UNTUK INDONESIA
Maruli Simanjuntak, Danpaspampres Berbagi Sembako di Tempat Lahir
Maruli Simanjuntak, Komandan Paspampres, penjaga Presiden Jokowi, membagikan 1.000 paket sembako di tanah kelahiran di Bandung, Jawa Barat.
Maruli Simanjuntak. (Foto: Instagram/defnaputra)

Jakarta - Maruli Simanjuntak, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) membagikan 1.000 paket sembako di kampung masa kecilnya di Sukajadi, Bandung, Jawa Barat, di tengah situasi pandemi Covid-19 bertepatan bulan Ramadan. Maruli yang waktu kecil disapa dengan panggilan Ucok ini membuat terharu teman-teman sepermainan, juga Sainah, pengasuhnya. 

Kegiatan pembagian 1.000 paket sembako Maruli Simanjuntak untuk warga kampung masa kecilnya ini diunggah TribunJabar Video di kanal berbagai video YouTube, Sabtu, 2 Mei 2020.

Budi Iriyanto, Ketua RT 02 RW 04 Kelurahan Sukabungah, satu di antara teman sepermainan Maruli waktu kecil. Ia tersenyum lebar mengingat masa kecil bersama Maruli. Matanya kemudian berkaca mengingat temannya itu sudah jadi seseorang tetap ingat dirinya, ingat orang-orang kampung. 

"Saya atas nama pribadi dan atas nama warga RT 04 umumnya, RT 02 khususnya, saya banyak-banyak terima kasih kepada Bang Ucok, nama kecilnya Ucok (tersenyum lebar), terima kasih Bang Ucok yang telah sudi memberikan sembako yang sangat berharga bagi warga kami," tutur Budi.

Ia terdiam sejenak, mengatur pernapasan, "Mungkin saya tidak akan banyak kata, karena... sedih, dan lega punya teman, istilahnya dulu sepermainan, kita mengadu merpati berbarengan, ya saya syukur alhamdulillah. Saya doakan semoga Bang Ucok kariernya makin menanjak."

Terima kasih sudah mengasuh Jenderal.

Teman Maruli SimanjuntakBudi Iriyanto, teman masa kecil Maruli Simanjuntak. (Foto: Screenshot TribunJabar Video)

Sainah, perempuan agak bungkuk, berambut putih, memakai masker biru. Ia adalah pengasuh Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dari lahir sampai mau mendaftar perguruan tinggi.

"Saya mengasuhnya waktu orok sampai pendaftaran universitas," kata Sainah. Ia bersyukur melihat anak yang diasuhnya itu telah menjadi orang yang berhasil. Dan ia mengucap alhamdulillah atas bantuannya ini. Sainah mendoakan keselamatan Maruli Simanjuntak.

Maruli Simanjuntak tidak hadir dalam acara ini. Ia diwakili Kolonel Infanteri Herry Subagyo Komandan Komando Distrik Militer 0618/BS. Herry mengatakan Ucok adalah panggilan Maruli dari kecil. 

"Harus kita pertahankan hubungan baik. Jangan lupa sejarah," kata Herry.

Herry menjelaskan kapasitasnya adalah mewakili Maruli Simanjuntak, melaksanakan amanah, menyampaikan bantuan seribu paket sembako untuk warga RT 01 sampai 10. Bantuan juga berupa dua unit penyemprot untuk kegiatan penyemprotan disinfektan, juga 15 sajadah untuk musala di RT 02.

"Beliau menitipkan pesan bahwa kita semua tidak boleh melupakan persatuan dan kesatuan yang merupakan jati diri bangsa yang beradab, tidak boleh kita mengabaikan hubungan silaturahmi," tutur Herry.

Pengasuh Maruli SimanjuntakSainah, pengasuh Maruli Simanjuntak kecil. (Foto: Screenshot TribunJabar Video)

Dalam menghadapi pandemi ini, kata Herry, Maruli Simanjuntak berharap semua erat menjadi satu kekuatan. "Dalam kebersamaan, insya Allah kita semua bisa melewati pandemi ini dengan baik dan aman. Kita berdoa bersama agar pandemi ini segera berakhir."

"Beliau juga berpesan agar warga di sini tetap optimis, harapan keluar dari pandemi ini tetap ada. Kita bersama membantu pemerintah, mengikuti Instruksi Presiden untuk bersama memutus mata rantai penyebaran covid," ujarnya.

Herry Subagyo secara khusus berbicara dengan Sainah, mengucapkan terima kasih telah mengasuh Maruli Simanjuntak. 

"Terima kasih sudah mengasuh Jenderal," kata Herry kepada Sainah.

