UNTUK INDONESIA
Bos Inter Milan Pesan 2 Juta Masker ke Erick Thohir
BUMN Erick Thohir mengaku mendapatkan pesanan dua juta masker dari mitra bisnisnya Suning Group atau pemilik klub sepak bola Inter Milan.
Pekerja membuat masker di pabrik alat kesehatan PT Kasa Husada Wira Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 31 Januari 2020. (Foto: Antara/Didik Suhartono)

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku mendapatkan pesanan dua juta masker dari mitra bisnisnya Suning Group atau pemilik klub sepak bola profesional asal Italia, Inter Milan sebagai dampak penyebaran virus corona yang diduga berasal dari Kota Wuhan, Hubei, China.

"Hari ini saya sudah ditelepon Suning Group, yang dulu beli investasi saya di klub sepak bola Inter Milan. Dia mau beli dua juta masker," ujar Erick Thohir di Jakarta, Senin, 10 Februari 2020 seperti dilansir dari Antara.

Baca juga: Ludes Diborong China, Masker Tangkal Virus Corona?

Pesanan dua juta masker itu, kata dia menjadi peluang bisnis tersendiri bagi Indonesia. Sebab, sejak World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa virus corona berstatus darurat, pesanan masker di berbagai belahan dunia meningkat tajam.

"Kebutuhan banyak hal juga menjadi peluang dan kesempatan, kalau kita bisa membuatnya," kata Erick.

Virus CoronaVirus Corona. (Foto: cnet.com/Kevin Frayer/Getty Images)

Untuk memenuhi pesanan dari Suning Group, ia berencana menawarkan produksi masker pada Indonesia Healthcare Corporation (IHC), atau perusahaan BUMN lain yang dapat memproduksi masker.

Namun, ia mengingatkan meski masker kini tengah menjadi peluang bisnis, Idonesia tetap harus memprioritaskan kebutuhan untuk pasar domestik terlebih dahulu.

Di tengah penyebaran virus corona, masyarakat China membutuhkan masker hingga 60 juta helai per hari, khususnya masker standar N95 yang biasa digunakan oleh petugas bedah medis.

Permintaan di pasaran umum juga melonjak tajam, terutama untuk merek 3M dan Honeywell. Lonjakan permintaan masker ini terjadi seperti saat wabah SARS terjadi di China pada 2003, wabah flu burung 2009, dan polusi udara terparah pada 2013-2014. []

Berita terkait
Produsen iPhone Bikin Masker untuk Virus Corona
Foxconn yang memproduksi iPhone Apple melakukan diversifikasi usaha dengan mengalihkan sebagaian produksinya menjadi masker bedah.
Virus Corona, China Bangun Pabrik Masker Cuma 7 Hari
Sebuah pabrik baru yang mampu memproduksi 10 juta unit masker setiap bulan telah selesai pembangunannya.
Hoaks Virus Corona, Harga Masker Sampai Rp 40 Juta
Kementerian Kesehatan menjelaskan habisnya stok masker di pasaran kemungkinan karena masyarakat Indonesia termakan hoaks masuknya virus corona.
0
Google dan Apple Tindak Aplikasi Disinformasi Corona
Google dan Apple mulai menindak aplikasi terkait virus corona guna memerangi disinformasi.