UNTUK INDONESIA
Covid-19, Mandiri Bagi 30 Ribu Masker di Hong Kong
PT Bank Mandiri bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong dan pekerja migran Indonesia membagikan 30 ribu masker.
Seorang penumpang pesawat mengenakan masker di area Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat, 31 Januari 2020. (Foto: Antara/Fikri Yusuf/nz)

Jakarta - PT Bank Mandiri bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong dan pekerja migran Indonesia membagikan 30 ribu masker sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap virus corona atau Covid-19 yang berasal dari Kota Wuhan, Hubei, China.

Mereka membagikan masker kepada warga negara Indonesia (WNI) dan warga Hong Kong yang telah berusia lanjut di Hong Kong.

"Kami berharap bantuan ini bermanfaat untuk mencegah penyebaran virus dalam skala yang lebih luas," ujar Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020 seperti dilansir dari Antara.

Baca juga: Bos Inter Milan Pesan 2 Juta Masker ke Erick Thohir

Selain pembagian masker di Hong Kong, bank pelat merah itu juga melakukan upaya pencegahan virus corona di Tanah Air. Misalnya, dengan memfasilitasi cairan pembersih tangan (hand sanitizer) dan masker anti virus di sebagian besar jaringan Bank Mandiri.

Dalam rapat terbatas, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengantisipasi penyebaran virus corona. Maka dari itu, Erick pun meminta BUMN ikut aktif dalam upaya membantu masyarakat Indonesia agar tidak tertular virus corona.

Sejumlah perseroan pelat merah itu pun berkoordinasi dengan Kementerian BUMN, seperti Bank Mandiri, PT Bank Negara Indonesia, RNI, dan Garuda Indonesia. Mereka beramai-ramai mengirimkan 25.000 masker untuk masyarakat Indonesia di Hongkong awal Februari 2020 ini. []

Berita terkait
Produsen iPhone Bikin Masker untuk Virus Corona
Foxconn yang memproduksi iPhone Apple melakukan diversifikasi usaha dengan mengalihkan sebagaian produksinya menjadi masker bedah.
Virus Corona, China Bangun Pabrik Masker Cuma 7 Hari
Sebuah pabrik baru yang mampu memproduksi 10 juta unit masker setiap bulan telah selesai pembangunannya.
Hoaks Virus Corona, Harga Masker Sampai Rp 40 Juta
Kementerian Kesehatan menjelaskan habisnya stok masker di pasaran kemungkinan karena masyarakat Indonesia termakan hoaks masuknya virus corona.
0
Kendaraan Niaga yang Aman Jadi Fokus GIICOMVEC 2020
Pameran Gaikindo Indonesia International Commercial Expo (GIICOMVEC) 2020 akan digelar selama empat hari, mulai dari 5-8 Maret 2020.