UNTUK INDONESIA
Insaf, Pembalap Perempuan di Bantaeng Hapus Tatto
Seorang remaja berusia 16 tahun yang juga seorang pelajar SMA di kabupaten Bantaeng ikut acara hapus tatto yang diselenggarakan komunitas Ayo ngaji
Ratna, memperlihatkan tatto bertulis Atn Fakk di lengannya, Minggu 8 Desember 2019. (Foto: Tagar/Fitriani Aulia Rizka)

Bantaeng - Ratna, seorang remaja perempuan yang juga seorang pembalap berusia 16 tahun ikut menghapus tatto gratis di lantai dasar RSUD Prof. Dr. Anwar Makkatutu, Bantaeng, Sulawesi Selatan. Dirinya mengakui hapus tatto karena ingin insaf. Menurutnya sejak 2016 keberadaan setiap tatto di kulitnya hanya membawanya pada tekanan-tekanan sosial.

"Waktu ketahuan saya ditampar bapakku, sebulan tak diajak omong ibuku, dicap berandalan oleh guruku," kata Gadis berbulu mata lentik ini, saat dijumpai Tagar ditengah antrian menghapus tatto.

Katanya pertama kali mencoba tatto sewaktu duduk di SMP. Ia dikunjungi seorang teman yang seniman tatto dari kabupaten Bone. Saat ini 9 tatto berbagai motif melekat di area lengan dan punggungnya.

Waktu ketahuan saya ditampar bapakku, sebulan tak diajang omong ibuku.

"Semenjak pakai tatto saya tidak menutupnya, karena sudah terlanjur ketahuan, jadi kalau ditantang teman-teman ya saya tambah lagi," jawabnya polos

Saat ini Ratna sudah duduk di kelas 2 SMA. Pertama kali mendengar kabar akan ada hapus tatto gratis ia sangat senang. Sebelumnya, ia pernah ke Makassar untuk mencari tempat hapus tatto namun tidak kesampaian.

Setelah mengikuti hapus tatto gratis ini, katanya ia akan membenahi diri menjadi pribadi yang lebih baik.

"Tentu saya sangat senang, seolah-olah semua beban berat dipundak langsung luruh semua," ujar gadis yang hobi balapan ini.

Diketahui acara hapus tatto ini digelar komunitas Ayo Ngaji Bantaeng yang bekerjasama dengan Remaja Kreatif Mangga Family (RKMF) dan Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan), Minggu, 8 Desember 2019. []

Baca juga:

Berita terkait
Pesona Bunga Matahari di Taman Lonrong Bantaeng
Kabupaten Bantaeng, Sul-Sel, kini memiliki sebuah taman bunga Mataahari. Taman yang lahir di atas cemooh dan rasa tidak percaya masyarakat.
Puncak Perayaan Hari Jadi Bantaeng ke-765 Meriah
Puncak perayaan hari jadi Kabupaten Bantaeng Sul-Sel yang ke-765 tahun berlangsung meriah.
Bawaslu Bantaeng Launching Desa Sadar Politik Uang
Bawaslu Bantaeng melaunching desa sadar pengawasan dan anti politik uang.
0
Menengok Makam Tua di Kompleks Kuburan China Banjar
Salah satu makam di Kompleks Pekuburan China di Banjar, Kalsel menarik perhatian dinas terkait. Makam tersebut diperkirakan yang tertua di Kalsel.