Garap Andi Arief di Kasus Eks Bupati Penajam, KPK Bilang Begini

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri, menyatakan akan mendalami serta menggali informasi dan mengonfirmasi data sekecil apapun.
Andi Arief politikus Partai Demokrat. (Foto: Tagar/Pontas.id)

TAGAR.id, Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri, menyatakan akan mendalami serta menggali informasi dan mengonfirmasi data sekecil apapun kepada para saksi kasus suap Bupati non aktif Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud..

Kami terus gali informasi dan data yang kami miliki, informasi sekeceil apapun akan kami konfirmasi kepada saksi kami,” katanya pada Senin, 11 April 2022.

Diketahui, politikus Partai Demokrat Andi Arief ini memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi kasus suap tersebut.

Menurut Ali Fikri, KPK akan mendalami juga dugaan adanya aliran dana dari Abdul Gafur Masud kepada pihak-pihak lain.

“Apakah benar ada dugaan aliran uang ke pihak lain yang diserahkan oleh tersangka AGM, ini terus kami dalami,” kata Ali Fikri.

Ali Fikri mengonfirmasi bahwa Andi Arief telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, pukul 09.15 KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Saat berita ini ditulis, Andi Arief pun masih diperiksa oleh tim penyidik KPK.

Selain Andi Arief, dalam kasus suap di Penajem paser Utara tersebut, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan sejumlah orang dari pihak swasta.[]

Berita terkait
Pendiri PD: Andi Arief dkk Tiba-tiba Muncul Seperti Tuyul
Menurut Hencky, nama SBY tidak pernah tercantum dalam akte pendirian Partai yang tercatat dalam lembaran negara.
Sosok Andi Arief yang Minta Rocky Gerung Usut Soal Somasi
Politikus Andi Arief yang turut buka suara perihal sengketa tanah antara PT Sentul City dengan Rocky Gerung. Berikut profilnya.
Andi Arief Sebut KLB Deli Serdang Tragis, Kudeta Gagal, Memalukan
Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief menyebut KLB Deli Serdang, Sumatera Utara Tragis, Kudeta Gagal, dan Memalukan.
0
Penduduk Asli Pertama Amerika Jadi Bendahara Negara AS
Niat Presiden Joe Biden untuk menunjuk Marilynn “Lynn” Malerba sebagai bendahara negara, yang pertama dalam sejarah Amerika Serikat (AS)