UNTUK INDONESIA
Penghormatan Militer di Hari Pemakaman Bob Hasan
Bukan TNI tapi Bob Hasan mendapat penghormatan secara militer. Bahkan dimakamkan dekat dengan ayah angkatnya, Jenderal Gatot Subroto.
Pemakaman secara militer Bob Hasan di kompleks makam Jenderal Gatot Subroto, di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu 1 April 2020. (Foto: Istimewa)

Semarang - Pengusaha sekaligus pemerhati olahraga atletik Tanah Air Mohammad Hasan mendapatkan keistimewaan terakhir di hari pemakamannya. Meski bukan seorang tentara, pria yang akrab disapa Bob Hasan ini dimakamkan secara militer di kompleks makam Gatot Subroto, di Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 1 April 2020.

Beliau memiliki Bintang Mahaputera sehingga mendapatkan hak perlakuan kehormatan upacara pemakaman secara militer.

Rupanya ada sejarah panjang antara Bob Hasan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dia dikenal sebagai orang yang begitu dekat dengan kalangan militer semasa hidupnya. Bahkan pernah mendapat tugas dari Jendral Ahmad Yani untuk membantu pembentukan militer Jawa Tengah.

"Beliau ini waktu itu diberikan tugas oleh Pak Ahmad Yani untuk membantu Teritorial IV yang menjadi cikal bakal Kodam IV Diponegoro," kata Panglima Kodam IV Diponegoro Mayor Jenderal Mochamad Effendi, usai pemakaman.

Effendi juga menyebut alasan lain yang membuat Bob Hasan layak dimakamkan secara militer. Menteri Perindustrian dan Perdagangan era Orde Baru ini mendapat penghargaan luar biasa dari negara di bidang militer. 

"Beliau memiliki Bintang Mahaputera sehingga mendapatkan hak perlakuan kehormatan upacara pemakaman secara militer," kata dia.

Meski tak mengenal dekat, di mata Effendi, Bob Hasan merupakan sosok yang punya peran penting memajukan olahraga di tanah air. Sejumlah atlet nasional sukses dicetak oleh Bob Hasan sebagai Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI). 

Sebut saja sprinter Lalu Muhammad Zohri yang sukses menjadi tercepat dalam ajang Atletik Junior Dunia di Finlandia pada nomor 100 meter dan 4 x 100 meter. Ada juga Suryo Agung Wibowo. Di bawah asuhan Bon Hasan, atlet ini menasbihkan sebagai manusia tercepat Asia Tenggara usai mencatatkan rekor 10,17 detik pada SEA Games 2009 di Laos.

"Doakan saja beliau mendapat tempat terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya.

Diketahui Bob Hasan meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Selasa, 31 Maret 2020, pukul 11.00 WIB. Bob meninggal pada usia 89 tahun karena penyakit kanker yang dideritanya sejak tujuh tahun lalu. Liang lahat Bob Hasan berada sebelah selatan dengan bapak asuhnya Jenderal Gatot Soebroto. []

Baca juga: 

Berita terkait
Bob Hasan, Selamat Jalan Manusia Tanpa Batas
Bob Hasan tak hanya dikenal sumbangannya untuk kemajuan dunia atlet Indonesia, juga pribadinya yang sangat terbuka.
Profil Bob Hasan Sang Bapak Atletik Indonesia
Bob Hasan yang dikenal sebagai Bapak Atletik Indonesia itu menutup usia di RSPAD Gatot Subroto pada Selasa, 31 Maret 2020.
Bob Hasan, Menteri Era Orde Baru Meninggal Dunia
Salah satu menteri era orde baru, Bob Hasan, meninggal dunia pada Selasa, 31 Maret 2020.
0
Musisi Aceh Rilis Lagu Religi di Tengah Wabah Corona
Musisi Aceh, Joel Pase bakal merilis lagu berjudul ‘Ramadan yang Dinanti’ pada Jumat, 1 Mei 2020 besok.