UNTUK INDONESIA
Satu Pasien Positif Corona di Yogyakarta Meninggal
Satu positif corona meninggal. Empat pasien tertular dari pasien positif sebelumnya. Begitu update corona di Yogyakarta, Senin, 13 Juli 2020.
Ilustrasi Corona (Foto: Pixabay)

Yogyakarta - Satu pasien positif corona asal Kota Yogyakarta meninggal dunia. Sampai 13 Juli 2020 jumlah pasie terpapar Covid-19 yang meninggal di Daerah Istimwewa Yogyakarta sebanyak 10 orang. Data tersebut berdasarkan laporan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY per 13 Juli 2020 pukul 16.30 WIB.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengatakan, pasien yang meninggal yakni kasus 375 berjenis kelamin laki-laki usia 50 tahun, asal Kota Yogyakarta. "Pasien yang meninggal dunia ini hasil laboratorium positif corona," katanya, Senin, 13 Juli 2020.

Menurut dia, pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia memiliki riwayat komorbid atau penyakit penyerta, yakni hipertensi. Dengan tambahan satu pasien positif corona meninggal, berarti total yang meninggal akibat positif Covid-19 sebanyak 10 orang.

Pasien yang meninggal dunia ini hasil laboratorium positif corona.

Selain satu pasien corona meninggal, update lainnya yakni ada penambahan delapan pasien Covid-19 di DIY, terbanyak dari Kabupaten Gunungkidul. Delapan pasien tersebut rinciannya:

  1. Kasus 375: Laki-laki, 50 tahun, Kota Yogyakarta (meninggal dunia, hasil lab positif)
  2. Kasus 376: Laki-laki, 32 tahun, Gunungkidul (Riwayat: kontak kasus 371)
  3. Kasus 377: Laki-laki, 23 tahun, Bantul (Riwayat: hasil skrining tenaga kesehatan)
  4. Kasus 378: Perempuan, 16 tahun, Gunungkidul (Riwayat : ketiganya hasil tracing kasus 324)
  5. Kasus 379: Laki-laki, 12 tahun, Gunungkidul (Riwayat : ketiganya hasil tracing kasus 324)
  6. Kasus 380: Perempuan, 70 tahun, Gunungkidul (Riwayat : ketiganya hasil tracing kasus 324)
  7. Kasus 381: Laki-laki, 83 tahun, Gunungkidul (Riwayat : dari Jakarta)
  8. Kasus 382: Perempuan, 29 tahun, Bantul (Riwayat : kontak kasus 324)

Dia mengatakan, empat pasien di atas tertular setelah kontak erat dengan karyawan rumah sakit swasta yang sebelumnya terpapar corona, yakni kasus nomor 324. "Hasil tracing empat pasien masing-masing tiga dari Gunungkidul dan satu dari Bantul kontak dengan pasien kasus nomor 324. Dia karyawan rumah sakit, namun kami belum tahu apakah tenaga kesehatan atau bukan," katanya.

Selain penambahan delapan pasien baru, pada hari yang sama dilaporkan dua pasien sembuh. Keduaya adalah Kasus 279: Laki-laki, 42 tahun, warga Sleman dan Kasus 342: Perempuan, 30 tahun, warga Kulon Progo. "Dengan tambahan dua pasien sembuh ini maka total kasus pasien sembuh ada 295 orang," ungkapnya.

Gugus Tugas Covid-19 DIY juga melaporkan seorang pasien PDP dinyatakan meninggal dunia. Pasien ini berjenis kelamin perempuan, usia 36 tahun, asal Gunungkidul. "PDP meninggal dalam proses laboratorium dengan memiliki riwayat sakit tuberculosis," kata Berty. []

Berita terkait
Nenek Tulari Corona Menantu dan Cucu di Gunungkidul
Jumlah pasien corona di Gunungkidul, Yogyakarta, saat ini ada 15 orang. Berdasarkan tracing dinkes setempat, dari jumlah itu ada transmisi lokal.
Tak Perlu Khawatir Kasus Corona Bertambah di DIY
Dalam tiga hari terakhir ada penambahan pasien corona 24 kasus. Namun, warga tidak perlu khawatir dengan jumlah. Kenapa?
Penyebab Puskesmas Banguntapan 2 Bantul Ditutup
Tenaga kesehatan di Puskesmas Banguntapan II di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, terpapar corona. Fasilitas kesehatan itu akhirnya ditutup tiha hari.
0
Satu Pasien Positif Corona di Yogyakarta Meninggal
Satu positif corona meninggal. Empat pasien tertular dari pasien positif sebelumnya. Begitu update corona di Yogyakarta, Senin, 13 Juli 2020.