Kementan Jelaskan Penyebab Merosotnya Harga Cabai

lesunya permintaan cabai tak lepas dari masih berlakunya kebijakan PPKM yang membuat gerak sektor Horeka dan acara masyarakat sangat terbatas.
Ilustrasi cabai. (Foto: Tagar/Freepik)

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menjelaskan penyebab anjloknya harga cabai. Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura, Retno Sri Hartati Mulyandari, mengatakan dari sektor pasokan tidak ada masalah lantaran produksi cabai justru surplus. Produksi aneka cabai nasional tercatat sebanyak 163.293 ton pada Januari hingga Juli 2021 atau surplus 4.439 ton dibandingkan kebutuhan yang sebesar 158.855 ton.

Retno menjelaskan, produksi nasional untuk cabai sudah surplus tapi harga cabai malah rendah karena siklus pada Juli dan Agustus biasanya cukup tinggi, permintaan cabai akibat kegiatan masyarakat berupa resepsi dan liburan yang mendorong permintaan cabai pada sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka).

"Situasi Juli-Agustus, banyak hajatan dan liburan yang berimplikasi pada konsumsi cabai, lonjakan luar biasa, tapi realitanya sepi," kata Retno di Jakarta, Rabu, 1 September 2021

Menurut Retno, lesunya permintaan tak lepas dari masih berlakunya kebijakan PPKM yang membuat gerak sektor Horeka dan acara masyarakat sangat terbatas. Kondisi ini mengakibatkan pasokan cabai yang berlimpah menjadi tak terserap sehingga membuat harga jual menjadi anjlok.



Situasi Juli-Agustus, banyak hajatan dan liburan yang berimplikasi pada konsumsi cabai, lonjakan luar biasa, tapi realitanya sepi.




"Daya beli masyarakat rendah akibat PPKM. Sebelum Juni masih lumayan stabil, begitu Juli dan Agustus ada PPKM itu paling parah, Horeka tutup, hajatan minimalis, wisata, perjalanan berhenti, sampai warteg tutup," ungkap Retno.

Dalam situasi ini, Kementan memerlukan bantuan dari lintas kementerian dan lembaga untuk menyerap cabai petani. Retno menyebut langkah penyerapan cabai merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kesejahteraan para petani. Menurut Retno, para petani juga memahami kondisi ini.

Retno berharap kondisi perekonomian dapat membaik saat petani kembali melakukan panen cabai agar bisa terserap secara maksimal. Retno optimistis hal ini dapat terjadi mengingat situasi penanganan covid yang terus membaik dan mulai terjadinya pelonggaran PPKM.

"Kita harap saat panen selanjutnya situasi sudah lebih baik, ini PPKM juga mulai mereda," ujar Retno. []


Baca Juga:

Tips Menyimpan Cabai yang Benar Saat Pandemi Corona

Strategi Penjual Makanan Pedas Akali Cabai Mahal

Kulon Progo Penyumbang Utama Kebutuhan Cabai DIY

Tujuh Manfaat Cabai, Salah Satunya Memperpanjang Umur





Berita terkait
Kualitas Cabai Bagus, Bupati Temanggung Apresiasi Petani
Bupati Temanggung HM Al Khadziq mengapresiasi petani dan pedagang Kabupaten Temanggung atas hasil tanam cabai petani yang berkualitas.
Harga Cabai dan Bawang Merah di Aceh Barat Melambung Tinggi
Harga cabai dan bawang merah di Kabupaten Aceh Barat merangkak naik.
Hargai Cabai di Mamuju Sulbar Meningkat Drastis
Harga cabai keriting dan cabai merah besar meningkat drastis di Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar). Ini penyebabnya.
0
Kementan Jelaskan Penyebab Merosotnya Harga Cabai
lesunya permintaan cabai tak lepas dari masih berlakunya kebijakan PPKM yang membuat gerak sektor Horeka dan acara masyarakat sangat terbatas.