UNTUK INDONESIA
Covid-19, Layanan Nikah di Jeneponto Dihentikan
Akibat pandemi virus Corona. KUA Jeneponto menghentikan sementara pelayanan nikah di tiap Kecamatan.
ilustrasi pernikahan (Foto: pixabay)

Jeneponto - Kantor Kementrian Agama Jeneponto menghentikan pelayanan nikah melalui Kantor Urasan Agama (KUA) di tiap Kecamatan di Jeneponto, Sulawesi Selatan.

"Hal itu untuk memutus dan mencegah penyebaran virus Corona atau covid-19 di Kabupaten Jeneponto,"kata Kepala Kementrian Agama Kabupaten Jeneponto, Saharuddin, Sabtu 18 April 2020.

Saharuddin mengatakan pemberlakuan pemberhentian pelayanan nikah ini dilakukan sejak tanggal 1 April 2020 lalu, dan hampir semua daerah di Jeneponto memberlakukan itu.

Hal itu untuk memutus dan mencegah penyebaran virus Corona atau covid-19 di Kabupaten Jeneponto.

"Meski demikian, masyarakat yang sudah mendaftar online di web yang sudah ditentukan sebelum tanggal 1 April 2020 masih tetap dilayani dengan beberapa syarat,"katanya

Syaratnya kata dia, perwakilan tidak boleh melebihi sepuluh orang, dan tempat akad nikah dilakukan diruang terbuka di Kantor Urusan Agama (KUA) Masing-masing kecamatan.

Saharuddin berharap kondisi tersebut cepat normal. Sehingga masyarakat bisa menggelar akad nikah dengan meriah seperti pada umumnya.

Saat ini di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan masih zona hijau penyebaran virus Corona. Meski demikian terdapa 272 Orang Dalam Pantauan (ODP) dan sembilan orang Pasien Dalam Pantauan (ODP). []

Berita terkait
Covid-19, Calon Pengantin Aceh Diminta Tunda Nikah
Calon pengantin Aceh yang mendaftar nikah di bulan April untuk menjadwal ulang tanggal pernikahannya hingga berakhirnya status darurat Covid-19.
Cegah Corona, Setop Pendaftaran Nikah di Yogyakarta
KUA Kota Yogyakarta menutup pendaftaran nikah mulai 1 April 2020 sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Bulan Ini, 1.937 Pasangan Menikah di KUA Aceh
Sebanyak 1.937 pasangan di Provinsi Aceh akan melangsungkan pernikahan terhitung 1 sampai 15 April 2020 mendatang.
0
Provinsi Jawa Timur di Puncak Epidemi AIDS Nasional
Epidemi HIV/AIDS di Indonesia membuka lembaran baru, kalau selama ini kasus paling banyak di Jakarta dan Papua, sekarang pindah ke Jawa Timur