UNTUK INDONESIA
Remaja Aceh Berbalut Tulang Karena Gizi Buruk
Supriadi, 24 tahun, salah seorang remaja asal Desa Purwodadi, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara kondisinya sangat memprihatinkan.
Supriadi saat berada di pangkuan ibunya Ranteni. (Foto: Tagar/Istimewa)

Lhokseumawe – Supriadi, 24 tahun, salah seorang remaja asal Desa Purwodadi, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara kondisinya kini hanya berbalut tulang karena mengalami gizi buruk, ia hanya mampu terbaring di karpet yang sudah kumuh berukuran 1x2 meter.

Ranteni, 42 tahun merupakan ibu Supriadi mengatakan, dirinya telah berusaha melakukan pengobatan, baik dengan pengobatan medis dan obat kampung, namun kondisinya belum menunjukkan ada perkembangan.

Kami belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Waktu umurnya tujuh tahun, Supriadi mengalami gizi buruk dan dirawat di Rumah Sakit H Sahudin Kutacane, selama tiga bulan. Namun kondisinya tetap saja seperti biasa dan tidak membaik,” ujar Ranteni.

Ranteni menambahkan, sehingga pihak keluarga memilih untuk membawa pulang. Sehari-hari suaminya yang bernama Supian, 57 tahun, hanya bekerja sebagai buruh kasar dan kini mereka berdua pasrah dengan kondisi putra pertamanya itu.

Hingga saat ini, Ranteni mengaku belum pernah mendapatkan bantuan sama sekali dari pemerintah setempat dan Pemerintah Aceh, hanya sesekali ada orang yang dermawan memberikan bantuan.

“Kami belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, hanya sesekali saja ada orang yang dermawan memberikan bantuan kepada kami, seperti inilah kondisinya dan hanya bisa pasrah,” tutur Ranteni.

Kondisi Supriadi terus menurus dan bahkan raut wajahnya sudah persis seperti orang lanjut usia, akibat penyakit yang telah dideritanya selama bertahun-tahun dan belum menunjukkan kesembuhan.

“Kami hanya berdoa kepada yang maha kuasa, agar dibukkan jalan untuk kesembuhan anak kami. Apalagi pendapatan bapak anak-anak hanya untuk cukup makan saja,” kata Ranteni. []

Berita terkait
Dinsos Bireuen Tak Tahu Anak Aceh Dijual di Malaysia
Hingga saat ini Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Aceh belum mengetahui terkait anak berdarah Aceh dijual di Malaysia.
Narkoba Dan Ratusan Amunisi Ditemukan di Aceh
Polisi berhasil mengamankan ratusan amunisi dan senjata api, serta 125 paket sabu-sabu di Aceh.
Persiraja Banda Aceh Tagih Janji Bonus Lolos Liga 1
Pemain Persiraja Banda Aceh menagih janji Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah.
0
Pulang dari Zona Merah, 1 Warga Samosir ODP Covid-19
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Samosir, menetapkan seorang wanita sebagai ODP.