UNTUK INDONESIA
Geger Suami Istri di Tegal Dibunuh Secara Sadis
Warga Tegal digegerkan dengan pembunuhan sadis yang menimpa pasangan suami istri. Diduga masalah bisnis jadi motif pembunuhan tersebut.
Lokasi rumah toko tempat suami istri ditemukan tewas dibunuh secara sadis di Desa Yamansari, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Rabu, 29 Juli 2020. (Foto: Tagar/Farid Firdaus)

Tegal - Temuan ‎jenazah suami istri dalam kondisi mengenaskan menggegerkan warga Desa Yamansari, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu 29 Juli 2020. Pasangan tersebut diduga menjadi korban pembunuhan.

Peristiwa tersebut diketahui pada pagi tadi saat warga mendapati korban, yakni Handi Purwanto, 31 tahun, dan istrinya Suci Purwati, 25 tahun, sudah tewas dalam kondisi penuh luka tusukan senjata tajam di dalam rumah toko milik mereka. 

Keduanya diperkirakan dibunuh secara sadis karena terdapat banyak bercak darah berceceran di sekitar lokasi kejadian.

Pelaku ada kerja sama jual burung love bird dengan korban.

Salah satu tetangga korban, Nur Khasanah mengaku sempat mendengar suara teriakan dari arah rumah korban pada malam sebelum kedua korban ditemukan tewas. Namun dia tak menyangka terjadi pembunuhan. 

"Saya sempat dengar jeritan, tapi tidak tahu kalau itu pembunuhan," katanya, Rabu, 29 Juli 2020. 

Kedua korban diduga dihabisi pada Rabu dini hari. Warga sekitar tak mengetahui peristiwa tersebut karena lokasi rumah toko dua lantai korban di RT 01 RW 01, berada di pinggir sawah dan cukup jauh dari rumah warga lain.

Sementara itu, setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan, polisi berhasil meringkus pelaku yang diduga melakukan pembunuhan. Pelaku diketahui berinisial AS, warga Desa Bogares Kidul, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.

Baca juga: 

Kepala Polres Tegal Ajun Komisaris Besar Muhammad Iqbal Simatupang yang mendatangi lokasi mengatakan‎ pelaku masih dilakukan pemeriksaan. Menurut dia, AS merupakan rekan bisnis kedua korban.

"Pelaku ada kerja sama jual burung love bird dengan korban. Mungkin dalam kerja sama itu ada keterlambatan pembayaran sehingga terjadi persilisihan. Kami masih mendalami motifnya," ujar Iqbal.

Sementara, jenazah kedua korban dibawa ke ruang pemulasaran jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soeselo Slawi untuk dilakukan perawatan dan pemeriksaan penyebab kematian. []

Berita terkait
Demi Hidupi 4 Anak, Ibu di Tegal Curi Bahan Pangan
Seorang ibu di Tegal mencuri bahan pangan di Pasar Cerih. Alasannya untuk hidupi 4 anaknya. Ternyata ia seorang residivis.
Motif Remaja Tega Bunuh Temannya di Pekalongan
Polres Pekalongan berhasil mengungkap identitas mayat yang ditemukan di Sungai Banger. Polisi pun berhasil mengungkap pelaku pembunuhan,
Pengakuan Remaja Bertato di Tegal Bunuh Tetangganya
Remaja bertato di Tegal bicara atas pembunuhan yang ia lakukan tehadap tetangganya. Apa saja pengakuannya?
0
Geger Suami Istri di Tegal Dibunuh Secara Sadis
Warga Tegal digegerkan dengan pembunuhan sadis yang menimpa pasangan suami istri. Diduga masalah bisnis jadi motif pembunuhan tersebut.