Penyebab DPT Pilkada Banyuwangi Turun 4.900

KPU Banyuwangi menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pilkada sebanyak 1.304.909 pemilih. Jumlah tersebut turun 4.900 dibandingkan DPS.
KPU Banyuwangi menyerahkan DPT Pilkada Banyuwangi usai rapat pleno di Rapat Pleno, Rabu, 14 Oktober 2020. (Foto: Tagar/Hermawan)

Banyuwangi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu 14 Oktober 2020, menetapkan daftar pemilih tetap (DPD) pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020.

Komisioner KPU Banyuwangi, Eko Sumanto mengatakan jumlah DPT yang ditetapkan mencapai 1.304.909 pemilih. Jumlah ini menyusut 4.900 lebih pemilih dari jumlah daftar pemilih sementara (DPS) yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Setelah penetapan ini, kita akan mempublikasikan DPT ini ke masyarakat.

“Menyusutnya jumlah pemilih dalam DPT disebabkan sejumlah faktor. Antara lain, karena adanya pemilih yang meninggal dunia, pemilih yang berpindah domisili ke luar kota Banyuwangi dan adanya pemilih ganda,” kata Eko Sumanto.

Kata Eko, DPT yang telah ditetapkan ini, untuk selanjutnya akan dipublikasikan ke masyarakat melalui kecamatan hingga desa dan kelurahan di seluruh Banyuwangi. Sebab saat pemungutan suara nanti tidak menutup kemungkinan ada tambahan pemilih.

“Setelah penetapan ini, kita akan mempublikasikan DPT ini ke masyarakat. Nanti kita pampang di Kecamatan hingga desa dan kelurahan. Sehingga kita tahu, apakah ada warga yang belum masuk DPT,” kata Eko Sumanto.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Banyuwangi, Hamim mengharapkan KPU tetap mengakomodir adanya pemilih tambahan pada saat proses tanggapan DPT dari masyarakat.

“Hampir bisa dipastikan DPT Banyuwangi ini akan bertambah lagi dalam waktu 2 bulan ke depan, jadi harus benar-benar dicermati,” tutur Hamim.

Bawaslu Banyuwangi juga meminta, KPU memperhatikan pemilih disabilitas dan hak-haknya. Alasannya, pemilih disabilitas ini memerlukan akses khusus untuk dapat menyalurkan aspirasinya pada saat pemungutan suara 9 Desember nanti.

"Sehingga KPU Banyuwangi, harus bisa memastikan seluruh TPS ramah disabilitas, mulai dari akses yang mudah dijangkau pemilih disabilitas, hingga penyediaan kertas suara braile,” ucap Hamim.[]

Berita terkait
Pendaftaran Petugas KPPS di Banyuwangi Sepi Peminat
Masih minimnya pendaftar juga dialami Bawaslu Banyuwangi. Akibat terbatasnya surat keterangan bebas Covid-19 dari Puskesmas.
Desakan Pendemo di Banyuwangi Keluarkan Perppu Omnibus Law
Massa aksi di DPRD Banyuwangi mengancam melakukan aksi lebih besar lagi 10 hari ke depan jika Presiden Jokowi tak keluarkan perppu Omnibus Law.
Memancing, Nelayan Banyuwangi Hilang di Perairan Dogong
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang di di Perairan Dogong Banyuwangi. Pencarian terkendalan cuaca buruk.
0
Menperin: Industri Kosmetik dan Produk Wellness Perlu Beradaptasi
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan,Untuk terus bertahan, industri kosmetik dan produk wellness perlu terus beradaptasi.