UNTUK INDONESIA
Dipercaya Jokowi, PDIP Mencari Pengganti Hasto
Presiden mengangkat Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo sebagai Kepala BKKBN. Partai koalisi pengusung Hasto-Sutedjo bersiap mencari calon pengganti.
Logo PDIP (Dok. Tagar)

Kulon Progo - PDIP mencari pengganti Hasto Wardoyo yang mendapat mandat dari Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN). Sebelum menjabat Kepala BKKBN, Hasto merupakan Bupati Kulon Progo yang diusung PDIP dan sejumlah partai koalisi.

Jabatan Bupati Kulon Progo dalam beberapa bulan terakhir kosong. Wakil Bupati (Wabup) Kulon Progo Sutedjo akan dilantik sebagai bupati. Rencananya pelantikan dilakukan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Kamis, 7 November 2019.

Ketua DPRD Kulon Progo, Akhid Nuryati mengatakan, setelah Sutedjo dilantik tinggal menunggu SK Bupati dan permintaan pengisian calon wakil bupati oleh bupati baru. Setelah kedua hal ini diterima oleh DPRD setempat, segera menindaklanjuti dengan menggelar rapat paripurna pengumuman kekosongan jabatan wakil bupati pada Senin 11 November 2019. "Dalam rapur itu nantinya berupa pengumuman kekosongan jabatan wabup," katanya di Kulon Progo, Senin 4 November 2019.

Dia menjelaskan, posisi calon wabup akan diisi kader yang berasal partai koalisi pengusung pasangan Hasto Wardoyo-Sutedjo dalam Pilkada 2017 lalu. Koalisi terdiri dari PDIP, Partai Golkar, PKS, NasDem, dan PAN.

Harapan saya, mereka akan memahami dan legawa bahwa kekosongan ini adalah hak kami.

Bendahara DPC PDIP Kulon Progo ini mengatakan untuk pengisisan posisi calon wabup, PDIP sudah mengadakan rapat pleno internal Pada Minggu 3 November 2019 malam. Rapat ini sebagai persiapan melaksanakan tahapan pengisian wabup. PDIP akan membuka pendaftaran calon wabup. Masyarakat yang berminat bisa mendaftar, dengan syarat memenuhi ketentuan berdasarkan aturan PDIP.

Dia berharap partai pengusung Hasto-Sutedjo bisa legawa dan memahami secara penuh bahwa jabatan wabup adalah hak PDIP. Alasannya, Hasto Wardoyo merupakan kader partai pimpinan Megawati Soekarnoputri. "Harapan saya, mereka akan memahami dan legawa bahwa kekosongan ini adalah hak kami," ujar Akhid.

PAN ternyata mengisyaratkan minat. Meski Sutedjo kader PAN dan dipastikan menjadi Bupati Kulon Progo, PAN mencalonkan kadernya untuk posisi wabup dengan catatan partai pengusung lain tidak mendaftarkan kadernya. "Kalau tidak ada yang dicalonkan, PAN siap mencalonkan kadernya," kata Ketua DPD PAN Kulon Progo Ponimin Budi Hartono.

Tapi peluang itu sangat padat karena partai pengusung akan mencalonkan kadernya masing-masing. "Kami ya menghargai dan menghormati teman koalisi," ujarnya.

Ponimin menjelaskan, semua kader partai pengusung Hasto-Sutedjo jmempunyai peluang yang sama untuk mencalonkan kadernya menjadi wabup.

"Secara etika, PAN sudah ada bupati lebih baik partai lain. Apalagi jabatan adalah amanah," kata dia.[]


Baca Juga:

Berita terkait
Gerindra 3 Menteri, Hasto Sebut PDIP Tak Ingin Kemaruk
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto merespons itu dengan santai. Dia menyebut, itu menjadi hak prerogratif Presiden Jokowi.
Hasto Dipanggil Negara, Pergi Diiringi Air Mata
Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo akan meninggalkan Kulon Progo. Dia pergi karena mendapatkan panggilan negara.
Komunikasi PDIP Jateng dan Gibran Rakabuming
Gibran Rakabuming rencananya akan maju pada pemilihan Wali Kota Solo 2020, bagaimana komunikasinya dengan PDIP Jateng?
0
Luhut Laporkan Said Didu, Pengamat: Kasihan Polisi
Perselihan antara Luhut Binsar Panjaitan dengan Said Didu sebaiknya jangan dibawa ke ranah hukum.