Cara Scalping Saham untuk Pemula Agar Cuan Cepat

Hal dasar yang dilakukan untuk scalping di saham menurut Bekti Sutikna adalah harus meluruskan mindset.
Ilustrasi. (Foto: Tagar/Ist)

Jakarta - Ada berbagai aliran dalam berdagang saham, salah satunya adalah scalping. Sederhananya itu adalah kegiatan jual-beli beli saham dalam waktu singkat alias short time, bisa hitungan detik, menit, jam. Intinya tidak lebih dari satu hari.

Bekti menekankan bahwa strategi scalping itu adalah mencari cari saham yang liar jadi gerakannya fluktuatif, jelas berbeda dengan cara swing trade. 

Bekti bercerita bahwa di masa pandemi Covid-19, banyak orang yang kehilangan pekerjaan akhirnya mencoba peruntungan membuka rekening saham dan menanam modal di sejumlah emiten.

Namun, tak sedikit yang berpikir bahwa keuntungan bisa diperoleh secara cepat. Padahal, dalam dunia saham, terdapat risiko yang sangat besar meski disertai dengan peluang profit.

Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu diperlukan jika kita masih pemula dalam scalping.

1. Untuk diawal pakai dana yang kecil dahulu. Scalping bisa dengan modal kecil.

2. Ketahui profil risiko, temukan gaya investasi/trading saham yang sesuai.

3. Pilih dan pelajari cara analisa saham seperti analisa teknikal, analisa fundamental, analisa volume atau bandarmologi.

4. Lakukan investasi/trading saham secara konsisten. Ingat konsisten ya.

5. Ketika kamu hendak memilih trading, pelajari risiko dan cara membatasi kerugian (cut loss). Jika sekiranya pendapatanmu mendapatkan profit (keuntungan) dari trading, amankan ke akun terpisah untuk dana 'safety fund' masa depan.

6. Selanjutnya jika kamu terus konsisten dalam berinvestasi dalam jangka panjang, kamu akan mendapatkan berbagai macam manfaat dan keuntungan.

7. Sebaiknya kamu terus belajar cara berinvestasi. Investasi terbaik adalah untuk pengembangan dirimu. Kamu harus bisa mengatur keuanganmu sebaik mungkin.

Hal dasar yang dilakukan untuk scalping menurut Bekti Sutikna adalah harus meluruskan mindset.

"Harus punya mindset yang berbeda, saham bukan dilihat dari sisi profit untuk membayar hutang, ada proses butuh waktu tidak bisa saham instan," ujar Bekti Sutikna dalam diskusi Scalping x Bektomology.[]


(Christina Febrinola)

Berita terkait
Kesalahan Investor yang Menyebabkan Kehilangan Uang di Pasar Saham
Investor harus selalu menganalisis pasar, kemudian mempertimbangkan risiko dan keuntungan yang didapat.
Profil Vier Abdul Jamal, Legenda Pasar Modal di Indonesia
Vier Abdul Jamal berasal dari Sorong, Papua Barat, 19 Juni 1969 adalah seorang pengusaha, investor dan pialang saham Indonesia.
5 Tips Investasi di Pasar Modal Untuk Pemula
Sebagai pemula Anda harus memahami terlebih dahulu tentang investasi di pasar modal agar Anda bisa meraup keuntungan dan meminimalisir kerugian.
0
Cara Scalping Saham untuk Pemula Agar Cuan Cepat
Hal dasar yang dilakukan untuk scalping di saham menurut Bekti Sutikna adalah harus meluruskan mindset.