UNTUK INDONESIA
Direktur RSUDZA Minta Bangun Rumah Sakit Lapangan di Aceh
Direktur RSUDZA meminta adanya pembangunan rumah sakit lapangan, akibat pasien corona melebih daya tampung di Aceh.
Rumah Sakit Umum Zainal Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Aceh, Rabu, 8 Januari 2020. (Foto: Tagar/Muhammad Fadhil)

Banda Aceh - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA), dr. Azharuddin, meminta kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia, Doni Monardo, agar dapat membantu pembangunan rumah sakit lapangan di Aceh. Ia mengatakan, jumlah peningkatan pasien Covid-19 sudah melebihi daya tampung rumah sakit rujukan yang ada saat ini.

Azharuddin mengatakan, saat ini RSUDZA merawat pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan maupun berat. Sementara fasilitas RICU yang dimiliki rumah sakit tersebut hanya berjumlah 6 ruangan.

"Kami melihat ini amat sangat tidak cukup," kata Azharuddin dalam keterangannya, Sabtu, 26 September 2020.

Selama ini pihaknya juga melakukan renovasi sejumlah ruangan di gedung lama RSUDZA. Ruang tersebut kemudian dimanfaatkan untuk tempat isolasi pasien positif dengan gejala ringan maupun berat yang dirujuk dari kabupaten/kota.

Ia mengatakan, ada begitu banyak pasien yang tidak bisa mendapatkan tempat isolasi untuk menjalani perawatan di rumah sakit. Sehingga harus melakukan isolasi secara mandiri.

Kami melihat ini amat sangat tidak cukup.

"Untuk itu kebutuhan rumah sakit lapangan untuk Aceh, untuk merawat pasien dengan gejala sedang dan berat amat sangat dibutuhkan. Kita tidak mengharapkan berapa lama pandemi ini, tapi dengan melihat angka kasus hari ini akan ada kecendrungan terus meningkat," katanya.

Menurut Azharuddin, ruang RICU yang dimiliki RSUDZA saat ini masih sangat standar. Sebab ruangan tersebut dipakai dari bangunan lama. "Mudah-mudahan apa yang sedang kami siapkan untuk pembangunan rs lapangan ini bisa segera terealisasi. Karena tidak butuh waktu lama untuk membangun rs ini," ujarnya.

"Mudah-mudahan dengan adanya RS lapangan, dengan memiliki 200 lebih tempat tidur merupakan suatu hal yang akan sangat dibutuhkan untuk penanganan pasien gejala sedang dan ringan maupun berat," katanya. []

Berita terkait
Nova Zahara: Plt Gubernur Jangan Mempermalukan Rakyat Aceh
Anggota DPRA Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nova Zahara meminta kepada Plt Gubernur Aceh untuk tidak mempermalukan rakyat Aceh.
Perintah Presiden, Doni Monardo Datang ke Aceh Tangani C-19
Ketua Satuan Tugas Covid-19 Nasional, Doni Monardo datang ke Aceh untuk menanggani virus corona yang semakin meningkat di Aceh.
Kepala Sekolah di Aceh Meninggal Dunia karena Covid-19
Kepala SMA Negeri 1 Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.
0
Cuti Bersama, Protokol Kesehatan di Bukittinggi Makin Ketat
Kota Bukittinggi sebagai daerah tujuan wisata utama di Sumatera Barat akan berlakukan protokol kesehatan ketat di objek wisata.