Bandung - Buntut imbauan politisi senior Partai Golkar, Yod Mintaraga yang meminta masyarakat pendukung atau kubu 02 Prabowo-Sandiaga, untuk tidak melakukan aksi pengawalan, demonstrasi atau bentuk aksi lainnya yang berujung kerusuhan jelang sidang PHPU. BPN Prabowo-Sandiaga berencana melakukan upaya hukum atas imbauan tersebut.

Menurut Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandiaga di Jawa Barat, Abdul Haris Bobihoe, berita terkait imbauan yang dialamatkan kepada kubu 02 yang berjudul Jelang Sidang MK, Kubu 02 Diminta Jangan Buat Rusuh yang terbit di Tagar pada 11 Juni 2019 dianggap sudah menuduh. 

“Karena ini (berita imbauan) sudah tuduhan ke BPN 02 dan Pak Prabowo, dan sekarang lagi dikaji sama Tim Hukum BPN 02.” tuturya kepada Tagar di Bandung, belum lama ini.

Baca juga: Alasan Prabowo-Sandi Tidak Hadir Sidang Perdana MK

Namun demikian saat Tagar meminta penjelasan terkait pernyataan atau diksi maupun kalimat dalam penggalan berita tersebut yang dianggap menuduh kubu 02 tersebut, BPD Prabowo-Sandiaga enggan menjelaskan dengan alasan bahwa hal tersebut sudah diambil alih oleh Tim Hukum BPN kubu 02. 

“Nanti saja, biar Tim Hukum yang bicara. Tunggu dulu kajian dari Tim Hukum BPN ya.” tutup dia. 

Ditempat yang berbeda, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Daddy Rohanady pun enggan berkomentar banyak dengan dalih bahwa dirinya tak mengetahui detail permasalahannya. Namun yang jelas, berita tersebut menjadi topik hangat. 

"Saya enggak mau komentar, no comment, yang jelas berita itu jadi topik hangat." kata Daddy. 

Baca juga: PAN Jabar Tak Larang Mobilisasi Massa ke MK

Menanggapi rencana upaya hukum BPN Prabowo-Sandiaga, politisi senior Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Ketua salah satu Organisasi Pendiri Partai Golongan Karya, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) Jawa Barat Yod Mintaraga tidak banyak berkomentar. Menurutnya, hal tersebut hanya salah tafsir saja. 

"Situasi yang jadi beda pemahaman kali ya, saya juga kaget di telepon Pak Abdul Haris Bobihoe (Ketua BPD Prabowo-Sandiaga di Jawa Barat )," kata dia.

Sementara itu, saat Tagar mengonfirmasi terkait rencana tersebut kepada Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga Prio Budi Santoso, dirinya tidak merespon sampai berita ini dibuat. [] 

Baca juga: Prabowo Kalah, Ini Sikap PAN Jawa Barat