UNTUK INDONESIA
Pria Jawa Timur Keliling NTT Karena Diperintah Gaib
Pria misterius diamankan polisi Manggarai Timur, NTT. Pria tersebut mengaku diperintah gaib untuk keliling Flores.
Pria misterius yang diamankan polisi Manggarai Timur. (Foto: posflores.com)

Manggarai Timur - Datang dari Jawa Timur, seorang pria asal Tuban mengaku diperintah gaib untuk keliling Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia pun diamankan petugas Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Timur lantaran bertingkah mencurigakan. 

“Katanya dapat bisikan dari Mbah Maimun Zubair. Dan bisikan itu mengarahkannya untuk berkeliling, termasuk berencana ke Labuan Bajo untuk melihat komodo," ungkap Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Deddy S Karimoy saat dihubungi Tagar, Sabtu, 18 Januari 2019.

Informasi yang dihimpun, awalnya pria kurus berjenggot ini hilir mudik mencurigakan di wilayah Kelurahan Watu Nggene, Kecamatan Kota Komba, Jumat petang, 17 Januari 2020. Warga lantas mengamankannya dan diketahui ia tidak membawa bekal identitas. Kemudian diserahkan ke Polsek Wae Lengga sebagai upaya antisipasi hal yang tidak diinginkan.   

"Setelah diinterogasi, anggota dari Polsek Wae Lengga mengantar pria itu ke Polres Matim dan saat ini masih diamankan di Polsek Borong dan sementara periksa oleh anggota," kata Deddy.

Jawabannya tidak terarah, ngawur ya, tidak jelas dan tidak menjawab berdasarkan pertanyaan penyidik.

Ia mengatakan, ketika diinterogasi pria kurus itu tidak memiliki indentitas diri seperti kartu tanda penduduk maupun identitas lain. Ia mengaku berasal dari Tuban, Jawa Timur. Saat ditanya, penjelasannya pun tidak fokus menjawab pertanyaan penyidik. Termasuk mengaku mendapat bisikan gaib untuk keliling Flores.

"Jawabannya tidak terarah, ngawur ya, tidak jelas dan tidak menjawab berdasarkan pertanyaan penyidik," ujar Deddy.

Polisi belum bisa memastikan apakah pria itu mengalami gangguan jiwa atau tidak. "Namun kalau dilihat dari jawaban dan cara bicaranya diduga orang ini mengalami gangguan jiwa. Ini hanya dugaan namun kami akan tetap mendalami identitasnya dan motifnya datang ke Manggarai Timur," urai deddy.

Untuk memastikan kondisi kejiwaan yang bersangkutan, polisi akan berkoordinasi dengan dokter khusus untuk memeriksa kejiwaan dari pria tersebut. Hasilnya akan disampaikan setelah ada keterangan dari pihak dokter.

Deddy menambahkan, pada tanggal 28 Desember 2019, pria ini pernah mendatangi Mapolsek Borong dan meminta izin ke Labuan Bajo untuk melihat komodo. "Pada saat itu polisi memeriksa tas pakaiannya dan tidak ditemukan barang tajam," ujarnya.

Langkah lain saat ini, lanjut Deddy, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait mengingat pria misterius ini berkeinginan balik ke tempat asalnya di Tuban. 

"Pria itu mengaku bernama Dwi Setyo Yudo, umur 47 tahun, tempat lahir Ponorogo 13 April 1973. Alamat saat ini, Kampung Hotsugo, RT 03 RW 02, Desa Wotsogo, Tuban, Jawa Timur," sebut dia.

Deddy berharap masyarakat tidak mudah percaya dengan berita hoaks yang menyebar terkait keberadaan pria itu di Manggarai Timur. Ia pun berpesan agar masyarakat tidak lupa membawa identitas diri ketika bepergian. []

Baca juga: 

Berita terkait
Kakek di Malaka NTT Tewas Dibacok di Hutan
Kakek di Malaka tewas dengan luka bacok di leher dan tangan di hutan Wekamanasa, Desa Babulu, Kobalima. Korban diduga dibunuh
Warga Segel Sekolah dan Kantor Desa di Flotim NTT
Pemerintah Kabupaten Flores Timur melakukan pendekatan terhadap masyarakat yang menutup gedung sekolah dan kantor desa Sagu di Adonara Flores Timur
Tersangka Kasus Mangrove Matim NTT Lebih Dari Satu
Polres Manggarai Timur NTT terus mendalami dugaan pengrusakan mangrove dan kelapa milik masyarakat Manggarai Timur oleh kontraktor CV. Chavi Mitra.
0
Warga Berhasil Menangkap Pocong di Mamuju
Kepolisian Sektor (Polsek) Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) menangkap pelaku teror pocong berinisial N.