UNTUK INDONESIA
Profil Yudo Margono, Calon Pengganti Hadi Tjahjanto
Laksamana Yudo Margono disebut-sebut masuk kandidat calon pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang masih lama pensiun. Ini profilnya.
Laksamana Yudo Margono. (Foto: kolinlamil.tnial.mil.id)

Jakarta - Nama Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono disebut-sebut sebagai salah satu kandidat calon pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa pensiun pada November 2021. Masa pensiun Hadi masih cukup lama, tapi kabarnya ia akan diangkat sebagai duta besar.

Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki usia 58 tahun pada 8 November 2021. Berdasarkan Pasal 53 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, itu merupakan usia pensiun perwira TNI.

Pasal tersebut berbunyi, "Prajurit melaksanakan dinas keprajuritan sampai usia paling tinggi 58 (lima puluh delapan) tahun bagi perwira, dan 53 (lima puluh tiga) tahun bagi bintara dan tamtama".

Selain nama Yudo Margono, dua nama lain yang diprediksi bakal menjadi kandidat pengganti Hadi Tjahjanto adalah KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Pengamat Militer dan Intelijen, Susaningtyas Kertopati mengatakan tiga kepala staf angkatan memiliki peluang sama untuk menjabat sebagai Panglima TNI suksesor Hadi Tjahjanto. 

"Artinya Kasad, Kasal, dan Kasau, memiliki peluang yang sama untuk menjabat Panglima TNI. Meski harus bergantian, namun pada kenyataannya Presiden Jokowi yang menentukan siapa yang akan menjabat. Hak prerogatif presiden tersebut memang tidak dapat diintervensi oleh siapa pun," ujarnya, Rabu, 17 Juni 2020.

Profil Yudo Margono

Yudo Margono Lahir di Madiun, Jawa Timur, 26 November1965. Alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXIII/tahun 1988 ini menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut ke-27 sejak tanggal 20 Mei 2020, menggantikan Laksamana TNI Siwi Sukma Adi.

Dilansir dari laman resmi TNI AL, tnial.mil.id, disebutkan bahwa sebelum diangkat menjadi KSAL, pada tahun 2019, Yudo menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I.

Pada tahun 2015 Yudo Margono menjabat sebagai Komandan Lantamal I Belawan. Tahun 2016 menjabat Kepala Staf Koarmabar, kemudian di tahun 2017 menjabat sebagai Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil).

Yudo Margono juga pernah diamanahi menjabat Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) tahun 2018 dengan pangkat laksamana muda saat masih menjabat sebagai Panglima Kolinlamil.

Sungguh prestasi jenjang jabatan yang mendekati sempurna.

Baca juga: Profil Andika Perkasa, Calon Pengganti Hadi Tjahjanto

JokowiPresiden Jokowi bersama tiga kepala staf yang berpeluang menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Yaitu Kasad Andika Perkasa, Kasau Fadjar Prasetyo, dan Kasal Yudo Margono. (foto: Twitter/@jokowi)

Yudo Margono menempuh beragam pendidikan militer, di antaranya Sus Paja (1988), Sus Korbantem (1989), Sus Perencanaan Operasi Amphibi (1990), Sus Pariksa Angkatan-18 (1992), Dikspespa Kom Angkatan-9 (1993), Diklapa-II/Koum Angkatan-11 (1997), Seskoal Angkatan-40 (2003), Sus Keankuman TNI AL (2007), Sesko TNI Angkatan-38 (2011), dan Lemhannas RI (PPSA) Angkatan-52 (2014).

Dia juga mengoleksi beberapa penghargaan atas jasa-jasanya kepada bangsa dan negara, di antaranya Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Jalasena Pratama, Bintang Jalasena Nararya, Satya Lencana VIII, Satya Lencana Kesetiaan XVI.

Juga mendapat Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Dwidya Sistha, Satya Lencana Kebaktian Sosial, Satya Lencana Wira Dharma (perbatasan), Satya Lencana Wira Nusa, Satya Lencana Dharma Nusa dan Satya Lencana Dharma Samudera.

Susaningtyas NH Kertopati menilai sosok Yudo Margono memiliki prestasi dan jenjang jabatan yang nyaris sempurna. Menurutnya, tidak banyak perwira tinggi (pati) TNI AL yang pernah menjadi Komandan KRI sebanyak 7 kali mulai dari kapal patroli, hingga kapal frigate.

Dia juga pernah memegang jabatan sebagai panglima sebanyak tiga kali, yakni Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Panglima Komando Angkatan Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) dan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) l.

"Sungguh prestasi jenjang jabatan yang mendekati sempurna," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2020.

Secara pribadi, lanjut Nuning, Yudo Margono dikenal dekat dengan bawahan dan prajurit di bawah komandonya. "Perhatian beliau ke bawah bahkan menjangkau keluarga para prajurit."

Saat menjabat Sebagai Pangkogabwilhan I, Yudo berada di posisi terdepan di kisruh perairan Natuna yang diklaim sebagai wilayah China. Namanya pun mulai dikenal. Berulang kali Yudo memerintahkan kapal-kapal TNI untuk melakukan penegakan hukum di wilayah yang masuk hak berdaulat Indonesia tersebut.

