UNTUK INDONESIA
DPR Sebut Kas Daerah Aceh Utara Kosong
Kas daerah Kabupaten Aceh Utara, Aceh dikabarkan kosong.
Ilustrasi Uang. (Foto: Ilustrasi)

Lhokseumawe – Kas daerah Kabupaten Aceh Utara, Aceh dikabarkan kosong, sehingga anggaran untuk penanggulangan corona atau Covid-19, terpaksa harus dialokasikan dengan pos anggaran yang lainnya.

Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK/DPRD) Aceh Utara, Razali Abu mengatakan, hal tersebut terungkap saat dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Selama ini kami tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan tentang anggaran penanggulangan virus corona, sehingga tanggal 30 April 2020, kami melakukan RDP, dihadiri oleh Asisten II, Asisten III, Kepala BPKD, staf anggaran serta staf bappeda,” ujar Razali, Minggu, 3 Mei 2020.

Tidak mungkin kas daerah sampai bisa kosong seperti ini, menurut saya ini ada indikasi yang tidak jelas.

Razali menambahkan, Dalam Rapat Dengar Pendapat tersebut, Kepala BPKD Aceh Utara mengatakan, kalau anggaran penanggulangan virus corona tidak bisa diambil dari kas daerah karena kondisinya kosong.

Mengenai penyebab kekosongan kas daerah itu masih belum diketahui, karena tidak dijelaskan secara detail. Seharusnya kas daerah tersebut tidak boleh kosong, karena masih ada sisa anggaran pada tahun yang lalu.

“Tidak mungkin kas daerah sampai bisa kosong seperti ini, menurut saya ini ada indikasi yang tidak jelas. Apalagi berdasarkan surat dari Meteri Dalam Negeri, untuk penanggulangan Covid-19 ini, bisa menggunakan kas daerah,” tutur Razali.

Tambahnya, hasil RDP tersebut akan direkomendasikan kepada pimpinan DPRK Aceh Utara dan nantinya Komisi III juga akan melakukan RDP kembali dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Baca juga: Hidup Pasutri dan 13 Anak di Aceh Huni Gubuk Reyot

Apabila seandainya masih bisa di tanggulangi dengan dana tak terduga dan kas daerah dalam penanggulangan Covid-19, tentunya tidak memangkas kegiatan mendasar yang dibutuhkan masyarakat, karena kegiatan yang dialokasikan termasuk kegiatan yang dapat mendongkrak sumber ekonomi masyarakat.

“Nanti setelah kami rekomendasikan kepada pimpinan, maka kami akan melakukan RDP kembali dengan pihak TAPD Aceh Utara,” kata Razali Abu. []

Berita terkait
10 TKI dari Malaysia Tiba di Aceh Utara
Sebanyak 10 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Aceh yang bekerja di Malaysia, kembali pulang ke kampung halamannya.
Kurang Alat Pelindung, Pasien ODP Aceh Utara 40
Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara merilis pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 40 dan 1 Pasien Dalam Pengawasan (DPD).
Pulang Umrah, Warga Aceh Utara Diisolasi
Usai pulang umrah, seorang warga di Kabupaten Aceh Utara, Aceh diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia.