UNTUK INDONESIA
Respon Pertamina soal Stiker BBM Dicabut di Aceh
Berdasarkan survey yang dilakukan di 126 SPBU di wilayah Aceh, terungkap data jumlah antrean berkurang hingga 80 persen saat pakai stiker BBM.
Salah satu SPBU di Aceh menempelkan spanduk tentang pemasangan stiker. (Foto: Tagar/Istimewa)

Banda Aceh - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mencabut Surat Edaran Gubernur Nomor 540/9186 yang dikeluarkan pada tanggal 2 Juli 2020 tentang Program Stickering. Edaran itu dicabut per Kamis, 15 Oktober 2020 kemarin.

Pencabutan tersebut juga turut direspon oleh Pertamina. Pertamina sebagai operator minyak dan gas (migas), tentu mentaati arahan pemerintah daerah.

Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR I, M. Roby Hervindo mengatakan, berdasarkan survey yang dilakukan di 126 SPBU di wilayah Aceh, terungkap data jumlah antrean berkurang hingga 80 persen, dibanding sebelum pelaksanaan program identitas stiker.

"Responden juga mengutarakan bahwa kini antrean di SPBU lebih tertib, dan tidak mengganggu warga di sekitar SPBU," kata Roby saat dikonfirmasi Tagar, Sabtu, 17 Oktober 2020.

Responden juga mengutarakan bahwa kini antrean di SPBU lebih tertib, dan tidak mengganggu warga di sekitar SPBU.

Pasca pencabutan SE, kata Roby, perlu diantisipasi akan kembali terjadinya antrean panjang. Karena seluruh lapisan masyarakat, baik yang mampu maupun yang tidak mampu, akan kembali berebut Premium dan Biosolar yang kuotanya terbatas.

Kata Roby, selama satu bulan pelaksanaan program, data menunjukkan konsumsi Premium dan Biosolar lebih tepat sasaran. Konsumsi Premium turun sekitar empat persen. Masyarakat mampu akhirnya beralih menggunakan Pertalite, Pertamax, Dex dan Dexlite.

Baca juga: 

"Ini berdampak langsung pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Aceh. Khususnya melalui Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Karena nilai PBBKB Pertamax cs, lebih besar dibanding Premium dan Biosolar subsidi," ujarnya.

"Namun sekali lagi, kami sebagai operator migas akan melaksanakan apa yang menjadi arahan pemerintah. Pertamina telah menginstruksikan kepada SPBU dan Hiswana bahwa stiker identitas BBM tepat sasaran tidak lagi diberlakukan," lanjut Roby. []

Berita terkait
Kelapa Sawit Bakal Jadi Bahan Baku di PLTU Nagan Raya Aceh
Pembangkit Listrik Tenga Uap (PLTU) di Nagan Raya melakukan uji coba penggunaan cangkang kelapa sawit sebagai bahan baku pembangkit listrik.
Presiden Jokowi Pecat Irwandi Yusuf dari Gubernur Aceh
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memecat Irwandi Yusuf dari jabatannya sebagai Gubernur Aceh.
Diduga Buat Asusila, Warga di Abdya Aceh Demo Copot Kades
Warga Desa Kuta Bak Drien, Kecamatan Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh meminta kepala desa untuk segera dicopot jabatannya.
0
Stok Gas LPG 3 Kilogram Tersisa 6,5 Juta Tabung di Sumbar
Stok gas LPG ukuran tiga kilogram di Sumatera Barat (Sumbar) tersisa 6,5 juta tabung hingga akhir tahun 2020.