Profil Fadjar Prasetyo, Calon Pengganti Hadi Tjahjanto

JokowiPresiden Jokowi usai berolahraga bersama Kasad Andika Perkasa, Kasau Fadjar Prasetyo, dan Kasal Yudo Margono, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu pagi, 14 Juni 2020. (Foto: Dok Tagar/Popy Rachmawaty)

Saat pandemi Covid-19 merebak di Indonesia, Yudo dipercaya memimpin proses rehabilitasi di hanggar Lanud Raden Sadjad, Natuna, ketika Indonesia harus memulangkan warganya dari Wuhan, Tiongkok. Dia juga mengomandoi observasi ABK kapal pesiar di Kepulauan Seribu.

Yudo juga mendapat kepercayaan memimpin operasional rumah sakit darurat (RSD) di Wisma Atlet Kemayoran. Setelah rumah sakit itu beroperasi, Yudo juga yang dipercaya memimpin operasional RSD, sampai akhirnya diserahkan ke Pangdam Jaya.

Upaya Yudo dalam penanganan Covid-19 mendapatkan apresiasi dari Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC19) Doni Monardo, saat keduanya bertemu di Graha BNPB, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2020.

Yudo yang menggantikan Laksamana TNI Siwi Sukma Aji memimpin penanganan para WNI di hangar Lapangan Udara Raden Sadjad, Natuna. Ia pun sukses dalam mengobservasi 188 anak buah kapal (ABK) Kapal Pesiar World Dream di Kepulauan Seribu.

Pada kesempatan itu, Laksamana Yudo berpamitan kepada Doni karena tugas-tugas baru sebagai komandan tertinggi di Angkatan Laut (AL). Ia pun menyampaikan dukungan terhadap penanganan yang dilakukan Gugus Tugas Nasional.

“Terima kasih atas dukungan dari BNPB sejak kami dulu di Wuhan, Sebaru dan sebagainya. Saya dan kami semua bersemangat dan bekerja dengan penuh keikhlasan. Tanpa dukungan Bapak, kami tidak sanggup,” ujar Yudo di Markas Gugus Tugas Nasional, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2020.

KSAL Yudo Margono juga menyampaikan dukungan terhadap para sukarelawan yang telah bekerja di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran. Mereka sangat berani dan berdedikasi tinggi untuk penanganan pasien Covid-19. Ini melatarbelakangi keinginan Yudo untuk merekrut mereka sebagai personel AL.

Yudo MargonoLaksamana TNI Yudo Margono. (Foto: Wikipedia)

Riwayat Pendidikan Militer Yudo Margono

  • AAL (1988)
  • Kursus Korbantem (1989)
  • Kursus Perencanaan Operasi Amphibi (1990)
  • Kursus Pariksa (1992)
  • Dikspespa/Kom Angkatan 6 (1992/1993)
  • Diklapa ll/Koum Angkatan 11 (1997/1998)
  • Seskoal A-40 (2003)
  • Sesko TNI A-38 (2011)
  • Lemhannas Rl PPRA A-52 (2014)

Riwayat Jabatan Yudo Margono

  • Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di KRI YNS 332 (1988)
  • Kadep Ops KRI Ki Hajar Dewantara 364
  • Palaksa KRI Fatahillah 361
  • Komandan KRI Pandrong 801
  • Komandan KRI Sutanto 877
  • Komandan KRI Ahmad Yani 351
  • Komandan Lanal Tual (2004-2008)
  • Komandan Lanal Sorong (2008-2010)
  • Komandan Satkat Koarmatim (2010-2011)
  • Komandan Satkor Koarmatim (2011-2012)
  • Komandan Kolat Armabar (2012-2014)
  • Paban II Opslat Sops Mabesal (2014-2015)
  • Komandan Lantamal I Belawan (2015-2016)
  • Kepala Staf Koarmabar (2016-2017)
  • Pangkolinlamil (2017-2018)
  • Pangarmabar (2018)
  • Pangarmada I (2018-2019)
  • Pangkogabwilhan I (2019-2020)
  • KSAL (2020-Sekarang)

Tanda Jasa Yudo Margono

  • Bintang Yudha Dharma Pratama
  • Bintang Jalasena Pratama
  • Bintang Yudha Dharma Nararya
  • Bintang Jalasena Nararya
  • Satyalancana (SL). Dharma Samudera
  • SL. Kesetiaan XXIV
  • SL. Kesetiaan XVI
  • SL. Kesetiaan VIII
  • SL. Dwidya Sistha
  • SL. Dharma Nusa
  • SL. Wira Nusa
  • SL. Wira Dharma
  • SL. Kebaktian Sosial

Brevet

  • Brevet Atas Air
  • Brevet Selam TNI AL
  • Brevet Kavaleri Marinir Kelas I
  • Brevet Hiu Kencana
  • Brevet Kopaska
  • Brevet Kesehatan TNI AL

(PEN)

Baca juga:

Berita terkait
Peran Hendropriyono Jadikan Andika Perkasa Panglima
Pangi Syarwi Chaniago menilai akan ada peran Hendropriyono dalam memuluskan langkah Jenderal Andika Perkasa jadi calon suksesor Panglima TNI.
Dua Sosok Berpeluang Ganti Panglima Hadi Tjahjanto
Pengamat militer mengatakan sosok Pengganti Panglima TNI Hadi Tjahjanto, yakni KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan KSAL Yudo Margono.
Benarkah Andika Perkasa Tidak Sesuai Harapan Jokowi
Muradi Clark menilai Andika Perkasa hingga kini belum memperlihatkan performa yang baik sesuai dengan ekspektasi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
0
Profil Yudo Margono, Calon Pengganti Hadi Tjahjanto
Laksamana Yudo Margono disebut-sebut masuk kandidat calon pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang masih lama pensiun. Ini profilnya.