Enam Manfaat Bawang Bombai untuk Kesehatan

Berikut Tagar rangkumkan sederet manfaat mengonsumsi bawang bombai bagi kesehatan.
Ilustrasi Bawang. (Foto: Pixabay)

Jakarta - Bawang bombai (Allium cepa) merupakan jenis bawang yang banyak dibudidayakan dan dipakai sebagai bumbu dan bahan masakan. Bawang mengandung senyawa tanaman, vitamin, mineral yang mempunyai manfaat bagi kesehatan.

Memiliki wangi yang khas dan dapat membuat masakan terasa lebih sedap, bawang bombai juga mempunyai banyak nutrisi.

Tak hanya itu, bawang juga baik untuk jantung, tulang, gula darah, sistem penceraan, dan bahkan dapat berperan dalam membantu mencegah kanker tertentu.

Kandungan vitamin B dalam bawang Bombai dapat membantu fungsi saraf, produksi sel darah merah, dan pencegahan penurunan kongnitif.

Berikut Tagar rangkumkan sederet manfaat mengonsumsi bawang bombai bagi kesehatan:


1. Bawang Bombai Baik untuk Jantung

Memakan bawang bombai dapat membantu menurunkan kolestrol tinggi dan tekanan darah tinggi. Menurut sebuah studi di British Journal of Nutrition, mereka menemukan bahwa itu secara signifikan mengurangi tekanan darah tinggi.

2. Mencegah Kanker Tertentu

Bawang Bombai dan bawang putih bisa menurunkan risiko kanker kolorektal dan kanker perut.

Menurut beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang makan bawang putih memiliki kemungkinan 22 persen lebih kecil terkena kanker perut daripada mereka yang tak makan banyak sayuran.

Ahli dari South Carolina Cancer Center, US, Michael Wargovich, mengungkapkan bahwa bawang bombai merupakan antikanker yang potensial. Jenis kanker yang dapat dilumpuhkan, yakni kanker payudara, kanker esophagus, dan kanker kolon.

3. Bawang Baik untuk Tulang dan Gula Darah

Senyawa belerang dalam bawang memiliki efek antidiabetes yang membantu mengontrol gula darah seluruh tubuh. Memakan bawang bombai mempunyai manfaat kesehatan, yakni meningkatkan kepadatan tulang.

Sebuah penilitian menemukan bahwa bawang bombai dapat melawan E.coli yang menyebabkan diare, S.aureus yang bisa menyebabkan infeksi Staph, dan Bacillus cereus yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

4. Bawang untuk Mencegah Osteoporosis

Bawang bombai mengandung kalsium yang dibutuhkan untuk mencegah osteoporosis. Efek tersebut bahkan lebih baik dibandingkan obat kimia Calcitocin.

Kandungan diallysilfida pada bawang bombai mampu mengaktifkan osteoblast untuk menyaingi osteoclast yang mengurai tulang hingga kerapatannya berkurang.

Untuk menjaga keseimbangan tulang, tak hanya diperlukan kalsium dan fosfor tetapi harus tersedianya osteoblast untuk bisa menjaga kerapatan sel penyusun tulang.

5. Bawang Baik untuk Sistem Pencernaan

Menurut ulasan yang diterbitkan di World Journal of Gastroenterology, Bawang juga kaya akan prebiotik dan serat yang dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan.

Bakteri di usus memakan asam lemak yang dapat meningkatkan pencernaan, meningkatkan kekebalan, dan mengurangi peradangan.

6. Bawang Dapat Mencegah Infeksi

Kemapuan bawang sebagai insektisida, antibakteri, anticendawan, dan parasitisida dapat mencegah kemungkinan infeksi pathogen yang menyerang tubuh ketika kondisi lemah.

Bawang bombai juga dilaporkan dapat membuat jerawat lekas kering yakni dengan cara mengoleskan jerawat dengan air parutan bawang bombai. []

(Cherryn Lagustya)

Berita terkait
Manfaat dan Dampak Buruk Penggunaan Kipas Angin Saat Tidur
Berikut Tagar rangkumkan empat dampak buruk dan manfaat penggunaan kipas angin saat tidur bagi tubuh.
Delapan Manfaat Mandi di Malam Hari
Terdapat beberapa manfaat dari mandi malam, seperti dirangkum Tagar berikut ini.
Bahaya Mengoleskan Minyak Kelapa di Area Wajah
Ada satu area yang tidak boleh dioleskan minyak kelapa di atasnya. Area tersebut adalah wajah.
0
Pimpin Peringatan Hari Lahir Pancasila, Jokowi Pakai Pakaian Adat Kalsel
Presiden Jokowi memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Selasa 1 Juni 2021 dengan mengenakan pakaian adat dari Tanah Bumbu Kalsel.