Opini: Pilihan Calon Lokasi Rumah Baru Rocky Gerung

Rasa kemanusiaan itu tidak pernah menginduk pada rasa kebencian. Human is human and humanism is universal.
Rocky Gerung. (Foto: Tagar/Instagram)

Dengan hormat.

Saya sebagai pribadi, ikut perihatin dengan musibah yang dialami pak Rocky Gerung saat ini, dimana kenyamanan tinggal dirumahnya terusik oleh dua somasi dan ancaman digusur. Sungguh menyedihkan.

Rasa kemanusiaan itu tidak pernah menginduk pada rasa kebencian. Human is human and humanism is universal.

Jujur, saya sangat berseberangan secara politik dengan pak Rocky Gerung dalam memandang agama, Pancasila, bhinneka tunggal ika, UUD 1945 dan NKRI. Namun, di era demokrasi saat ini, kebebasan sepertinya tak bertuan dan tak terbatas. 

Perbedaan adalah hal lumrah. Namun, yang beda tidak perlu dikatakan dungu, karena bisa jadi kita jauh lebih dungu dibandingkan mereka.

Saya orang Jawa, hidup saya banyak terinspirasi budaya Jawa yang menurut saya adiluhung dan pantas diugemi, digugu lan ditiru.

Dalam kepercayaan Jawa, segala sesuatu itu ada batasnya, umur manusia ada batasnya. Implikasinya, jadi orang jangan suka berlebihan. Sing sak madya wae. Konsep sak madya ini merujuk pada Hukum Termodinamika ke nol, dimana menggambarkan harmonisasi dan koherensi antara manusia dengan sekitar dan alam semesta.

Jalma tan kena kiniro yang artinya orang itu tidak boleh dihina dan dicaci maki, karena manusia ciptaan dan milik Tuhan. Bisa jadi, manusianya ikhlas dicaci maki, namun Tuhan belum tentu menerima umatnya dicaci maki seenaknya. Jika Tuhan sudah berkendak, maka tidak ada satupun yang mampu menghalanginya, sekalipun kelompok kadrun yang mengalanginya.

Yang saya yakinni, jika Tuhan telah menutup mata kepala, mata hati dan telinga seseorang dari hidayah-Nya, maka sekalipun orang itu berpenampilan ala kadrun, tetap saja hatinya binatang.

Sapa nandur bakal ngundhuh. Apa yang kita alami dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya buah dari perbuatan kita sendiri. Kita selalu mengumpat-umpat seseorang tiada henti, maka sooner or later, badai pasti akan menghempas kehidupan kita. Saya tidak mau bicara soal karma, karena karma itu sangat nyata, menyakitkan dan menghinakan.

Kebentus ing tawang kesandhung ing rata, artinya manusia hidup di dunia ini harus hati-hati, menjaga perasaan orang, menghormati agama orang lain, dan lain-lain, walau tetap benar katakan benar dan salah katakan salah. Sudah berhati-hati kadang masih terjungkal, apalagi semaunya sendiri, bisa lebur tanpa dadi.

Sura dira jayaningrat lebur dining pangastuti. Ini sangat mengerikan, mantra jawa yang sangat mengerikan.

Bagi saya, jika perilaku spiritual seseorang inkoheren dengan perilaku kulturalnya, maka orang itu pasti radikal.

Sebagai orang yang merasa kasihan/iba dengan nasib pak Rocky Gerung yang sangat tragis akibat adanya ancaman penggusuran, maka saya mengusulkan ada alternatif lahan yang bisa dipertimbangkan pak Rocky Gerung untuk dibangun rumah, yaitu tanah tak bertuan, di wilayah Kapanewon (Kecamatan) Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, DIY. 

Daerahnya indah sekali, tanah yang diinjak conturnya persis di dasar laut, dan pantainya curam sekali. Mengapa bisa begitu? Jutaan tahun yang lalu, wilayah Semanu ada di dasar laut. Proses geologi, mengangkatnya pelan-pelan ke permukaan laut. Menarik sekali. Berfilsafat jika divalidasi dan dikonfirmasi dengan alam semesta akan menjadi filsafat empirik bukan filsafat bodong.

Kata Romo Magniz Soeseno, professor Sekolah Tinggi Ilmu Filsafat Driyarkara, intrinsik filsafat itu mengganggu, menyalak dan menggigit.

Almarhum Romo Mangunwijaya, seorang pastur konggergasi Praja, penulis novel yang sangat kesohor, yang salah satunya berjudul Roro Mendut, dan dosen Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik UGM mengajar matakuliah Kritik Arsitektur, tinggal di Gunung Kidul sampai akhir hanyatnya. 

Sebelumnya, beliau tinggal di bantaran Sungai Code, namun harus terusir oleh Kejamnya Rezim Orba, karena dianggap melawan.

Romo Mangunwijaya ini guru saya. Beliau yang ngajari saya nulis novel. Film Sultan Agung, yang sangat kesohor dan oleh pemerintah dijadikan dokumen negara, memborong seluruh nominasi pada Festival Film Bandung 2018 dan menjadikan saya sebagai penulis skenario film layar lebar terbaik/terpuji di Nusantara untuk jenis film kolosal sejarah, dan ini adalah jasa almarhum Romo Manguwijaya, Pr.

Monggo pak Rocky, Jogja bisa jadi pilihan yang baik bagi pak Rocky menghabiskan sisa hidup. Nuwun.[]


*Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Ketua Dewan Pakar Seknas Jokowi

Baca Juga:

Berita terkait
IPI: Rocky Gerung Gagah dan Keren Pakai Jaket Demokrat
Karyono menilai bahwa Rocky Gerung sangat tepat apabila ia menjadi think thank Partai Demokrat.
Pengamat Sarankan Moeldoko Juga Polisikan Rocky Gerung
Fernando menyarankan kepada kuasa hukum dari pihak Moeldoko, selain ICW, untuk turut serta melaporkan Rocky Gerung kepada pihak yang berwajib.
Iwan Fals Dorong Jokowi Layani Debat dengan Rocky Gerung
Musisi senior Iwan Fals mendorong adanya pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan pengamat politik Rocky Gerung.
0
Opini: Pilihan Calon Lokasi Rumah Baru Rocky Gerung
Rasa kemanusiaan itu tidak pernah menginduk pada rasa kebencian. Human is human and humanism is universal.