Pemkot Malang WFH Pasca Wali Kota dan Sekda Positif Corona

Wali Kota Malang, Sutiaji mengumumkan jika dirinya positif terinfeksi Covid-19. Sebelumnya Sekda Kota Malang juga terinfeksi.
Wali Kota Malang Sutiaji. (Foto: Tagar/Moh Badar Risqullah)

Malang - Teka-teki kondisi kesehatan Wali Kota Malang, Sutiaji. Secara resmi Sutiaji mengumumkan jika dirinya terinfeksi Covid-19 atau virus corona melalui pesan video yang diunggah akun instagram pribadinya @sam.sutiaji.

Dalam video yang diunggap, Sutiaji mengaku ingin menjawab sejumlah pertanyaan tentang dirinya yang tidak terlihat beraktivitas dalam beberapa hari terakhir sebagai Wali Kota Malang. Ia mengaku beberapa waktu terakhir dirinya membatasi diri untuk melakukan kegiatan usai melakukan pemeriksaan di Lakesda dan RSUD.

Baru hasil lab (laboratorium) kemarin malam dan hasilnya kami dinyatakan positif. Untuk itu, sekali lagi saya sampaikan kepada warga Kota Malang, tolong jaga kesehatan, 3M tetap dilakukan.

"Saya sudah rapid, cek darah, dan general check up dan hasilnya negatif. Usai itu saya dan keluarga putuskan berdiam diri dan membatasi aktivitas hingga keluar hasil (Swab)," ujarnya melalui video yang diunggah di akun instagramnya, Selasa, 1 Desember 2020.

Sutiaji mengaku baru mengetahui jika dirinya positif terinfeksi Covid-19 pada Senin malam, 30 November 2020. Hal itu setelah dirinya mendapatkan hasil swab dari Lakesda.

Baca juga:

"Baru hasil lab (laboratorium) kemarin malam dan hasilnya kami dinyatakan positif. Untuk itu, sekali lagi saya sampaikan kepada warga Kota Malang, tolong jaga kesehatan, 3M tetap dilakukan," kata dia.

Pasca dirinya dinyatakan positif, Sutiaji mengaku langsung mengeluarkan surat edaran agar pegawai lingkup Pemerintah Kota Malang untuk Work From Home (WFH) selama 14 hari. Apalagi sebelum dirinya dinyatakan positif, Sekretaris Kota Malang, Wasto menjalani perawatan diduga juga terpapar Covid-19.

"Bahkan saya sudah buat edaran seluruh ASN untuk 14 hari WFH. Separuh masuk, separuh kerja dari rumah dan terus menerus bergiliran," tuturnya.

Sutiaji memohon doa kesembuhan bagi dirinya agar bisa kembali beraktivitas dan melanjutkan pekerjaan yang masih belum dilakukan sebagai Wali Kota Malang.

"Untuk itu sekali lagi, saya mohon doanya, mudah-mudahan kami bisa beraktivitas kembali sebagaimana biasa, karena masih banyak PR besar yang harus kita lakukan dan saya belum bisa beri yang terbaik kepada warga bumi Arema kita cintai," ucapnya.

Terpisah, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Malang, Nur Widiyanto membenarkan jika Wali Kota Malang, Sutiaji positif terpapar Covid-19. Meski demikian, dirinya belum mengetahui apakah Sutiaji menjalani karantina mandiri atau dirawat di rumah sakit.

"Kami belum dapat info lebih lanjut setelah declare (positif Covid-19)," kata dia saat dihubungi melalui pesan WhatsApp. '

Selain itu, Nur juga belum bisa memastikan apakah keluarga Sutiaji ada yang juga tertular Covid-19 atau tidak. Ia mengaku belum mendapatkan laporan terkait hal tersebut.

"Belum dapat memastikan," ucapnnya.[]

Berita terkait
Penjelasan BTNGM soal Lutung Merapi Turun di Kemalang Klaten
Lima ekor lutung Merapi disebut turun ke permukiman di wilayah Kemalang, Klaten, Jawa Tengah. Berikut penjelasan BTNGM.
Dalang Perceraian, Pria di Malang Bacok Teman Hingga Tewas
Polres Malang menangkap seorang pria usai membacok hingga tewas. Pelaku membacok korban karena dendam dan membuat rumah tangganya.
7 Gerbong KA Bergerak Sendiri Tanpa Lokomotif di Malang
PT KAI Daop 8 Surabaya masih menyelidiki penyebab bergeraknya 7 gerbong KA tanpa lokomotif di Stasiun Malang Kota Lama.
0
Mengenal Efek Samping Kebanyakan Minuman Berenergi
Mengenal efek samping minuman berenergi yang di dalamnya terdapat kafein dan lebih banyak gula serta bahan lainnya jika dikonsumsi terlalu banyak.