Memancing, Nelayan Banyuwangi Hilang di Perairan Dogong

Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang di di Perairan Dogong Banyuwangi. Pencarian terkendalan cuaca buruk.
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang di Perairan Dogong Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. (Foto: Tagar/Hermawan)

Banyuwangi - Tim SAR gabungan melakukan pencarian seorang nelayan yang hilang saat memancing di perairan Dogong Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Tagar di lapangan korban diketahui bernama Arip Pratama, 30 tahun, warga Dusun Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Korban dilaporkan hilang sejak Senin, 5 Oktober 2020 hingga sekarang belum ditemukan. 

Benar. Saat ini masih dilakukan proses pencarian korban.

Laporan hilangnya Arip Pratama itu disampaikan pemilik kapal, Yatminah, 58 tahun kepada Pos Kamladu Grajagan.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara, Komisaris Sudarsono membenarkan adanya laporan seorang nelayan yang hilang di perairan Dogong Grajagan.

"Benar. Saat ini masih dilakukan proses pencarian korban," ujar Sudarsono kepada Tagar, Kamis, 8 Oktober 2020.

Pencarian terhadap Arip dilakukan Tim SAR gabungan meliputi Sat Polairud Polresta Banyuwangi, Basarnas Babhinkamtibmas, serta Babhinsa sempat dihentikan akibat faktor cuaca buruk di tengah laut

"Upaya pencarian hari ini sudah kita lakukan ya. Namun, kita hentikan sementara karena cuaca di tengah laut yang kurang mendukung. Jangan sampai kita mencari orang hilang malah membahayakan diri kita sendiri," kata Sudarsono

Meski demikian, Tim SAR akan berupaya terus melakukan pencarian di sekitaran perairan Dogong Grajagan hingga korban berhasil ditemukan.

"Upaya pencarian terus kita lagukan bersama tim SAR Gabungan. Sesuai prosedur akan kita lakukan pencarian hingga beberapa hari ke depan," kata Sudarsono

Sudarsono mengimbau kepada masyarakat, khususnya nelayan untuk sementara waktu tidak beraktivitas di laut terlebih dahulu. Sebab kondisi cuaca di laut sangat buruk.

"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak beraktivitas di laut dulu. Karena cuacanya sedang buruk terlebih lagi laut selatan ombaknya besar ditambah lagi angin yang cukup kencang. Tolong pertimbangkan dulu untuk beraktivitas dilaut dalam beberapa hari ke depan," ucap Sudarsono.[]

Berita terkait
Mahasiswi Unej Tewas Tabrak Truk Tebu di Banyuwangi
Polsek Kalibaru, Banyuwangi menduga kecelakaan terjadi akibat pengendara motor dan truk kurang hati-hati saat hujan lebat.
2 Bocah Meninggal Tenggelam di Pantai Ancol Banyuwangi
Dua bocah yang merupakan kakak adik tewas tenggelam di Pantai Ancol Banyuwangi diduga kurangnya pengawasan dari orang tua.
Akhir Petualangan Pencuri Lintas Kota di Banyumas
Polresta Banyumas berhasil membekuk residivis pencurian yang kerap beraksi di wilayah hukumnya. Tersangka ternyata beraksi lintas kota.
0
Sejarah KUA, dari Lembaga Kepenghuluan Menjadi Kantor Urusan Agama
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, bahwa KUA menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan kesejarahan Indonesia.