Nutrisi Penting untuk Imunitas Tubuh Lawan Corona

Pandemi virus Corona mengingatkan masyarakat untuk menjaga sistem imunitas tubuh. Berikut nutrisi yang harus dipenuhi di dalam tubuh.
Ilustrasi Bahan Makanan Sumber Nutrisi. (Foto: thestar.com.my)

Jakarta - Pandemi virus Corona atau Covid-19 mengingatkan masyarakat untuk menjaga sistem imunitas tubuh agar tidak mudah diserang virus berbahaya tersebut. 

Salah satu cara meningkatkan sistem imun tubuh itu dengan mengonsumsi makanan sehat yang mengandung banyak nutrisi. Hal itu bertujuan agar tubuh tidak mudah diserang Covid-19.

Berikut Tagar rangkumkan sejumlah nutrisi yang bisa menjaga sistem kekebalan atau imunitas tubuh.

1. Vitamin A

Vitamin A bisa membantu menjaga struktur sel di kulit, saluran pernapasan, dan kesehatan usus. Komposisi tersebut membentuk penghalang dan garis pertahanan tubuh yang pertama.

Ibarat pertandingan sepak bola, vitamin A akan menjadi penyerang atau lini paling depan guna melawan infeksi. Nutrisi ini bisa ditemukan dalam ikan berlemak, kuning telur, keju, tahu, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

Nutrisi tersebut juga bisa didapatkan saat mengonsumsi sayuran hijau, labu, dan wortel. Beta karoten yang terkandung pada sayuran tersebut bisa dikonversi tubuh menjadi vitamin A.

2. Vitamin B

Vitamin B khususnya B6, B9, dan B12 berkontribusi sebagai respons pertama tubuh setelah diketahui sebagai patogen. Kandungan tersebut melakukan respons dengan mempengaruhi produksi dan aktivitas sel pembunuh alami.

Ibarat pertandingan sepak bola, perannya seperti penjaga keamanan yang mencegah penonton masuk ke dalam lapangan mengganggu permainan.

Vitamin ini memiliki peran penting bagi produksi energi, menunjang metabolisme tubuh, memelihara kesehatan ibu dan janin dalam kehamilan, dan menjaga kekebalan tubuh agar tetap berada pada kondisi prima.

Vitamin B6 bisa ditemukan dalam kacang-kacangan, sayuran hijau, buah, ikan, daging sapi, dan ayam. Kemudian vitamin B9 bisa didapatkan dari sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Sementara B12 (cyanocobalamin) bisa dicari dalam produk hewani seperti daging sapi, telur, susu, dan susu kedelai.

3. Vitamin C dan E

Saat tubuh melawan infeksi, tubuh mengalami stres oksidatif yang menyebabkan produksi radikal bebas dan mampu menembus dinding sel. Akibatnya isinya bocor ke jaringan dan memperburuk peradangan.

Dalam kondisi tersebut vitamin C dan E berperan dalam membantu melindungi sel dari stres oksidatif. Vitamin C sendiri juga membantu membersihkan kekacauan seluler ini dengan memproduksi sel-sel khusus guna meningkatkan respons imun, seperti neutrofil, limfosit, dan fagosit.

Ibaratnya peran vitamin C seperti membersihkan lapangan sepak bola seusai pertandingan. Beberapa bahan makanan yang menjadi sumber vitamin C seperti jeruk, lemon, limau, kiwi, brokoli, tomat, dan beri. Sedangkan vitamin E bisa ditemukan dalam kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, dan minyak sayur.

4. Vitamin D

Vitamin D dibutuhkan beberapa sel kekebalan tubuh untuk membantu menghancurkan patogen yang menyebabkan infeksi. Meski paparan sinar matahari memungkinkan tubuh memproduksi vitamin D, tetapi beberapa sumber makanan seperti telur, susu, ikan, dan margarin dapat memperkaya nutrisi tersebut.

Seseorang yang kekurangan nutrisi tersebut bisa mengonsumsi suplemen vitamin D. Dalam sebuah tinjauan terhadap 25 studi mengatakan suplemen vitamin D bisa membantu melindungi tubuh dari infeksi pernapasan akut.

5. Besi, Zinc, dan Selenium

Tubuh sangat membutuhkan zat besi, zinc, dan selenium guna pertumbuhan sel kekebalan tubuh. Semua nutrisi tersebut memiliki peranannya masing-masingnya.

Zat besi membantu membunuh patogen dengan meningkatkan jumlah radikal bebas yang mampu menghancurkannya. Kandungan tersebut juga mengatur reaksi enzim penting bagi sel kekebalan untuk mengenali dan menargetkan patogen.

Zinc bermanfaat menjaga integritas kulit dan selaput lendir. Bersamaan dengan selenium, keduanya bertindak sebagai antioksidan, membantu membersihkan beberapa kerusakan yang disebabkan stres oksidatif.

Zat besi bisa ditemukan dalam daging sapi, ayam, ikan, kacang-kacangan, sereal utuh, dan sebagainya. Sedangkan zinc bisa didapatkan dalam tiram dan makanan laut lainnya, daging sapi, ayam, kacang kering, dan kacang-kacangan. 

Sumber selenium baik bisa diperoleh dari kacang-kacangan (kacang brazil), sereal, jamur, dan daging sapi. []

Baca juga:

Berita terkait
Tips Menyimpan Makanan Agar Tahan Lama Corona
Menyimpan makanan selama pandemi virus Corona menjadi hal yang harus diperhatikan oleh semua masyarakat. Berikut tips menyimpan makanan agar awet.
Buah Bervitamin C Ampuh Mencegah Virus Corona
Buah yang memiliki kandungan vitamin C bisa meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga berbagai virus berbahaya, seperti Corona tidak mudah menyerang.
Makanan Sumber Vitamin D Cegah Corona
Makanan mengandung vitamin D sangat baik untuk kesehatan karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Sehingga tubuh akan kebal dengan virus Corona.
0
Mengenal Efek Samping Kebanyakan Minuman Berenergi
Mengenal efek samping minuman berenergi yang di dalamnya terdapat kafein dan lebih banyak gula serta bahan lainnya jika dikonsumsi terlalu banyak.