Herry SubagyoKolonel Infanteri Herry Subagyo Komandan Komando Distrik Militer 0618/BS, mewakili Maruli Simanjuntak membagikan 1.000 paket sembako di kampung halaman Maruli di Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 2 Mei 2020. (Foto: Screenshot TribunJabar Video)

Profil Maruli Simanjuntak

Maruli Simanjuntak lahir di Bandung, Jawa Barat, 27 Februari 1970. Ia seorang perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat yang sejak 29 November 2018 mengemban amanat sebagai Komandan Paspamprese. 

Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc adalah lulusan Akademi Militer 1992, berpengalaman dalam Infanteri Komando Pasukan Khusus dan Detasemen Tempur Cakra. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Kasdam IV/Diponegoro.

Maruli SimanjuntakMaruli Simanjuntak bersama Presiden Jokowi. (Foto: Instagram/marulisimanjuntak92)

Paspampres atau Pasukan Pengamanan Presiden adalah satuan pelaksana di lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Personel Paspampres berasal dari prajurit pilihan seperti Kopassus, Raider, Kostrad, Marinir, Yontaifib, Denjaka, Kopaska dan Kopaskhas, Den Bravo 90).

Setiap prajurit atau anggotanya dipilih dari yang terbaik dari segi fisik, mental, inteligensi, postur, dan lain-lain untuk bertugas menjaga keamanan Presiden Republik Indonesia beserta keluarga. 

Paspampres lahir spontan bersama dengan Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia sama halnya dengan kelahiran TNI dan Polri. Ketika kemerdekaan Republik Indonesia diproklamirkan, terlihat adanya para pemuda pejuang yang berperan mengamankan Presiden. Para pemuda yang berasal dari kesatuan Tokomu Kosakutai berperan sebagai pengawal pribadi, dan para pemuda eks PETA (Pembela Tanah Air) berperan sebagai pengawal Istana.

Maruli SimanjuntakMaruli Simanjuntak. (Foto: Instagram/defnaputra)

Komandan Paspampres dalam Lintasan Zaman

  • Brigjen TNI Sabur (1962-1965)
  • Kolonel Cpm Norman Sasono (1965-1972)
  • Kolonel Cpm Darsa Soemihardja (1972-1975)
  • Kolonel Cpm Noenawar (1975-1979)
  • Brigjen TNI R. Sardjono (1979-1985)
  • Brigjen TNI Pranowo (1985-1993)
  • Brigjen TNI Jasril Jakub (1993-1995)
  • Mayjen TNI Sugiono (1995-1997)
  • Mayjen TNI Endriartono Sutarto (1997-1998)
  • Mayjen TNI Suwandi (1998-2000)
  • Mayjen TNI I Putu Sastra Wigarta (2000-2000)
  • Mayjen TNI Amir Tohar (2000-2001)
  • Mayjen TNI (Mar) Nono Sampono (2001-2003)
  • Mayjen TNI (Mar) Agung Wijajadi Supriyo (2003-2006)
  • Mayjen TNI Suroyo Gino (2006-2007)
  • Mayjen TNI Suwarno, S.Ip, M.Sc (2007-2008)
  • Mayjen TNI Marciano Norman (2008-2010)
  • Mayjen TNI Waris (2010-2011)
  • Mayjen TNI Agus Sutomo (2011-2012)
  • Mayjen TNI Doni Monardo (2012-2014)
  • Mayjen TNI Andika Perkasa (2014-2016)
  • Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., (2016-2017)
  • Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) (2017-2018)
  • Mayjen TNI Maruli Simanjutak, M.Sc (2018-sekarang)

Baca juga:

Berita terkait
Syahrul Wali Kota Tanjungpinang, Wafat Dipicu Covid-19
Syahrul Wali Kota Tanjungpinang meninggal dipicu Covid-19. Penyakit penyerta lainnya adalah ginjal, hipertensi, diabetes. Ini profilnya.
Ganjar Pranowo, Gubernur Paling Sigap Atasi Covid-19
Ganjar Pranowo dinobatkan sebagai gubernur paling sigap dalam mengatasi pandemi Covid-19. Ini profil Gubernur Jawa Tengah tersebut.
Profil Saud Anwar, Dokter Idola Masyarakat Amerika
Masyarakat Amerika berkonvoi mendatangi rumah Saud Anwar dokter Covid-19, mengelu-elukannya sebagai pahlawan. Ini profil dokter idola tersebut.
0
Bek Barca Umtiti, Kemahalan Bagi Napoli Dibidik PSG
Pemain belakang Barcelona Samuel Umtiti menjadi target Paris Saint-Germain. Setelah diincar Napoli, kini Umtiti hendak diboyong PSG.