UNTUK INDONESIA
Solusi Persoalan Papua Menurut Hasto Kristiyanto
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berikan solusi mengenai persoalan di Papua. Begini solusi yang dianjurkannya.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu siang, 23 Juli 2019. (Foto: Tagar/Morteza)

Jakarta - Semangat sportivitas olahraga menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dapat menjadi solusi menyelesaikan persoalan di Papua.

"Masyarakat Papua dikarunia kekuatan stamina, kecerdasan, dan intuisi yang sangat baik melalui olahraga atletik, sepak bola, dan sebagainya," kata Hasto Kristiyanto melalui pernyataan tertulisnya di Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019, seperti diberitakan Antara.

Olahraga tidak mengenal jalan pintas, apalagi intrik.

Hasto menyatakan, PDI Perjuangan merasa bangga atas prestasi yang ditorehkan pasangan Hendra Setiawan dan Muhammad Ahsan, menjadi juara dunia bulutangkis setelah tampil sebagai juara di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 di Basel, Swiss, Minggu 25 Agustus 2019.

Potensi masyarakat Papua, menurut Hasto, harus ditunjang dengan dibangunnya pusat-pusat pelatihan olahraga. Selain itu, negara hadir dengan memberikan jaminan masa depan para atlet yang telah berjuang pada setiap kejuaraan.

"Syaratnya rekrutmen, pembinaan, dan hadirnya kebijakan khusus pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk membangun pusat-pusat pelatihan olahraga, khususnya sepak bola di Papua," katanya.

PDI Perjuangan optimistis melalui olahraga akan memperkuat mental bangsa untuk taat dan setia pada aturan main, serta membangun budaya kompetisi secara sehat, dan mengedepankan sportivitas.

Menurut Hasto, prestasi puncak yang dicapai pasangan Hendra-Ahsan sebagai juara dunia bulu tangkis dunia 2019, telah mengharumkan nama Indonesia yang ditandai dengan pengibaran bendera Merah-Putih di arena Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 di Swiss.

"Semangat juang Hendra-Ahsan sungguh luar biasa, bisa mengalahkan pasangan Jepang Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi dengan menampilkan berbagai strategi, teknik, dan keterampilan, serta dengan dukungan mentalitas pantang menyerah," kata Hasto.

Menurut dia, mentalitas juara itulah yang menjadi kunci keberhasilan bagi pasangan Hendra-Ahsan membawa keharuman bagi bangsa Indonesia.

Dunia olahraga, kata Hasto, mengajarkan sportivitas, ketaatan pada aturan main dan patuh pada keputusan wasit. 

Lalu lanjut dia, para atlet yang berpikir positif, berlatih keras penuh kedisiplinan, serta menguasai strategi dan taktik yang mampu tampil sebagai juara.

"Olahraga tidak mengenal jalan pintas, apalagi intrik. Olahraga bebas dari berbagai bentuk diskriminasi, karena berbasis prestasi," katanya. []

Berita terkait
Zulhas: Pemerintah Harus Bisa Rebut Hati Rakyat Papua
Ketua MPR Zulkifli Hasan atau Zulhas meminta pemerintah memperlakukan khusus rakyat Papua, tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur.
DPR: Tak Perlu Libatkan Internasional Selesaikan Papua
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menilai dalam menyelesaikan permasalahan di Papua, tidak perlu melibatkan pihak internasional.
Hari Mencekam di Sorong Papua Barat
'Sebagai seorang ibu yang melahirkan anak-anak Papua, kami merasa sangat dilecehkan. Saya Papua, bukan monyet!' teriak seorang perempuan.
0
5 Film Bertemakan Virus Mematikan seperti Corona
Virus Corona menjadi bahan perbincangan hangat publik dalam beberapa waktu ini mengingatkan orang akan film-film yang bercerita penyebaran virus.