UNTUK INDONESIA
Dana Dinkes Raib, Pejabat Pemkot Parepare Saling Tuduh
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Parepare M. Yamin diduga terlibat dalam raibnya dana Dinkes Kota Parepare sebesar Rp 6,7 miliar.
Sekretaris Kota Parepare, Iwan Assad, saat dibincangi di ruangannya Jalan Jenderal Sudirman, Rabu 19 Juni 2019. (Foto: Tagar/Irsal Masudi)

Parepare - Mantan Kepala Dinas Kesehatan Parepare M. Yamin diduga terlibat dalam raibnya dana Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Parepare tahun 2018 sebesar Rp 6,7 miliar. Kasus ini membuat internal Pemerintahan Kota Parepare gonjang-ganjing hingga saling tuduh.

Masalah ini terjadi dari beredarnya surat pernyataan yang mencatut nama Wali Kota Parepare Taufan Pawe. Dalam surat pernyataan tersebut sebagai pihak yang memerintahkan pengembalian biaya pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 sebesar Rp 1,5 miliar pada salah satu pengusaha asal Papua. Surat itu ditandatangi Yamin saat masih menjabat kepala dinas kesehatan (Kadiskes) Kota Parepare bersama dua aparatur sipil negara lainnya masing-masing bernama Taufiqurrahman dan Syamsul Idham.

 Yamin menyebut beberapa nama lain yang terlibat dalam pencairan dana, di antaranya nama Sekretaris Kota (Sekkot) Parepare Iwan Asaad. Dia disinyalir ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi yang saat ini bergulir di Polres Parepare.

"Dia (Sekkot) inisiator. Saya hanya eksekutor yang suruh membayar ke pihak-pihak yang ditentukan setelah dilakukan rapat bersama wali kota. Semua dana berasal dari dinas kesehatan," ungkap Yamin beberapa waktu lalu.

Yamin mengatakan tidak akan menarik pernyataan yang sudah keluar dari mulutnya. Termasuk siap menanggung seluruh resikonya.

"Yang pasti ada peristiwa. Ada kejadian. Sekkot menjadi inisiator agar dana Dinkes digunakan untuk kepentingan pemerintahan di luar kegiatan Dinkes, ketika dia (Iwan) masih menjabat pelaksana tugas Sekkot," ujar Yamin.

menemui Sekretaris Kota Parepare, Iwan Assad untuk memberikan penjelasan adanya kaitan dia dalam ini. Saat dibincangi di ruangannya pada Rabu 19 Juni 2019, dia mengatakan Yamin mulai kebingungan karena pernyataannya tidak konsisten.

Tagar menemui Sekretaris Kota Parepare, Iwan Assad untuk memberikan penjelasan adanya kaitan dia dalam kasus ini. Saat dibincangi di ruangannya, Rabu, 19 Juni 2019, dia mengatakan Yamin mulai kebingungan karena pernyataannya tidak konsisten.

"Dia seperti orang linglung," ujar Iwan di ruangan kantornya, kepada Tagar.

Iwan mengatakan Yamin tidak konsisten karena pernyataannya selalu berubah-ubah. "Penyataan awal dia menuduh saya. Beberapa hari kemudian pernyataan itu berubah," ujarnya.

Iwan menjelaskan tuduhan Yamin yang menyebut dia sebagai inisiator penggunaan dana dinkes Kota Parepare tidak mendasar. Iwan menantang Yamin untuk memberikan bukti yang dituduhkannya.

"Kalau memang ada, silakan dibuktikan peran saya dan seperti apa," katanya.

Baca juga:

Berita terkait
0
Trotoar Jakarta Dipakai Pedagang Ganggu Disabilitas
Trotoar yang dipasang guiding block untuk kaum disabilitas ternyata masih ada yang disalahgunakan sebagai tempat berdagang dan jalan pintas pemotor