UNTUK INDONESIA
KSP Respons 1 Stafnya Disebut Ngabalin Positif Corona
Kantor Staf Presiden (KSP) respons Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin sebut ada staf KSP positif terinfeksi virus corona.
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin dalam diskusi bertajuk Pantang Keok Hadapi Tingkok di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu, 12 Januari 2020.(Foto: Tagar/Rahmat Fathan)

Jakarta - Kantor Staf Presiden (KSP) memastikan tak ada satu pun staf KSP yang terinfeksi virus corona atau Covid-19. Kepastian itu diperoleh dari hasil negatif tes tahap kedua deteksi corona terhadap sejumlah staf KSP lewat rapid test.

Pernyataan KSP ini sekaligus membantah informasi yang disebutkan Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin yang menyatakan ada staf di Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi KSP positif corona.

"Jadi hingga Jumat sore ini tidak ada staf KSP yang positif Covid-19. Alhamdulillah semuanya sehat walafiat," ujar Pelaksana Tugas Deputi IV KSP Bidang Komunikasi Politik dan Informasi Juri Ardiantoro melalui keterangannya, Jumat, 3 April 2020.

Baca juga: Jokowi Guyur Bansos ke Warga Jakarta Agar Tak Mudik

Mantan Ketua Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini menuturkan sejumlah staf KSP memang melakukan tes deteksi corona. Tindakan itu dilakukan karena staf KSP acap kali berhubungan dengan banyak orang dari sejumlah lembaga termasuk kontak dengan orang yang positif Covid-19.

Yang kita lakukan sesuai perintah kepala staf, untuk bekerja dari rumah dan staf bergiliran masuk kantor.

Juri kemudian membantah kabar ruangan di Gedung KSP dikosongkan selama 14 hari ke depan lantaran ada staf KSP positif terinfeksi corona. Dia mengatakan ruang kerja KSP memang agak lowong karena KSP melakukan kebijakan pembatasan pegawai untuk masuk kantor menyusul kebijakan bekerja di rumah.

"Yang kita lakukan sesuai perintah kepala staf, untuk bekerja dari rumah dan staf bergiliran masuk kantor. Hari ini saya ada di kantor, jadi Bina Graha tidak dikosongkan," jelasnya.

Sebelumnya Ali Mochtar Ngabalin mengatakan ada anggota dari KSP dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Ngabalin mengumumkannya lantaran menganggap informasi ini penting untuk diketahui publik.

Baca juga: Luhut Sebut Libur Lebaran 2020 Diganti ke Akhir Tahun

Informasi itu menyebutkan staf terinfeksi Covid-19 di Deputi IV KSP. Kondisinya telah menjalani isolasi dan mendapatkan perawatan di rumah sakit. Kabar itu juga menyertakan Gedung KSP telah dikosongkan untuk dilakukan pembersihan karena diemukan kasus corona.

"Positif satu orang, kami juga harus sampaikan bahwa KSP ada staf yang positif Covid-19. Untuk kepentingan publik kami harus kasih tahu ke publik. Yang pasti yang bersangkutan sekarang diisolasi, dijemput ambulans sehingga kita mesti ikuti protokol yang ada," kata Ngabalin, Jumat, 3 April 2020.

Ngabalin bahkan mengatakan kabar ini sudah dikonformasi olehnya kepada Kepala Staf Presiden Moeldoko. Informasi dan kepastian tentang ini juga sudah disampaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai Pemimpin Tim Gugus Tugas Covid-19.

Seperti diketahui, pasien positif corona di Indonesia berjumlah 1.986 orang hingga Jumat sore 3 April 2020. Dari data itu 134 dinyatakan sembuh sedangkan 181 dinyatakan meninggal dunia. []

Berita terkait
Jokowi Ungkap Bolos dan 2 Masalah Pendidikan Indonesia
Presiden Jokowi mengungkapkan tiga masalah di dunia pendidikan Indonesia yang mesti diatasi.
Hambat Logistik, Jokowi Sentil Pemda yang Blokir Jalan
Presiden Jokowi menyentil kepala daerah yang memblokir jalan sehingga menghambat distribusi bahan pokok.
Lockdown Ditolak Jokowi, Kini Anies Bilang ke Ma'ruf
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbincang dengan Wakil Presiden Maruf Amin setelah opsi lockdown usulannya ditolak Jokowi.
0
Bukan Corona, Ternyata Nyamuk Pembunuh Nomor 1 Dunia
Pakar IPB, Prof Upik Kesumawati Hadi menyebut masyarakat harus mewaspadai nyamuk, karena merupakan pembunuh nomor satu di dunia.