UNTUK INDONESIA
Antusias Warga Bantaeng Ikut Hapus Tato Gratis
Masyarakat Bantaeng yang ingin menghapus tato tidak dikenakan biaya dan hanya diminta untuk menghafal Surah Arrahman ayat 1 hingga 10.
Acara Talkshow rangkaian hapus tato gratis yang dilakukan Komunitas Ayo Hijrah di RSUD Prof Dr Anwar Makkatutu Bantaeng, Sul-Sel, Minggu 8 Desember 2019. (Foto: Tagar/Fitriani Aulia Rizka)

Bantaeng - Komunitas Ayo Ngaji Bantaeng bersma Remaja Kreatif Mangga Family (RKMF) dan Masyarakat Hijrah Tanpa nama (Mahtan) menggelar aksi hapus tato gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Dr Anwar Makkatutu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sul-Sel), Minggu, 8 Desember 2019.

Ketua panitia hapus tato gratis, Ichzan Zaldy mengatakan sejak pukul 7.30 Wita, sebanyak 107 peserta yang terdiri dari 81 laki-laki dan 26 perempuan memadati area tersebut. 

Antusiasme peserta sangat bagus, kemungkinan akan berlangsung sampai malam.

Mereka adalah peserta yang telah terdaftar dan dinyatakan lulus setelah mengikuti persyaratan diantaranya menghafalkan surat Arrahman ayat 1-10.

"Antusiasme peserta sangat bagus, kemungkinan akan berlangsung sampai malam," kata Achmad Ichzan Zaldy selaku ketua panitia.

Para peserta ditangani oleh lebih dari 10 orang tenaga medis dan profesional serta didampingi oleh dokter spesialis kulit. Pada saat melakukan proses penghapusan tato, peserta akan dimasukkan ke dalam ruangan yang steril.

Salah seorang peserta, Amri Subhari mengaku sangat senang dengan adanya program hapus tatto gratis ini. Karena dia sudah lama berniat untuk menghapus tato dikulitnya namun tidak mengetahui alternatif dan caranya.

"Hapus tatto seperti ini mungkin adalah salah satu jalan untuk kita hijrah dan berbenah diri untuk lebih dekat kepada sang pencipta," tambahnya

Sebelumnya kegiatan hapus tatto ini diawali dengan talkshow dari panitia yang banyak membahas seputar Mahtan sebagai salah satu medan dakwah di mana di dalamnya mengajak sesama untuk menjadi manusia yang religius. []

Berita terkait
Pelaku Penyerangan Aktivis di Jeneponto Ditangkap
Polres Jeneponto menahan dua dari puluhan pelaku bertopeng yang menyerang aktivis di Jeneponto Sul-Sel.
Kelompok Begal Sadis di Makassar Bernama TKC
Kelompok begal sadis yang kerap kali meresahkan warga kota Makassar akhirnya diringkus Polsek Panakukang, kelompok begal ini bernama TKC.
Kisah Penjual Ikan Bina Puluhan Anak Yatim di Gowa
Kisah penjual ikan keliling yang membina puluhan anak yatim piatu di Kabupaten Gowa patut diapresiasi.
0
30 Provinsi dan 13 Negara Peserta Ijtima Ulama Gowa
Ijtima Ulama Dunia 2020 atau Ijtima Ulama Zona Asia menjadi salah satu klaster penyumbang penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia.