UNTUK INDONESIA

Sering Jadi Korban KDRT, Ibu Muda di AS Tembak Mati Suami

Seorang wanita muda asal New York, Amerika Serikat mengaku menemnbak suaminya yang kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Nicole "Nikki" Addimando saat menjalani persidangan. Seorang wanita muda asal New York, Amerika Serikat mengaku menemnbak suaminya yang kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). (Foto: Tagar|cbsnews.com|Nicole "Nikki" Addimando).

Jakarta - seorang wanita muda asal New York, Amerika Serikat mengaku telah membunuh suaminya. Kepada polisi, wanita itu terpaksa menembak pasangannya karena khawatir dengan  keselamatannya lantaran suaminya yang sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan pelecehan selama bertahun-tahun.

Namun, kenapa tidak semua orang percaya dengan alasan Nicole "Nikki" Addimando. Publik terbelah menyikapi kasus Nikki. Bagi sebagian orang, tindakannya menembak suaminya sebagai bentuk pembelaan diri lantaran takut ia akan lebih dulu menjadi korban. Namun sebagian lain menuding, Nikki telah merenggut nyawa Chris Grover, seorang ayah dan pelatih senam populer di Poughkeepsie, New York.

Dia bilang kalau kamu pergi, aku akan membunuhmu.... Aku mengambilnya dan dia bilang, kamu tidak akan melakukannya....

Seperti diberitakan Tagar dari CBSNews.com, kematian Chris dan proses hukum terhadap Nikki telah memecah belah komunitas. Ini tergantung pada pertanyaan apakah Nikki membunuh Chris atau apakah dia, menurut pendapatnya, bertindak untuk membela diri terhadap pasangan yang melakukan kekerasan.

Nikki dan Chris

Kronologis peristiwa pada pukul 02.00 waktu setempat tanggal 28 September lalu, petugas Polisi Richard Sisilli mendatangi sebuah mobil yang berhenti di lampu merah. Lampu berubah menjadi hijau, namun mobil itu tidak beranjak juga.

Chris GroverChris Grover, suami Nicole "Nikki" Addimando yang tewas tertembak. (Foto: Tagar|cbsnews.com|Chris Grover).

Petugas Sisilli kemudian meniup peluit untuk menarik perhatian pengemudi. Apa yang terjadi selanjutnya membuatnya tercengang.

Seorang ibu muda yang gelisah bernama Nicole (Nikki) Addimando, mengatakan kepadanya ada sesuatu yang tidak beres di rumah.

"Anda harus santai ya. Tarik nafas dalam-dalam beberapa kali," kata petugas Sisilli, berusaha menenangkan. 

Nikki menjawab,"Dia sedang berbaring di sofa, dia hanya berbaring di sana......"

Nikki mengaku telah dianiaya, lantas mencoba untuk pergi..... Suaminya punya senjata.

Nikki berkata lagi,"Dia bilang kalau kamu pergi, aku akan membunuhmu.... Aku mengambilnya dan dia bilang, kamu tidak akan melakukannya..... dan .....oh my god, oh my god.....

Begitu mendengar keterangan Nikki, petugas meluncur ke apartemen wanita muda itu. Polisi menemukan suaminya, Chris Grover tewas di sofa, dengan satu tembakan di kepala. Mereka juga menemukan pancuran air masih menyala dan sebuah laptop tergeletak di bak mandi dan kondisinya sudah rusak.

Kepala Asisten Jaksa Wilayah Putnam County, Chana Krauss memimpin proses penyelidikan atas kasus penembakan Chris Grover. Dari hasil penyelidikan Nikki dinyatakan bersalah dan diancam penjara seumur hidup.

Para kerabat Nikki yang menaruh simpati terguncang dengan ancaman hukuman tersebut. Menurut mereka, penangkapan Nikki tidak beralasan, ia hanya membela diri akibat trauma berkepanjangan menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). []

Berita terkait
Eks Pesepak bola Top Ditangkap Gara-gara KDRT
Eks bintang Manchester United Ryan Giggs, ditangkap karena melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap pasangannya Kate Greville.
Korban Tewas Penembakan Brutal di Austria Bertambah
Di antara korban luka-luka dalam serangan itu adalah seorang petugas polisi. Petugas itu berusia 28 tahun itu berada di rumah sakit.
Pearl Jam Ikut Konser Penembakan Massal di SMA
Salah satu pionir band grunge asal Kota Seattle, Pearl Jam, akan ikut konser berkaitan penembakan massal di SMA sebagai bentuk menghormati korban.
0
Sering Jadi Korban KDRT, Ibu Muda di AS Tembak Mati Suami
Seorang wanita muda asal New York, Amerika Serikat mengaku menemnbak suaminya yang kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).