UNTUK INDONESIA
Panorama Wisata Liang Mbala di Flores Memikat Hati
Objek wisata Liang Mbala yang berada di Flores NTT, memiliki panorama indah dan memikat hati para traveler yang mengunjungi lokasi.
Gua Liang Mbala, Flores Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Tagar/Fransiskus Yosef Andi Syukur)

Flores - Objek wisata Liang Mbala yang terletak di Kelurahan Kota Ndora,  Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur (Matim) ,  Flores, NTT, memiliki panorama indah dan memikat hati para traveler yang mengunjungi lokasi tersebut.

Liang Mbala ini terdapat dua gua, salah satu gua hanya bisa di jangkau ketika air laut surut. Berbeda saat air pasang, gua ini akan dipenuhi air laut. Sementara, gua yang kedua tepat berada di pinggir pantai. Enaknya di gua itu, anda akan merasakan kesejukan. 

Selain ada gua di lokasi itu, ternyata pasir putih pantai ini bisa memanjakan mata. Sehingga membuat para traveler merasa nyaman berlama-lama di tempat wisata itu. 

Pasir putih berada pada dua tempat, yaitu di depan Liang Mbala dan di bagian timur Liang Mbala. Para traveler juga bisa menikmati pasir putih dengan berjemur, seperti bada berasa dipijat. Butiran pasirnya yang lembut juga menjanjikan sejuta rasa ketenangan dan kenyamanan.        

Pasir Putih di Liang Mbala, FloresPasir Putih di Liang Mbala, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Tagar/Fransiskus Yosef Andi Syukur)

Batu-batu besar yang berada dipinggir pantai menjadi tempat melepas lelah anda, sambil menikmati gemuruh gulungan ombak dan suara air laut yang memecah keheningan di antara pepohonan yang rindang nan sejuk.   

Namun sayang, jalannya menuju lokasi ini cukup mengelus dada. Berjalan di bawah terik mentari yang menyengat kulit, keringat pun bercucuran. Namun, semuanya itu akan terbayarkan ketika berada di tikungan puncak, sebelum menuju ke Liang Mbala dan pasir putih. 

"Semua lelah hilang terhempas semilir angin dari laut yang melewati pohonan yang kokoh berdiri sembari menari karena angin, seperti mengucapkan selamat datang bagi para tamu yang hendak menyaksikan indahnya jemari Tuhan menggambarkan Liang Mbala dan pasir putih untuk masyarakat Matim, " kata Yano Awi kepada Tagar saat menuju ke lokasi wisata,  Rabu, 11 September 2019.  

Yano mengatakan menuju ke lokasi itu bisa melalui jalan dipinggir pantai, sambil menikmati kesejukan dan melihat bebatuan yang terus menahan serangan air laut. 

"Anda bisa melewati jalur biasa yang dilewati kendaraan, jalan yang masih beralas tanah sebagai sapaan awal perjalanan,  dan semua akan menjadi nyata ketika anda berada di puncak dan menikmati suasana dan pemandangan laut yang biru,"  ucap dia. 

Liang Mbala dan pasir putih memang menjadi tempat sejuta kisah bagi pengunjung. Selain menikmati mentari pagi, para pengunjung bisa menikmati suasana yang sejuk di siang hari. Waktu sore hari, bisa menikmati sunset yang membuat anda semakin betah berada di tempat tersebut. 

Kata dia, lokasi ini terkesan terlantar karena kurangnya perhatian pemerintah dalam melestarikan wisata tersebut. "Liang Mbala dan pasir putih ini seharusnya menjadi obyek wisata yang bermanfaat bagi pemerintah Kabupaten Matim, jika di urus secara serius. Sekarang wisatawan lokal dan macanegara sudah mulai berdatangan kesini, kita berharap pemkab serius mengolah aset wisata yang ada di Matim," ujar Yano. 

Dia mengajak para traveler yang ingin mengunjungi wisata ini, jangan tunggu waktu lama. Anda bisa mendapatkan kenyamanan menikmati indahnya panorama alam ini. 

"Mau berjemur tanpa takut kena jamur?  Ayo ke Liang Bala dan pasir putih," ujarnya.[] 

 Baca juga:

Berita terkait
Lima Lokasi Wisata Terbaik di Kota Blitar
Daerah ini memiliki nuansa sejarah yang sangat kental sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara.
Wisata Halal Danau Toba Jangan Diperdebatkan
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyebutkan bahwa berita wisata syariah atau halal yang disebutkan bersumber darinya adalah hoaks yang sangat jelek.
Wisata Malang dari Atap Jawa hingga Pesona Laut Kidul
Wilayah Malang tidak hanya lezat kulinernya saja. Tetapi eksotisme alam di sana menjadi nilai jual mahal bagi pendatang yang hendak ke Jawa Timur.
0
Revisi UU KPK, Jokowi Minta Masyarakat Bersuara ke DPR
Presiden RI Joko Widodo menyampaikan tanggapannya terkait keputusan Revisi Undang-Undang KPK. Ia mengaku, ide awal revisi tersebut dibawa oleh DPR.