UNTUK INDONESIA
Toleransi Aceh Sangat Tinggi, Kenapa KUB Terendah
Selama ini kerukunan umat antar agama sangat baik di Aceh, bahkan awal 2019 Aceh berhasil meraih peringkat I Harmony Award sebagai FKUB.
Kepala Sub Bagian Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Aceh, Muhammad Nasril. (Foto: Tagar/Istimewa)

Banda Aceh - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh akan meminta penjelasan tim Balitbang Kemenag RI terkait hasil laporan tahunan indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) sepanjang 2019, khususnya di Aceh.

"Kita akan meminta penjelasan tim Balitbang terkait hasil tersebut, seperti instrumen apa saja yang digunakan dalam penelitian, kira kira indikatornya apa saja," kata Kepala Sub Bagian Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Aceh, Muhammad Nasril, Kamis 12 Desember 2019 malam.

Nasril mengatakan, penjelasan itu diperlukan karena selama ini kerukunan umat antar agama sangat baik di Aceh, bahkan awal 2019 Aceh berhasil meraih peringkat I Harmony Award sebagai FKUB dengan kinerja terbaik se-Indonesia untuk tahun 2018.

Baca juga: Indeks Kerukunan di Aceh Terendah, FKUB Protes

"Berkaca pada kerukunan atau toleransi yang telah berlangsung di Aceh, antar umat beragama di Aceh ini telah berlangsung dengan harmonis, boleh dikatakan hampir tidak ada gesekan antar umat beragama di Aceh," katanya.

Nasril juga mengatakan, tokoh antar umat beragama atau para Pembimbing Masyarakat (Pembimas) baik Katolik, Kristen, Hindu, dan Budha di kantor Kanwil Kemenag Aceh, menyebutkan, meski sebagai minoritas kehidupan masyarakatnya berjalan dengan aman dan nyaman tanpa gangguan, sehingga kerukunan umat beragama berjalan baik.

Antar umat beragama di Aceh ini telah berlangsung dengan harmonis.

Pembimas Kristen, Samarel mengaku, kerukukan yang terbangun antara umat muslim dan non muslim khususnya kristiani, berlangsung baik tanpa adanya gesekan dan konflik. Dia mencontohkan, seperti di Aceh Tenggara dan Aceh Singkil, mereka yang berjualan di pasar menjual dagangannya secara berdampingan.

“Rasa saling menghargai itu ada, kita tidak pernah merasa ada tekanan. Sehingga tidak perlu merasa takut hidup di Aceh. Jika kita berbicara dengan orang luar Aceh momoknya memang menakutkan. Tapi setelah menjalani kehidupan di sini, ya biasa saja aman tanpa ada masalah,” katanya.

Seperti diketahui, hasil survei Kementerian Agama Republik Indonesia yang dirilis pada Rabu 11 Desember 2019 menempatkan Provinsi Aceh di nomor paling bawah sebagai daerah dengan Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) untuk tahun 2019. Provinsi yang dijuluki Serambi Mekkah ini hanya memperoleh peringkat 34 dengan skor 60,2.

Menanggapi hasil survei itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Aceh, Nasir Zalba mengatakan bahwa pihaknya memprotes hasil survei itu. Sebab, selama ini FKUB tidak pernah dilibatkan dalam menilai kerukunan umat beragama di Tanah Rencong.

Baca juga: Ulama Aceh Surati Kemenag Protes Indeks Kerukunan

“Itulah kita nggak ngerti, saya selaku ketua FUKP nggak pernah dihubungi, ditanya misalnya kan, diwawancarai, nggak ada, kok langsung keluar hasil itu, siapa respondennya,” ujarnya. []

Berita terkait
KKB yang Ditembak Mati di Aceh dari Pasukan Peudeng
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Desa Punteut, Aceh, berinisial AR merupakan kelompok dari Pasukan Peudeng .
ATM di Aceh Gagal Dibobol, Pelaku Pakai Pistol Palsu
Sebanyak tiga pria yang menggunakan pistol, mencoba membobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Kantor Bank Aceh.
MPU Aceh Fatwa Haram Beri Salam untuk Non-Muslim
Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh mengeluarkan fatwa tentang salam, doa dan penggunaan simbol lintas agama.
0
Covid-19 di 17 Negara Eropa Antara 11.000 - 200.000
Penyebaran virus corona baru (Covid-19) di Eropa melanda semua negara bahkan di beberapa negara kasusnya jauh di atas jumlah kasus di China