Indonesia
Persepi Mau Buka Sumber Dana Lembaga Survei
Ketua Umum Persepi Philips J Vermonte, mau membuka sumber dana dari lembaga survei yang dipertanyakan juru bicara BPN.
Ketua Umum Perhimpunan Survei dan Opini Publik Indonesia (Persepi) Philips J Vermonte. (Foto: Tagar/Nurunisa)

Jakarta - Ketua Umum Perhimpunan Survei dan Opini Publik Indonesia (Persepi) Philips J Vermonte, mau terang-terangan membuka sumber dana dari sejumlah lembaga survei yang dipertanyakan oleh Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade.

"Sampaikan, Kami akan buka (sumber) dana kami," ujarnya dalam Expose Data Hasil Quick Count Pemilu 2019 oleh Anggota Persepi, di The Iconic Room, Hotel Morissey, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 20 April 2019.

Asalkan, BPN Prabowo-Subianto pun secara terang-terangan mau membeberkan sumber dana untuk membiayai pasangan calon nomor urut dua (02) selama dari awal.

"Kalau mereka (BPN) berani buka dananya juga," tegasnya.

Tanggapan Philips ini untuk menjawab tantangan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sehari sebelumnya. Andre punya keyakinan, lembaga-lembaga survei yang menampilkan hasil survei, quick count sampai exit poll tidak mungkin mengeluarkan dana pribadi untuk melakukan pekerjaannya.

"Pertanyaan saya, apakah mungkin Saiful Mujani mengeluarkan uang miliaran dari kantong dia sendiri? Apakah mungkin Yunarto Wijaya mengeluarkan uang dari kantong dia sendiri," tanya Andre di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Jumat 19 April 219.

"Burhanuddin Muhtadi mengeluarkan uang dari kantong pribadi dia sendiri? Apakah mungkin Hanta Yuda ingin mengeluarkan uang dari kantongnya sendiri?," ujar Andre mempertanyakan.[]

Baca juga:

Berita terkait
0
Sikap GAMKI, Ansor, dan 9 Organisasi Terkait Papua
GAMKI, GP Ansor dan 9 organisasi kepemudaan menyatakan sikap terhadap peristiwa di Malang dan Surabaya terkait persekusi mahasiswa Papua.