UNTUK INDONESIA
Riedl, Sosok Tak Terlupakan bagi Pemain PSM dan PSS
Gelandang PSM Makassar Rasyid Bakri dan pemain PSS Sleman Irfan Bachdim tak melupakan pelatih Alfred Riedl. Dia dikenal tegas tetapi baik hati.
Pelatih Alfred Riedl yang pernah menangani tim nasional Indonesia dan PSM Makassar tak pernah dilupakan oleh pemain Indonesia. Dia dikenal tegas tetapi baik kepada semua pemain. (Foto: Tagar/Rio Anthony)

Makassar - Gelandang PSM Makassar Rasyid Bakri tak akan pernah melupakan sosok pelatih Alfred Riedl yang tutup usia di Austria, Senin, 7 September 2020 waktu setempat. Sosok yang dikenangnya sebagai pelatih berdisiplin tinggi dan tegas. Pemain tim nasional yang kini bermain di PSS Sleman, Irfan Bachdim, pun tak melupakan Riedl yang telah mengangkat karier sepak bola dia. 

Kepergian Riedl menjadi duka bagi sepak bola nasional. Pelatih asal Austria ini cukup berhasil mengubah tim nasional yang tampil ofensif dan impresif. Bahkan timnas asuhan Riedl mampu menghadirkan euforia bagi bolamania nasional saat gelaran Piala AFF 2010. 

Meski Indonesia akhirnya gagal menjadi juara dan hanya menduduki posisi runner up setelah dikalahkan Malaysia, namun kinerja Riedl tetap diakui. Tak heran dia kembali menangani timnas sampai 3 kali dalam rentang waktu yang berbeda. 

Dia lebih dari sekadar pelatih. Seorang pelatih yang mempercayai aku sejak hari pertama!

Setelah terakhir kali membawa Indonesia kembali menjadi runner up di Piala AFF 2016, Riedl kembali ke Austria. Dia tak pernah menangani tim sampai akhirnya menghadap Sang Pencipta. 

Tidak hanya di timnas, Riedl sesungguhnya sempat berlabuh di Makassar. Dan, PSM boleh bangga menjadi satu-satunya klub Indonesia yang pernah ditangani eks pelatih timnas Vietnam ini. 

Meski tak lama menangani tim Juku Eja karena kondisi kesehatan, Riedl tetap meninggalkan kesan kuat bagi pemain. Hal itu dirasakan gelandang Rasyid Bakri yang turut berduka atas meninggal Riedl.

Rasyid mengenal Riedl sebagai pelatih yang tegas dan disiplin kala menjalankan latihan. Dirinya mendapat banyak pelajaran berharga meski hanya beberapa bulan dilatih Riedl.

"Saya turut berduka cita yang mendalam. Meski hanya beberapa bulan melatih PSM, tetapi saya pribadi mendapat pelajaran berharga," kata Rasyid, Selasa, 8 September 2020.

"Dia sangat tegas dalam latihan. Hanya sesekali bercanda dan Riedl sangat disiplin serta tepat waktu jam latihan," ujar mantan pemain timnas Indonesia U-23 itu.

Riedl Beri Pelajaran Berharga Setiap Latihan

Hal senada dikatakan pemain sayap Bali United Muhammad Rahmat yang berduka paling dalam atas meninggalnya Riedl. Menurut dia, Riedl selalu memberikan pelajaran berharga dalam latihan di kompetisi. 

"Innalillahi wa Inna Ilaihi rojiun. Meski singkat saya pernah bersama coach Riedl di PSM. Sayangnya liga kemudian dibekukan. Dia pelatih yang disiplin dan serius. Selama latihan tidak ada yang boleh bercanda dan harus fokus. Meski tegas dan penuh kedisiplinan, tetapi dia sosok yang baik kepada semua pemain," ujar Rahmat. 

Riedl pernah mengarsiteki PSM pada musim 2015. Namun dia kemudian memilih mundur karena alasan kesehatan dan harus kembali ke Austria. 

Kendati demikian, ia telah memberikan berbagai strategi dan pola latihan kepada pemain. Strategi latihan pun itu dilanjutkan oleh penggantinya, Hans Peter Schaller.

Sementara, Bachdim menyebut Riedl lebih dari sekadar pelatih. Sosok yang rendah hati dan jujur. Riedl akan melakukan apa pun untuk memenangkan pertandingan. 

"Dia lebih dari sekadar pelatih. Seorang pelatih yang mempercayai aku sejak hari pertama! Dia datang dari sebuah tim, sebuah keluarga yang akan berjuang sampai akhir!" kata Bachdim lewat akun Instagram @ibachdim.

, saya berterima kasih untuk semua yang telah Anda lakukan untuk saya. Terima kasih atas dedikasi untuk sepak bola Indonesia," ujar dia lagi. []"Coach, saya berterima kasih untuk semua yang telah Anda lakukan untuk saya. Terima kasih atas dedikasi untuk sepak bola Indonesia," ujar dia lagi. []

Berita terkait
Eks Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl Tutup Usia
Mantan pelatih tim nasional Indonesia asal Austria, Alfred Riedl, tutup usia. Riedl yang tercatat 3 kali menangani timnas meninggal pada usia 70.
Januari Riedl Kembali Melatih di Indonesia, Klub Apa Pilihannya?
Tahun depan, Alfred Riedl akan kembali ke Tanah Air. Kabarnya dia akan melatih salah satu klub nasional.
Persebaya Resmi Ikat Mantan Pelatih Timnas
Persebaya Surabaya menunjuk mantan pelatih timnas Alfred Riedl menggantikan Djadjang Nurjaman untuk menangani tim di Liga 1 2019.
0
Soal Survey Indikator, DPR: Catatan Buruk Kinerja Pemerintah
Anis menegaskan bahwa ketidakberhasilan pemerintah mencapai target-target ekonominya menjadi catatan tidak baik terhadap kinerja pemerintah.