UNTUK INDONESIA
Cara Mengajarkan Anak Usia Dini Berpuasa
orang tua perlu memperkenalkan dan mengajari anak agar terbiasa menjalankan ibadah puasa di usia dini.
Ilustrasi Mengajarkan Anak Puasa. (Foto: Pixabay/272447)

Jakarta - Meski anak-anak belum wajib berpuasa, orang tua perlu memperkenalkan dan mengajarinya agar terbiasa menjalankan ibadah Ramadan.

Dokter spesialis anak konsultan nutrisi metabolik Cut Nurul Hafifah mengatakan anak bisa diajari puasa ketika berusia tujuh tahun.

"Pada usia ini dampak kesehatan yang tidak diinginkan akibat berpuasa semakin jarang ditemui," kata Cut Nurul Hafifah, Kamis, 30 April 2020, seperti diberitakan Antara.

Cut menjelaskan puasa bisa mengubah kondisi tubuh anak. Setelah puasa enam jam, tubuh mulai memecah cadangan gula dalam tubuh (glikogen) untuk menjaga kadar gula dalam darah.

Bila puasa dilanjutkan hingga mencapai 16 jam, perlahan cadangan glikogen akan habis. Tubuh kemudian akan menggunakan lemak sebagai sumber energi.

Protein sebagai zat pembangun tubuh akan diusahakan untuk dijaga dan ini menjadi komponen terakhir yang akan dipakai bila puasa terus berlanjut.

Semakin kecil usia seorang anak, maka cadangan glikogen yang dimiliki semakin sedikit. Akibatnya bayi dan balita lebih berisiko mengalami hipoglikemia, yaitu berkurangnya kadar gula darah dalam tubuh.

"Anak yang berusia di bawah usia 7 tahun merupakan kelompok yang lebih berisiko mengalami hipoglikemia apabila berpuasa," kata dokter yang praktik di  RS Pondok Indah ini.

Selain itu, kelompok usia ini lebih rentan mengalami kekurangan cairan. Perubahan pola tidur akibat bangun sahur juga dapat berdampak pada kemampuan di sekolah.

Seiring berjalannya usia, dampak kesehatan yang tak diinginkan akibat puasa makin jarang ditemui. Ketika anak remaja, risiko hipoglikemia juga berkurang. Anak sudah mampu menahan lapar dan haus.

Puasa Makanan Padat

Sebagai langkah awal, coba ajari anak puasa dari makanan padat terlebih dahulu. Izinkan anak tetap minum air untuk menghindari kekurangan cairan, terutama bila cuaca panas.

Anda dapat memulai mengajak anak berpuasa selama 6 jam, misal berpuasa sejak bangun pagi hingga jam 12 siang. Dengan pola seperti ini, anak belajar menahan lapar dari makanan yang sehari-hari dimakan.

Selanjutnya Anda dapat mulai mengajarinya untuk menahan haus. Umumnya anak masih dapat menoleransi tidak minum air selama 2-4 jam. Namun, Cut mengingatkan orang tua untuk memberi makanan bergizi saat sahur dan berbuka karena anak masih tumbuh dan berkembang.

Saat sahur, berikan anak makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan lemak. Hindari memberikan makanan yang mengandung gula sederhana, seperti makanan ringan yang manis. 

Selain itu, Anda bisa memberikan anak susu sebagai sumber zat gizi mereka pada saat sahur dan berbuka puasa. []

Baca juga:

Berita terkait
Tips Menghilangkan Cegukan Saat Berpuasa
Sebagian orang pasti pernah mengalami cegukan saat berpuasa. Berikut tips menghilangkan cegukan saat berpuasa.
Tips Cegah Tubuh Dehidrasi Selama Puasa
Ketika menjalankan ibadah puasa, tubuh terkadang mengalami dehidrasi. Berikut tips cegah dehidrasi selama puasa.
Tips Memilih Menu Diet Sehat Bagi yang Berpuasa
Selama menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan, tak sedikit orang yang memanfaatkan momen ini untuk menjalankan diet sehat.
0
Cara Mengajarkan Anak Usia Dini Berpuasa
orang tua perlu memperkenalkan dan mengajari anak agar terbiasa menjalankan ibadah puasa di usia dini.