UNTUK INDONESIA
PKS Siap Bertarung di Pemilihan Wali Kota Palu 2020
Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Palu menyatakan siap bertarung pada Pemilihan Wali Kota Palu 2020.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (Foto: PKS)

Palu - Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Palu menyatakan siap bertarung pada Pemilihan Wali Kota Palu 2020.

"Insya Allah saya sudah siap mengikuti Pemilihan Wali Kota 2020. Ini momentum politik bagi kader partai," kata Mantan Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah Zainudin Tambuala dikutip dari Antara di Palu, Senin 10 Juni 2019.

Zainudin Tambuala mengatakan, empat kursi PKS pada Pemilu 2019 di Kota Palu sangat berpotensi mengusung kadernya.

PKS harus membangun koalisi dengan partai lain sehingga terpenuhi syarat 20 persen kursi untuk mengusung satu pasang calon wali kota dan wakil wali kota.

Zainudin mengatakan, ia sudah membangun komunikasi lintas tokoh dan partai politik untuk memperkuat target politik pada pilkada serentak 2020.

"Komunikasi politik dengan beberapa tokoh yang kemungkinan besar juga akan maju di Pilkada nanti sudah terbangun," katanya.

Zainudin mengaku, komunikasi yang intens sudah terbangun dengan Hadianto Rasyid, Ketua DPD Partai Hanura Sulawesi Tengah.

Pada Pilkada Kota Palu 9 Desember 2015, Hadianto Rasyid pernah menjadi calon wali kota berpasangan dengan Wiwik Jumatul Rofi'ah, salah satu kader PKS Kota Palu.

Namun Pasangan yang diusung koalisi Hanura-PKS ini berada di urutan kedua, setelah pasangan Hidayat-Sigit Pramono Said (Pasha).

Anggota DPRD Sulawesi Tengah dapil Kota Palu itu mengatakan, setidaknya terdapat empat politisi di internal PKS yang dapat dipertimbangkan partai untuk maju di Pilkada Wali Kota Palu.

"Salah satunya Rusman Ramli dan Wiwik Jumatul Rofi'ah," sebutnya.

Meski pilkada masih berlangsung pada akhir 2020, tetapi kerja politik sudah berlangsung sejak sekarang. Zainudin juga mengaku telah membangun komunikasi dengan pengurus DPP PKS. []

Baca juga:

Berita terkait
0
Idham Azis Pilih Listyo Prabowo Sebagai Kabareskrim
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menunjuk Kadiv Propam Polri Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi Kabareskrim Polri.