UNTUK INDONESIA
Satire Denny Siregar tentang Kerajaan Sunda Empire
Tanpa disadari manusia biasa tanpa ilmu kanuragan, dimensi di negara kita sedang terjadi perang hebat. Sunda Empire. Tulisan satire Denny Siregar.
Rangga Sasana, pimpinan Sunda Empire. (Foto: panturapost)

Tanpa disadari oleh manusia biasa tanpa ilmu kanuragan, dimensi di negara kita sedang terjadi perang hebat. Dengan menggunakan kacamata Virtual Reality yang dirancang khusus, saya bisa melihat hebatnya perang antargalaksi yang sudah menewaskan ratusan ribu supehero dari banyak negara.

Saya melihat Superman sedang dililit tentakel bersinar yang sudah dilumuri kryptonite. IronMan bahkan sedang disiksa dengan menyeterika ribuan pakaian setiap hari supaya mati kelelahan. Sedangkan Hulk disiksa dengan cat warna Pink. Cat Pink itu menjadikan Hulk sebagai monster manja yang suka mendengarkan lagu duo semangka, kurang gahar jadinya.

Masuknya Panci Empire yang dikomandani Roy Suryo dalam pertarungan itu, meningkatkan eskalasi perang. Sesuai namanya "Panci Empire" Roy mengandalkan panci-panci sebagai senjata pemusnah massal. Panci-panci yang dulunya dikuasai Kemenpora, sekarang menjadi drone-drone sesudah di-hijack oleh Roy.

Rangga Sasana, pimpinan Sunda Empire, sebelum menjadi Jenderal adalah remaja biasa penyuka puisi Chairil Anwar.

Bukan hanya panci, pompa genjot merek dragon juga terlihat sedang menembaki markas Sunda Empire. Dan ledakan hebat terlihat ketika dandang dan baskom berpantat hitam menghajar pangkalan militer.

Rangga Sasana, pimpinan Sunda Empire, sebelum menjadi Jenderal adalah remaja biasa penyuka puisi Chairil Anwar. Kisah remajanya pernah dipublikasikan dalam film "Ada Apa Dengan Cinta". Disebutkan karena Cinta sudah menikah dengan orang lain, Rangga kemudian patah hati dan membentuk Sunda Empire sebagi pelampiasan.

Sampai saat ini, Sunda Empire terlihat kewalahan menghadapi gempuran Panci Empire. Padahal Sunda Empire sudah menyiapkan banyak bahan masakan untuk menghadang senjata panci, tapi karena tidak bisa masak, Rangga Sasana hanya bisa bikin "sop lagi, sop lagi."

Saya belum melihat Fadli Zon dan Mardani Ali Sera dari kubu Halu Empire ikut masuk dalam pertempuran. Tapi Rocky Gerung sebagai pimpinan Bacot Empire terlihat sudah menyiapkan pasukannya, yang dia sebut sebagai pasukan "dungu squad".

Anies Baswedan sebagai Gaberner Monas Empire tampak anteng-anteng saja, karena sedang sibuk ingin menaturalisasi banjir yang dikirim dari galaksi lain.

Mengerikan sekali. NATO jug sedang bersiap-siap supaya perang antargalaksi ini tidak sampai ke bumi, meski virus Corona senjata biologis dari Sunda Empire sudah menyasar ke China.

Saya sendiri lebih tertarik melihat persiapan "Enny Arrow Empire" dengan Johan dan Tante Sonya sebagai pemimpin pasukan. Dengan senjata khusus "rumput manila" yang jika ditembakkan akan membuat musuh menggelinjang dengan bulir-bulir keringat jatuh ke tubuh yang tanpa busana.

Dahsyat memang. Semoga ada link beredar yang mempersatukan umat semua suku, ras, dan agama.

Sebagai pemilik kerajaan Kopi Empire, saya hanya bisa berdoa, "Semoga Kompor tidak jatuh menimpa kita."

Hail Sunda Empire!!

*Penulis buku Tuhan dalam Secangkir Kopi

Tulisan ini sebelumnya telah di-publish di laman Facebook Denny Siregar dengan judul Sunda Empire Vs Panci Empire

Baca juga:

Berita terkait
Delusi Massal di Balik Fenomena Kerajaan Baru
Ulasan psikologi di balik fenomena kerajaan fiktif Keraton Djipang di blora, Keraton Agung Sejagat di Purworejo, dan Sunda Empire di Bandung.
Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota
Sunda Empire Aceh mengaku memiliki ratusan anggota.
Denny Siregar: Ketipu Raja Sejagat dan Sunda Empire
Baca tentang kasus Keraton Agung Sejagat Purworejo dan Sunda Empire, saya jadi pengen cerita sedikit. Tulisan Denny Siregar.
0
Akhirnya Kadis Disdikbud Aceh Singkil Dicopot
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Singkil, Aceh Yusfit Helmi dicopot dari jabatannya.