Cara BTN Kampanyekan Hari Menabung Sedunia

Bank BTN ikut mengkampanyekan gerakan menabung dengan meracik program khusus Spectacular World Savings Day
Bank BTN ikut mengkampanyekan gerakan menabung dengan meracik program khusus Spectacular World Savings Day. (Foto: Tagar/btn.co.id/Dokumentasi Bank BTN).

Jakarta - Setiap tanggal 31 Oktober ditetapkan sebagai Hari Menabung Sedunia atau World Savings Day. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ikut mengkampanyekan gerakan menabung dengan meracik  program khusus Spectacular World Savings Day.

Bank BTN telah menyiapkan rangkaian program Batara Specta untuk meningkatkan kesadaran menabung dan literasi keuangan bagi masyarakat.  Menurut Direktur Distribution and Retail Funding Bank BTN, Jasmin, tema World Savings Day tahun ini adalah "When You Save a Bit, Big Things Follow artinya Jika Kamu Menabung sedikit saja, Hal Besar Akan Mengikuti. 

"Hal tersebut sesuai dengan semangat dari program khusus yang kami gelar ini, karena dengan menabung sedikit demi sedikit, maka banyak hal besar yang menanti anda, misalnya dapat hadiah, membeli rumah, berlibur, dan berbagi kebahagiaan dengan keluarga,” kata  Jasmin di Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2020. 

Jasmin menambahkan, Bank BTN mengajak masyarakat untuk terus menambah pundi-pundi tabungannya dan melakukan transaksi di  baik lewat kartu ATM maupun electronic banking seperti mobile banking atau internet banking untuk mengumpulkan poin Spekta. Dalam Spectacular World Savings Day yang berlangsung dari tanggal 26 Oktober hingga 31 Oktober 2020 ini, nasabah dapat menikmati poin berlipat Batara Spekta, lelang hadiah dan special redemption yang menarik.

“Jadi yang membuka rekening baru selama program berjalan akan mendapatkan poin dua kali lipat atau 10 poin begitu juga nasabah yang aktif memanfaatkan kartu ATM/Debit BTN selama tanggal 29-31 Oktober 2020. Setiap transaksi dapat meraup 10 poin yang biasanya hanya 2 poin,” tutur  Jasmin.

Poin yang dikumpulkan membuka peluang nasabah untuk megikuti lelang khusus yang akan diselenggarakan 31 Oktober 2020 mendatang. Ada pun lelang poin tersebut menawarkan produk menarik seperti sepeda motor, smartphone dan sepatu. 

Jika nasabah melewatkan lelang, poin tersebut bisa ditukarkan dengan hadiah special seperti headset, smartwatch dan speaker dengan menukarkan 2.500 poin. “Program Batara Spekta ini cukup sukses menggaet minat masyarakat untuk menabung, baru sekitar satu bulan diluncurkan sekitar Rp 363 miliar dana segar masuk, dan ada 60 ribu lebih rekening baru,” kata Jasmin.

Dengan rangkaian program tersebut di atas, Jasmin optimistis Batara Spekta dapat mencapai target dana ritel yang dikumpulkan hingga sebesar Rp 3,6 triliun pada tahun 2021 nanti.

Batara Spekta menjadi salah satu pemicu pertumbuhan dana pihak ketiga Bank BTN. Pada triwulan III 2020, DPK bertumbuh 18,66 persen dibandingkan periode sama  tahun lalu. 

DPK ritel mengambil porsi 25 persen dari DPK total.,Jasmin mengharapkan DPK ritel dapat terpacu dengan program-program khusus yang tematik untuk mendorong peningkatan jumlah tabungan.

Hingga akhir 2020, Perseroan menargetkan pertumbuhan DPK ritel sebesar 5,32 persen dibandingkan tahun sebelumnya. “Dalam mengejar DPK, kami juga bertahap menekan cost of fund dengan menarik lebih banyak penabung di program tabungan  yang sesuai dengan kebutuhan nasabah seperti program Super Untung dan Tabungan SIAP yang dapat direncanakan,” kata Jasmin.

Sebagai informasi, Batara Spekta adalah program loyalty kepada nasabah yang diluncurkan BTN pada tanggal 27 September 2020 lalu. Nasabah dapat memperoleh poin sesuai dengan saldo rata-rata tabungan, selain itu poin juga dapat diraih jika nasabah aktif bertransaksi dengan kartu debit maupun mobile banking BTN. 

Poin tersebut dapat dicek di Mobile banking BTN dan website poinspekta.btn.co.id. Poin yang diakumulasi dapat ditukarkan hadiah, diundi maupun dapat digunakan untuk mengikuti lelang poin. [] 

Berita terkait
Alasan Bank BTN Syariah Tidak Ikut Dimerger
Wakil Direktur Indef Eko Listiyanto menilai BTN Syariah tak ikut dimerger karena masih berupa Unit Usaha Syariah dari Bank BTN.
Eks Dirut Jadi Tersangka, BTN Akan Hormati Proses Hukum
Kejaksaan Agung menetapkan mantan direktur utama PT Bank Tabungan Negara Tbk, Maryono sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi.
BTN Giat Himpun Dana Murah, Tabungan Jadi Solusi
Bank Tabungan Negara terus menggenjot penghimpunan dana murah guna mempertebal likuiditas perseroan
0
China Tuduh Amerika Politisasi Asal Muasal Virus Corona
China mengecam langkah Amerika Serikat melacak asal muasal virus corona yang disebut China sebagai “mempolitisasi” pelacakan