersebut dihuni oleh ratusan hiu ganas, sehingga tempat ini menjadi sangat berbahaya untuk dikunjungi oleh manusia. 

Pada 1946 hingga 1958, pulau ini menjadi tempat percobaan nuklir dan sepanjang waktu itu telah terjadi sekitar 20 kali ledakan nuklir radiasi tinggi 

Jadi, jangan dibayangkan jika pulau ini dipenuhi dengan wanita berbikini. Meski namanya menjadi sorotan publik, ternyata pulau ini sangat berisiko untuk menjadi tempat liburan. 

Secara fisik, pulau ini memang terlihat indah. Tetapi siapa sangka ada resiko yang harus ditanggung, jika Anda tidak waspada dalam berpetualang ke tempat tersebut. 

5. Pulau Miyake -Jepang

Pulau Miyake -JepangPulau Miyake -Jepang. (Foto: adventuretravel.co.id)

Pulau ini terbentuk dari bekuan material vulkanis gunung berapi. gunung itu bernama Miyakejima dan masih berstatus aktif. Tiap harinya, gunung tersebut memuntahkan abu dan gas vulkanis yang mengandung sulfur.

Maka, apabila terdampar di Miyakejima, pastikan ada masker dalam perlengkapan darurat Anda. Jika tidak, lebih baik Anda menjauhi dan menghindar dari lokasi itu. 

Gunung vulkanik aktif ini ,mengeluarkan gas sulfur yang mematikan. Gas ini tidak hanya keluar dari gunung saja, tetapi juga dari tanahnya. Pada tahun 2000, gunung Miyakejima kembali meletus dan semua penduduk langsung dievakuasi seluruhnya.

Kini pulau tersebut menjadi tempat wisata, karena turis yang datang banyak yang penasaran. Sehingga, pemerintah Jepang membekali mereka dengan masker, jika ingin memasuki daerah tersebut. 

Walau tingkat sulfur belerang di perairan itu terbilang tinggi, itu tidak membuat para turis yang berkunjung ke sana menjadi khawatir dan justru nekat hingga melakukan aktivitas, seperti berenang. []

Baca juga:

Berita terkait
Wow Renang dari Pulau Panjang ke Bandengan Jepara
103 perenang dalam dan luar negeri menyeberangi laut dari Pulau Panjang hingga Pantai Bandengan, Jepara, Jawa Tengah, Minggu, 3 November 2019.
Pulau Labengki dan Empat Wisata Eksotis Kota Kendari
Ibu Kota dari Sulawesi Tenggara memiliki potensi wisata yang sangat memukau, salah satunya adalah Pulau Labengki.
Hutan Pinus Target Berburu Selfie Wisatawan Lokal
Hutan pinus kerap menjadi pilihan wisata bagi sejumlah wisatawan lokal untuk berburu foto yang menarik.
0
Puncak Perayaan Hari Jadi Bantaeng ke-765 Meriah
Puncak perayaan hari jadi Kabupaten Bantaeng Sul-Sel yang ke-765 tahun berlangsung meriah.